Tampilkan postingan dengan label problem solving. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label problem solving. Tampilkan semua postingan

Spirit Ramadhan 1444 H / 2023 (Bag.4), "Puasa dan Problem Solving"

 




بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  

  

Problem Solving adalah kemampuan dalam memecahkan persoalan hidup. 

Ybia Indonesia - Problem Solving merupakan kemampuan untuk menganalisis masalah serta menemukan solusi yang efektif untuk memecahkan masalah tersebut. 

Dalam hidup kita, pastilah terjadi banyak masalah dan ujian. Terkadang kita merasa hidup begitu berat bahkan seolah tak pernah terlihat jalan keluar. 

Kita sudah lelah bertanya “apa-mengapa-bagaimana” semua ini bisa terjadi.

Kita mungkin akan selalu bertahan menjalaninya dengan perasaan yang beraneka ragam. Mungkin pasrah, mungkin dengan berharap kelak ada jalan keluar, mungkin dengan putus asa, dll. 

Maka jika kita sudah sampai batas yang tidak bisa ditoleransi oleh akal kita, jangan pernah lupa bahwa sebenarnya manusia selalu menemui cobaan dan "masalah" dalam hidupnya.

Solusi untuk memecahkan masalah hidup adalah: Ketahanan Mental, kejernihan berpikir serta ketenangan dalam bersikap atau tenang dalam menyikapi persoalan hidup. Hal ini dapat dilatih dengan puasa.

Berpuasa menjadikan pikiran lebih tenang dan nyaman. Momen ini bisa kita jadikan sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik, yakni dengan mendetoks pikiran kita, untuk berubah menjadi lebih baik. 

Hal ini menjadi kata kunci untuk memecahkan serta mengatasi persoalan hidup kita.

Puasa dapat memberikan rasa nyaman dan tenang, sehingga pikiran menjadi lebih bersih dan berhenti “melakukan” berbagai hal yang tidak dibutuhkan.

Pikiran ini akan mengontrol hampir keseluruhan aktifitas yang dilakukan, itulah mengapa sangat penting untuk selalu menjaganya jernih dan bekerja secara positif. 

Kondisi seperti ini bisa saja hadir karena adanya berbagai aktifitas yang bisa menyeimbangkan emosi dan pikiran, salah satunya puasa.

Bagi yang menginginkan sebuah perubahan hidup ke arah yang positif, maka tidak ada salahnya untuk menjadikan momen bulan puasa ini sebagai proses untuk mendetoks pikiran juga. Bukan hanya akan memberi rasa nyaman, namun proses ini akan membuat kita masuk ke dalam tahap ketenangan pikiran yang lebih baik dari sebelumnya.

Pada dasarnya manusia diciptakan oleh Allah dalam keadaan lemah sehingga manusia selalu berkeluh-kesah dalam menghadapi kesulitan hidup.

Seperti ditegaskan dalam surat Al-Ma’arij ayat 19-21 yang dinyatakan bahwa manusia diciptakan dengan sifat keluh-kesah dan kikir, apabila ia ditimpa kesusahan ia akan berkeluh-kesah dan apabila mendapat kebaikan ia amat kikir:

اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ

innal-insāna khuliqa halụ'ā

Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.


اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًاۙ

iżā massahusy-syarru jazụ'ā

Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah,


وَّاِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًاۙ

wa iżā massahul-khairu manụ'ā

dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir.

Oleh karena itu, sebagai manusia yang beriman maka harus selalu berkhusnudhon kepada Allah, bahwa apapun kesulitan atau kesusahan yang menimpa seseorang selalu ada hikmah yang memiliki sisi kebaikan bagi orang tersebut.

Secara umum tujuan berpuasa adalah untuk membersihkan hati manusia dari dosa, untuk menyucikan kembali jiwa dan hati.

Namun ada manfaat, alasan dan tujuan yang lebih praktis, yang bisa membantu kita lebih mudah meresapi hikmah puasa, sbb:

1. Puasa MENDEKATKAN DIRI kita pada Tuhan, dan membuat kita lebih mudah mengungkapkan kesulitan serta merasakan kemurahan hati dari Allah sendiri.

2. Puasa mengajarkan KEPATUHAN. 

Ketika memutuskan tidak berpuasa, Anda masih bisa melanjutkan hidup seperti biasa. Namun karena Anda mau patuh pada ajaran agama, maka Anda pun bertekad untuk melakukannya.

3. Membantu Anda menemukan KEBAHAGIAAN yang sesungguhnya melalui kesederhanaan, pengekangan diri dan perayaan kebahagiaan yang tidak berlebihan. 

4. MEMAHAMI rasanya kehausan dan kelaparan. 

Bagi Anda yang biasa kelaparan karena diet, penderitaan kaum papa yang kelaparan mungkin tidak menyentuh hati Anda. 

Saat puasa inilah Anda akan sadar bagaimana rasanya kelaparan dan kehausan sepanjang hari dan setiap hari. 

5. Dengan puasa kita belajar untuk MENERIMA keadaan sulit yang harus diterima, yang tidak bisa diubah lagi. 

Semangat ini sama dengan sikap kita yang tawakal menanti saat berbuka dan menahan diri selama satu bulan penuh. 

6. Puasa melatih kita untuk KONSENTRASI dan mau berusaha demi sesuatu yang diyakini. 

Saat amarah dan emosi datang, kita akan belajar menjadikan moral sebagai prioritas dalam menyelesaikan masalah. 

7. Puasa mengajarkan manusia untuk BERSERAH DIRI dan PERCAYA akan kuasa-Nya di saat menghadapi saat-saat sulit.

Mungkin Anda memiliki penyakit maag yang sepertinya tidak memungkinkan untuk puasa, namun nyatanya banyak juga yang bisa berpuasa penuh. 

8. Sekian jam lamanya tidak makan dan hanya sedikit waktu untuk berbuka mengajarkan untuk BERSYUKUR di saat senang dan sabar serta bertekun di saat sulit.

Ini juga mengajarkan agar kita tidak bersenang-senang terus-terusan hingga lupa diri. 

9. Selama puasa amarah harus DITAKLUKKAN, bukan DIALIHKAN.

Hal ini pelatihan berharga untuk kemudian diterapkan dalam hidup Anda setelah bulan Ramadan. 

10. Ada batasan untuk sahur, ada waktu khusus untuk berbuka dan taraweh. 

Melalui puasa Anda juga diajarkan untuk TEPAT WAKTU dan DISIPLIN.

√11. TOLERANSI dan MEMAAFKAN adalah poin klasik yang selalu berlaku sepanjang masa. 

Puasa mengajarkan dua hal ini yang walaupun klasik, namun tetap saja tidak bisa dilaksanakan dengan baik oleh manusia, jika tidak ada sebuah kesadaran dalam diri.

12. Penahanan diri selama puasa juga mengajarkan Anda dalam MENGATUR EKONOMI. 

Dengan berhemat dan memilah-milah pengeluaran yang tidak berlebihan, kini Anda tahu bahwa sebenarnya selalu ada saja uang yang bisa diamalkan untuk orang lain. 

13. Puasa juga MEMATANGKAN pribadi seseorang. Dengan kemauan untuk memaafkan, menahan diri dan bisa membuat prioritas, pribadi Anda akan benar-benar dimatangkan melalui proses puasa. 

Tidak tenang, gugup, dan panik dalam menghadapi persoalan hidup merupakan perasaan yang wajar dialami semua orang dan bisa diatasi dengan memahami cara menenangkan pikiran. 

Meski cemas dianggap biasa, namun jangan biarkan perasaan itu muncul berlarut-larut sebab bisa menurunkan semangat dan kepercayaan diri. 

Tentu kalau sudah begitu performansi dan produktivitas bakal terganggu.

Ketika kepanikan melanda, mungkin rasanya akan susah untuk meredakan atau mengontrol emosi. 

Padahal sebenarnya Anda bisa mengendalikan perasaan tidak tenang dengan cara yang cukup efektif.

Kuncinya hanya dengan membiasakan diri memusatkan perhatian pada hal yang positif agar pikiran menjadi tenang. Dengan pikiran yang tenang dijamin bisa mengurangi stres dan cemas.

Hal ini bisa diraih dengan berpuasa. 

Puasa menjadikan hidup kita lebih tenang serta menjadikan kita lebih yakin bahwa Allah akan memberikan kekuatan dan solusi untuk mengatasi segala persoalan hidup.

Persoalan hidup bukan untuk dihindari, tapi dipecahkan, diatasi dan dicarikan solusinya (Problem Solving). Obat Mujarabnya adalah: PUASA.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.


ki alit Pranakarya 

Inisiator / Ketua Umum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara).

Spiritual dan Problem Solving. "Kecerdasan Spiritual SQ, Cara tepat Memecahkan Persoalan Hidup"

 



Ybia Indonesia - SEMUA orang siapa pun dia pasti punya masalah, yang berbeda adalah cara memandang masalah dan cara mengatasi masalah itu sendiri. Ketika kita salah memahami masalah dipastikan kita tak akan menemukan sebuah solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi, bahkan muncul masalah baru.

Memecahkan masalah merupakan aktifitas sehari-hari yang dihadapi setiap orang. Setiap orang juga memiliki cara mereka masing-masing untuk menyelesaikan suatu masalah. 
Adapun hal terpenting yang perlu dimiliki setiap orang saat menyelesaikan suatu masalah yakni kecerdasan, karena kecerdasan itu sendiri merupakan anugrah yang dimiliki setiap orang termasuk untuk menyelesaikan suatu masalah. 
Dan kecerdasan spiritual merupakan puncak untuk untuk setiap kecerdasan yang lain karna spiritualitas merupakan bentuk kecerdasan secara utuh yang mana mencakup dari intelektualitas, emosional dan spiritual itu sendiri.

Kecerdasan spiritual adalah jenis kecerdasan yang erat kaitannya dengan kemampuan spiritual yang membantu seseorang untuk hidup lebih baik.

Spiritualitas adalah pengalaman yang pribadi bagi tiap orang. Cara seseorang untuk menggapai kecerdasan spiritual juga berbeda-beda, ada yang melakukannya dengan Dzikir, kontemplasi, berdoa, Tadabbur Alam dan sebagainya.

Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna, yaitu kecerdasan yang menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya. Kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lain.

Membangun kecerdasan spiritual / Spiritual Quotient (SQ), acap kali gagal dilaksanakan oleh sebagian manusia, sebab manusia seringkali membuat bantahan rasional terhadap kehendak hati.

Menjalankan kehendak hati sejatinya akan tiba pada bentuk perilaku yang benar, dan kebenaran yang mutlak adalah Allah SWT.

 Manusia lahir ke dunia ini dengan fitroh yang artinya suci sebagaimana diterangkan dalam surat Ar-Ruum Ayat 30:

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى فَطَرَ ٱلنَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 
Fa aqim waj-haka lid-dīni ḥanīfā, fiṭratallāhillatī faṭaran-nāsa 'alaihā, lā tabdīla likhalqillāh, żālikad-dīnul qayyimu wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya'lamụn.

"Maka hadapkan lah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui"

Manusia yang hidup selalu berada pada kebenaran pencipta selama manusia mengikuti kata hati, sebab hati yang fitroh pasti berorientasi terhadap kebenaran, dan setiap manusia memiliki itu.

Sebagaimana diterangkan oleh HR. Al-Bukhari dan Muslim:
"Ingatlah bahwa dalam jasad ada sekerat daging, jika ia baik maka baiklah seluruh jasadnya dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu ialah hati”. 

Maka kecerdasan spiritual ialah bagaimana mengikuti kehendak hati dalam setiap memilih makna hidup. Yang akan membawa pada hakikat kehidupan sebagaimana tujuan diciptakannya manusia yaitu untuk menyembah pada pencipta. 

Hati mengaktifkan nilai-nilai kita yang terdalam, mengubahnya dari sesuatu yang kita pikirkan menjadi sesuatu yang kita jalani. Hati mampu mengetahui hal-hal mana yang tidak boleh, atau tidak dapat diketahui oleh pikiran kita. Hati adalah sumber keberanian dan semangat, integritas serta komitmen. Hati adalah sumber energi dan perasaan mendalam yang menuntut kita untuk melakukan pembelajaran, menciptakan kerja sama, memimpin dan melayani.

Ketidakmampuan manusia membangun kecerdasan spiritual dalam kehidupan mereka disebabkan oleh belenggu pikiran yang mempengaruhi hati untuk bertindak diluar kehendak hati mereka sehingga ketentraman belum mereka raih.

Belenggu itu yakni prasangka negatif, prinsip hidup, pengalaman, kepentingan dan prioritas, sudut pandang, pembanding, dan fanatisme, yang membuat manusia selalu mengesampingkan kehendak hati.

Maka untuk mencapai kehendak hati yang suci sebagai pedoman hidup perlu untuk membersihkan belenggu tersebut dari diri kita.

Membangun kecerdasan spiritual diperlukan sebuah kesungguhan untuk memahami suara hati fitroh, atau nilai-nilai dasar spiritual (Inner Values). Perlu disadari bahwa dorongan suara hati fitroh adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisah-pisah.

Pemahaman dan pemaknaan suara hati fitroh sebaiknya tidak dengan mengambil sepotong atau sebagian sesuai selera pribadi saja, tidak pula dengan mengabaikan sifat-sifat yang lain. Selain itu sifat-sifat Allah itu juga mesti diawali dengan proses penjernihan hati menuju keadaan yang suci dan bersih. Segala keputusan yang kita ambil, jika dilandasi dengan hati fitroh maka akan menemukan kebijaksanaan dan kepercayaan diri.

Proses pengambilan keputusan ini adalah proses dinamis ketika kita dihadapkan pada beragam dorongan hati. Untuk mendapatkan suara hati fitroh, gunakanlah spiritual wisdom milik-Nya sebagaimana dipaparkan dalam Al-Qur’an:

"Allah memerintahkan berbuat adil, melakukan kebaikan dan dermawan terhadap kerabat. Dan Ia melarang perbuatan keji, kemungkaran dan penindasan. Ia mengingatkan kamu supaya mengambil pelajaran.” (QS An-Nahl 16;90).

 Manusia yang mampu membangun kecerdasan spiritual dalam hidupnya bisa mengetahui hakikat hidup dan tujuan diciptakannya manusia untuk apa, dan arah perjuangannya kepada siapa, sesuai dengan yang dimaksud oleh sang pencipta. Sehingga wujud hidupnya ialah ketentraman sejati.-

Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.

ki alit Pranakarya 
Penggagas/Ketua Umum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara).

Spiritualitas dan Problem Solving, "Puasa dapat Menyelesaikan Masalah"

 


Ybia Indonesia - Problem solving dapat diartikan sebagai: pemecahan masalah. Problem solving merupakan suatu cara untuk menemukan jalan keluar dalam permasalahan hidup.

Permasalah hidup itu sendiri tidak bisa dihindari oleh manusia, dan akan senantiasa mengiringi perjalanan hidup seseorang.

Manusia diciptakan untuk melengkapi kehidupan di dunia, dan di dalam dunia tempat kehidupan manusia itu sendiripun dilengkapi dengan yang namanya MASALAH. 

Tidak ada satu orangpun yang lahir ke dunia ini tanpa mengalami yang namanya MASALAH dan memang pada kodratnya MASALAH juga dilahirkan dengan adanya kelahiran manusia itu sendiri.

#kaP ingin sedikit berbagi tentang bagaimana menyelesaikan MASALAH saat seseorang mendapatinya karena setiap MASALAH memang ada solusinya hanya kita yang tidak dapat mencari jalan untuk mendapatkan solusi tersebut.

Ya, memang setiap masalah itu ada solusinya, tetapi karena setiap saat kita menghadapi masalah atau mendengar kalau kita sedang dalam masalah maka tanpa sadar kita selalu merasa panik dan rasa panik itu juga dengan sendirinya langsung merasuki alam bawah sadar kita sehingga pikiran kita pun ikut-ikutan terpengaruh oleh rasa panik itu dan akhirnya masalah yang sebenarnya bisa kita selesaikan dengan waktu yang singkat akhirnya harus memakan waktu yang lama dan lebih parahnya lagi dapat membawa masalah yang baru lagi.

Coba kita pikirkan, bagaimana kalau sampai kita mendapat masalah di atas masalah? Maka dari sinilah #kaP ingin berbagi cara ampuh seorang manusia dalam menyelesaikan masalah.

1. Berusaha tenangkan hati dan pikiran saat mendapat masalah

Hati dan pikiran adalah suatu kunci utama dalam menyelesaikan masalah. Mengapa hati dan pikiran menjadi hal yang utama dalam konsep penyelesaian masalah? Hati merupakan sumber kemanusian bagi seseorang dan dengan hati manusia dapat merasakan pilihan mana yang harus dijalani dan mana yang harus ditinggalkan sedangkan pikiran adalah pusat dari pengambilan keputusan setelah hati kita sudah bisa merasakan jalan yang harus kita ambil.

2. Penguasaan diri

Penguasaan diri sangatlah diperlukan dalam menyelesaikan sebuah masalah hidup. Penguasaan diri yang dimaksud disini adalah anda sendiri yang lebih paham dengan diri anda. Artinya, anda sudah tau betul karakteristik kepribadian anda karena memang hanya andalah yang hidup dengan kepribadian anda sendiri. Dengan adanya kita dapat menguasai diri kita sendiri maka kita dapat dengan mudah menentukan jalan pikiran dan hati kita untuk menyelesaikan suatu masalah.

3. Jangan gegabah dalam membuat suatu keputusan

Dengan adanya kekompakan atau kerja sama yang efektif antara hati dan pikiran maka dalam menentukan sebuah keputusan akankah sangat mudah. 

Secara otomatis, anda sudah bisa merasa adanya ketenangan dalam dalam diri meski dalam keadaan yang sulit sekalipun. 

Nah, dengan adanya ketenangan itu maka pikiran anda tidak disibukan dengan perasaan-perasaan yang dapat mengganggu pikiran sehingga pikiran kita dapat terfokus dalam menentukan sebuah keputusan yang dirasa baik untuk kita jalani.

4. Percaya kalau anda dapat menyelesaikan masalah itu

Seperti saat anda mendapat MASALAH dan langsung merasa panik, takut dsb. Cara kerja hal ini juga sama dengan yang namanya percaya. Anda harus bisa dan biasakan merasa percaya karena dengan begitu anda telah merasuki ruang bawah sadar kita sehingga apa yang kita pikirkan dan akan kita lakukan telah memiliki landasan yang kokoh dalam diri kita dan kita pun akan melakukan sesuai dengan yang dipikirkan.

5. Pengendalian diri dari semua rasa emosional,panik dan takut

Pengendalian diri inilah sebagai kunci pintu terakhir dalam menyelesaikan sebuah masalah. Dengan adanya keempat cara diatas namun tanpa dilengkapi dengan cara kelima ini maka anda hanya melakukan hal yang percuma. 

Anda memang harus mengendalikan semua rasa yang hanya akan mendatangkan pikiran-pikiran yang mengganggu.

PUASA SOLUSI UNTUK MENGATASI MASALAH HIDUP:

Puasa adalah salah satu ibadah kepada Allah SWT dengan segudang manfaat. Seperti yang telah dicontohkan Nabi Muhammad dan nabi-nabi sebelumnya. Puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum. Puasa melatih banyak hal, mulai dari yang sifatnya rohani maupun jasmani.

Ada banyak jenis puasa dalam islam, ada yang wajib juga sunnah. Puasa wajib biasa kita lakukan setiap satu bulan penuh dalam satu tahun, yakni bulan ramadhan.

Kali ini kita akan membahas mengenai puasa sunnah. Salah satu puasa sunnah yang memiliki manfaat besar adalah puasa senin kamis. Puasa sunah senin dan kamis adalah puasa yang dilakukan setiap hari senin dan kamis.

Ada beberapa hadits mengenai puasa senin kamis, salah satunya:

“Segala amal perbuatan manusia hari senin dan kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa dalam kondisi berpuasa” (HR. Tirmidzi)

Selain kita akan mendapat pahala, puasa sunnah juga memiliki pengaruh dalam ketenangan jiwa. Mereka yang dengan konsisten mengerjakan puasa senin kamis dengan ikhlas, berhasil menguasai diri dan jiwanya.

Seperti kita tahu, ketenangan jiwa adalah segalanya dalam hidup. Pertarungan hebat itu bukan tentang mengalahkan orang lain, namun ketika seseorang mampu berdamai dengan jiwanya, itulah sejatinya kemenangan.

1. Berpuasa di Hari Senin & Kamis Melatih Disiplin

Jelas dengan rutin melakukan puasa, seseorang akan terlatih disiplin. Disiplin sangat menentukan seseorang akan sukses atau tidak. Disiplin adalah karakter, sementara karakter adalah penentu nasib seseorang.

2. Puasa Senin Kamis Memancarkan Inner Beauty

Dengan puasa, kita akan mampu menjaga sikap dan tindakan. Kecenderungan manusia untuk berbuat jahat, mampu di redam dengan puasa. Sehingga yang nampak adalah kecantikan jiwa yang terpancar natural.

3. Berpuasa Senin Kamis Dapat Menahan Dorongan Maksiat

Seseorang yang melakukan puasa juga akan terhindar dari perbuatan maksiat. Allah menjaga mereka untuk tidak terjerumus kedalam kemaksiatan yang akan membawanya kepada kesengsaraan.

4. Puasa Senin Kamis Melatih Intuisi

 Pikiran dan perasaan membutuhkan waktu untuk tenang. Dan yang waktu yang tepat adalah ketika berpuasa. Ketenangan itu akan melahirkan intuisi yang amat tajam. Sehingga mampu memilih dan memutuskan sesuatu dengan tepat.

5. Puasa Senin Kamis Menjaga Tubuh Tetap Bugar

Banyak hadits yang menerangkan bahwa “berpuasalah maka kamu akan sehat”. Dan itu telah terbukti. Ketika seseorang berpuasa, ketika itulah waktu yang tepat tubuh kita mengeluarkan racun.

6. Puasa Senin Kamis Mampu Meningkatkan Kecerdasan Emosional

 Yang lebih dahsyat lagi, puasa senin kamis dapat membantu meningkatkan kecerdasan emosional. Emosi yang stabil dibutuhkan dalam meraih sukses. 

Seseorang dengan kemampuan mengkontrol emosi, dapat menyelesaikan masalah dengan tepat.

7. Puasa Senin Kamis Melahirkan Pribadi Peka Sosial

Orang yang puasa, dia berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sehingga efek yang muncul adalah keinginan untuk selalu berbuat baik. Kepada diri sendiri ataupun orang lain. Maka jangan heran ketika bulan puasa orang berlomba bersedekah.

 Yang membuat seseorang susah menyelesaikan masalah, susah meraih sukses, susah mendapatkan yang mereka inginkan. Adalah kepanikan. Butuh ketenangan jiwa agar kita mampu menyelesaikan satu demi satu permasalahan hidup.

Puasa senin kamis terbukti banyak manfaatnya. Mari mulai menata diri dengan merutinkan puasa senin kamis. Agar hidup lebih tenang dan damai.

Semoga bermanfaat, Salam Silaturahmi.


ki alit Pranakarya 

Pendiri & Ketua Umum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara).

Spiritualitas dan Problem Solving, Dzikir dan Fikir

 


Hidup adalah sebuah Dinamika yang penuh warna-warni dalam perputaran roda hidup dan kehidupan dunia. Dinamika adalah sesuatu yang beragam, majemuk dan komplek: ada siang-ada malam, ada senang-ada sedih, ada bahagia-ada kesulitan dan lain sebagainya. Itulah sebuah Dinamika Kehidupan, yang semua manusia pasti mengalaminya.

Ybia Indonesia - Apabila kita sadari bahwa sesungguhnya hidup sendiri adalah untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah!
Persoalannya di Era Modern ini, banyak manusia berusaha menghindari masalah, yang seharusnya masalah itu dihadapi. Akibatnya semakin masalah itu dihindari maka akan semakin menumpuk masalah yang datang.

Problem solving dapat diartikan sebagai: pemecahan masalah. Problem solving merupakan suatu cara untuk menemukan jalan keluar dalam permasalahan hidup yang sesuai, dalam rangka pencapaian tujuan ketika tujuan tersebut belum dapat tercapai.

Manusia sebenarnya diberikan potensi untuk dapat memecahkan  masalah hidup, diantaranya dengan ZIKIR.

5 Manfaat Zikir untuk Mengatasi Permasalahan Hidup 

Zikir berarti mengucap nama dari Allah secara berulang-ulang sebagai bagian dari cara mengingat-Nya. Zikir ternyata tak hanya perkara mengingat Tuhan agar kita lebih bertaqwa kepada-Nya. Zikir juga memiliki banyak sekali kelebihan yang secara tidak langsung kita dapatkan setelah melakukannya berkali-kali.

Inilah lima rahasia kehebatan dari Zikir yang akan membuat kita jadi damai. Bahkan saat hidup terasa sulit, menyebut nama Allah berkali-kali akan membuat kita jadi lebih adem.

1. Mampu Meningkatkan Kerja Otak
Konsisten melakukan zikir ternyata mampu membuat otak bekerja dengan baik. Saat mengulang-ulang nama Allah, saraf akan bekerja dengan lebih baik. Bio listrik yang ada di dalam otak akan bekerja lebih baik dari biasanya. Dampaknya, kita akan semakin mudah dalam mempelajari sesuatu hal baru.

Selain itu, dengan berzikir kita akan terhindar kepikunan yang terjadi saat tubuh mulai tua. Dengan hanya mengulang nama Allah sehari-hari kita akan terhindar dari kepikunan yang sangat berbahaya.

2. Membersihkan Dosa
Manusia adalah makhluk yang tidak bisa lepas dari yang namanya dosa. Setiap hari tanpa kita sadari dosa-dosa selalu kita buat entah sadar atau pun tidak. Itulah mengapa kita harus melakukan zikir meski cuma sehari sekali.

Lakukan zikir ketika selesai salat atau ketika kita benar-benar memiliki waktu yang tenang.

3. Menolong Diri Dari Kesepian
Salah satu masalah dari orang modern adalah kesepian. Kita semua kerap mengalami itu karena lebih banyak menghabiskan hari dengan bekerja. Mengejar dunia daripada daripada mengingat dan bersyukur kepada Sang Pencipta.

Lambat laun kita akan mengalami namanya sepi di dalam hati. Bahkan di keramaian pun kita merasa sendirian.

Dengan melakukan zikir maka kita tidak akan pernah mengalami yang namanya kesepian. Bahkan saat kita hanya sendirian saja, selalu ada zat Maha Besar yang melindungi kita semua meski tidak bisa tertanggap oleh panca indra.

Jika anda sudah mulai merasa jika hidup ini semakin sepi, cobalah memperbanyak zikir agar hidup jadi lebih tenang.

4. Menghilangkan Rasa Takut
Takut adalah hal yang sangat manusiawi bagi manusia di mana pun ia berada. Rasa takut sering muncul ketika kita ingin melakukan sesuatu yang besar, sendirian di rumah, atau bahkan takut menghadapi masalah hingga memilih sembunyi. Rasa takut adalah masalah akut yang kadang bisa membuat manusia jadi depresi dan hidupnya kacau.

Untuk menghilangkan rasa takut ini disarankan untuk berzikir. Dengan menyebut nama Allah dengan gamblang dan berulang-ulang. Hati yang awalnya selalu dipenuhi dengan hal negatif langsung sirna. Bahkan kita bisa melangkah lebih maju dan membuat kehidupan jadi lebih baik. 

Hal-hal semacam ini kadang disepelekan banyak orang. Mereka tidak percaya jika sebenarnya selalu ada pertolongan yang Maha Besar di dekat kita.

5. Benteng Diri dari Hal Negatif
Di dunia ini, hal negatif jauh lebih banyak dari hal positif. Dan lagi, melakukan hal negatif jauh lebih mudah ketimbang melakukan kebaikan. 

Itulah mengapa kita harus bisa membentengi diri sendiri agar tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak benar itu. Dan salah satu cara untuk membentengi diri sendiri adalah dengan melakukan zikir.

Melakukan zikir setiap hari akan membuat kita semakin mampu mengendalikan diri. 
Dengan rajin melakukan zikir, hidup kita akan terarah menuju jalan yang lebih terang. 

Tanpa kita sadari zikir telah mengubah hidup kita jadi lebih baik perlahan-lahan.
Itulah lima rahasia kehebatan dari zikir yang akan memberikan kedamaian dalam hidup.

Jika anda mulai mengalami gangguan dalam hidup. Merasa tidak nyaman, sepi, takut, dan cenderung melakukan hal negatif, zikir adalah solusi yang tepat!

Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.

ki alit Pranakarya 
Pendiri & Ketua Umum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara)