Tampilkan postingan dengan label spiritualitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label spiritualitas. Tampilkan semua postingan

Spirit Ramadhan 1444 H /2023 (Bag.21), "Lailatul Qadar dalam Perspektif Sufistik (Spiritualitas)



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ


Ybia Indonesia - Salah satu momen yang menjadikan Ramadhan sebagai bulan istimewa adalah adanya Lailatul Qadar. Disebutkan dalam surat al-Qadr, bahwa malam ini lebih baik daripada seribu bulan.


اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

innā anzalnāhu fī lailatil-qadr


وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

wa mā adrāka mā lailatul-qadr


لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

lailatul-qadri khairum min alfi syahr


تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr


سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr


Artinya:

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar.

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

@Surah al-Qadr, Ayat 1-5

Lailatul qadr adalah malam istimewa, malam keutamaan. Keutamaan itu, berupa vibrasi (getaran) spiritual.

Lail adalah malam. Perspektif tawasuf memandangnya sebagai sisi feminin. Lawan katanya nahr, siang, sebagai sisi maskulin. 

Lailatul qadr menonjolkan nuansa feminin dalam arti nurturing: kelembutan, kehangatan, kemesraan, pengayoman. Lawannya struggle: perebutan, keangkuhan, penguasaan, ketegaran.

Lailatul qadr memancarkan pesan agar hamba Allah menciptakan kualitas feminin dalam dirinya, yakni membangun rasa kasih Sayang. “Jalur tercepat menjumpai Allah adalah jalur feminin. 

Makanya disebutkan dalam hadis Nabi, "Al-jannatu tahta aqdamil ummahat, surga itu di bawah telapak kaki ibu".

Ibu dalam nash (teks) tersebut bermakna kualitas feminin, yang bisa pula dicapai kaum laki-laki. Yakni mencapai kecerdasan spiritual yang sangat berbeda dengan kecerdasan intelektual. Kecerdasan spiritual jauh lebih dahsyat.

Kalau kita shalat dengan mengandalkan logika, yang teringat bukan Tuhan. Mungkin nostalgia, proposal yang kita susun, atau munculnya ide-ide segar. 

Padahal dalam ibadah khusus, yaitu shalat yang cuma beberapa menit itu, kita dituntut benar-benar ingat Tuhan. 

Dengan kecerdasan spiritual orang bisa menangis saat teringat Tuhan, dan merasakan keindahan tersendiri di dalam batinnya. "Dengan begitu, salatnya punya bekas".

Lalu, apa kaitan kecerdasan spiritual dengan lailatul qadr?

"Lailatul qadr itu password atau entry point mencontoh sifat-sifat Tuhan". 

Orang menyambut lailatul qadr dengan hiruk-pikuk dan berbau mitos. 

Lailatul qadr jangan dimitoskan. Ada yang menunggu air membeku, kalau sudah dilihatnya air membeku, saat itulah ia berdoa. Bukan itu yang dimaksud malam kemuliaan. 

Lailatul qadr jangan diukur dimensi waktu di bumi. Sebab, malam di sini berarti masih siang di tempat lain. Begitu juga sebaliknya, malam di sana, siang di sini.

Lailatul qadr itu simbol, bukan fakta. Kalau memang fakta, ukuran malamnya ukuran mana, malam di Arab Saudi atau di Indonesia? Pahami lailatul qadr sebagai suasana batin feminin: indah, lembut, penuh kepasrahan, dan kehangatan terhadap Tuhan.

Bahwa inti lailatul qadr adalah pencerahan dan Kesadaran Spiritual.

Barang siapa melakukan kebaikan pada malam ini (Lailatul Qadar), diyakini nilainya lebih besar daripada melakukannya selama seribu bulan. 

Sayangnya, Allah dan Rasul tidak pernah mengabarkan secara pasti kapan datangnya momen akbar ini. 

Rasul hanya memberikan prediksi dan tanda-tanda kedatangannya. Dalam satu hadits Rasul pernah menganjurkan untuk mengintip Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Tetapi dalam kesempatan lain, rasul juga pernah mengatakan pada tujuh malam terakhir. 

Di sisi lain, para sahabat juga memiliki pengalaman yang berbeda-beda dengan Lailatul Qadar . Begitupun para ulama juga bersilang pendapat tentang waktu datangnya Lailatul Qadar.

Perbedaan pendapat tersebut menunjukkan bahwa Lailatul Qadar pada dasarnya adalah pengalaman spiritual yang sifatnya sangat pribadi. Masing-masing orang bisa mengalaminya pada saat yang berbeda-beda. Pengalaman spiritual yang dirasakan satu sama lain juga berbeda-beda. 

Jika kemudian Rasul menyimpulkan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh atau tujuh hari terakhir Ramadhan, itu berdasarkan pengalaman pribadi Rasul atau informasi dari beberapa sahabat. 

Demikian halnya, dalam cakrawala tasawuf, Lailatul Qadar dipandang oleh para sufi sebagai karunia spiritual tertinggi yang dicapai seseorang. Pada malam itu cahaya illahi turun menghampiri dan menyatu dengan jiwa-jiwa hamba. 

Momen inilah, yang oleh Ibnu ‘Arabi, seorang sufi dan filsuf besar, disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. 

Menurutnya, seribu bulan bukanlah hitungan angka, melainkan simbol untuk menjelaskan karunia Allah yang tak terhingga. 

Kata seribu di sana lebih bersifat kualitatif yang menggambarkan tak terbatasnya kemungkinan pemaknaan di baliknya. 

Artinya, momen ketika jiwa hamba menyatu dengan cahaya Tuhannya adalah momen yang tak terperi sekaligus karunia yang tak terhingga. 

Menyatu dengan cahaya Allah yang tak terbatas, tentu memberikan pengalaman yang tak terbatas pula. 

Kebersatuan cahaya ilahi dan jiwa pada saat Lailatul Qadar itulah yang selanjutnya diharapkan dapat mengejawantah dalam kepribadian dan perilaku keseharian.

Manusia yang dalam jiwanya bersemayam cahaya ilahi, pasti tidak akan menampakkan perilaku kecuali sesuai dengan nilai-nilai ilahi. 

Ringkasnya, Lailatul Qadar adalah sebuah proses spiritual, dan oleh karenanya tidak akan cukup digambarkan dengan kata-kata. Dan setiap proses spiritual yang dialami manusia akan sangat berpengaruh terhadap akhlak dan kepribadiannya. 

Maka, jika ibadah di malam-malam Ramadhan tidak mampu merubah perilaku kita, berarti Lailatul Qadar  tidak pernah benar-benar mendatangi kita. 

Tidaklah tersembunyi bagi orang-orang yang telah mendapat anugerah Allah swt apabila mereka mensucikan hati mereka dari pengaruh kemakhlukan dari nafsu buas Ghodobiyah (nafsu bersifat binatang buas) dan meningkat dari satu maqam kerendahan basyariah kemakhlukan dengan bertaraqqi ke maqam yang lebih tinggi lagi mulia dan lalu mencapai kasyf atas rahasia-rahasia penurunan Kitab-kitab Suci dan pengutusan para rasul; yaitu orang-orang yang mendapat taufik untuk melihat dan mengetahui rahasia hakikat Keesaan Dzat Ilahiyah pada lembaran-lembaran keberbilangan (martabat wujud-wujud ini) yang fana dalam batas dan hitungan.

Bahwa berbagai ketetapan yang terjaga di dalam Loh Qadha dan berbagai bentuk yang ditetapkan di dalam hadhrah Ilmu dan Pena al-A'la, sesungguhnya ia ada di dalam Alam Ama` yang ghaib yang disebut Lailah al-Qadr (Malam Kemuliaan). 

Karena malam itu tersembunyi di dalamnya ada siang yang mataharinya tak pernah tenggelam.

Puasa mempunyai banyak rahasia yg bisa membawa si salik (pejalan spiritual) untuk menaiki maqam rohani yang lebih tinggi. 

Puasa adalah medan peperangan bagi menghadapi musuh tersembunyi didalam diri kita. Musuh luar sudah dibelenggu bagi menghadapi musuh nafsu yang jauh lebih kuat dan bahaya.

Rasulullah Saw. bersabda:

Musuhmu yang paling berat adalah nafsumu yang ada di badanmu.”  (HR. at-Tirmidzi).

Nafsu itu lebih jahat daripada 70 syaitan.” (Al-Hadits).

Imam Al-Ghazali berkata: "Ketahuilah wahai manusia! Sesungguhnya nafsu yang memerintahkan kejahatan itu lebih memusuhimu daripada iblis. 

Nabi bersabda: “Apabila datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka dan diikat syaitan-syaitan.”

Maka di bulan Ramadhan, roh dihadapkan musuhnya yang menghijab diri insan dari Tuhannya, yakni nafsunya. 

Nafsu suka menghadap wajah kepada selain Allah swt,  sedang roh mencoba membawa hati menghadap kepada satu kiblat yakni ka'bah hakiki. 

Apabila hati bathin dapat bersaksi yakni sujud kepada satu arah, dan satu kiblat, yakni Dzat Hakiki, maka kegelapan malam basyariah kemakhlukan jasad bisa difanakan dengan terangnya cahaya illahiyah, Nur warid,  yang bersaksi pada Dzat Yang Hakiki yang menjadi sumber sifat, Asma dan Afaal.

Maka saat itu gelap malam tersembunyi cahaya mentari siang yang bisa mensirnakan gelap malam. 

Satu saat saja terangnya mentari rohani bisa mengatasi kebingungan malam didisebab zhulumat jasmani. Itulah cahaya Lailatul Qadar.

Puasa adalah madrasah Ramadhan yg mentarbiyah hati agar menundukkan nafsu keakuan. Berhala terbesar yg menghijab keberadaan Allah dari hati insan. 

Antara jalan utama untuk mennyingkap hijab tersebut adalah: al maut al irady, "matikan kehendakmu dan tunduk sepenuhnya dengan kehendak Allah", Yakni dengan membuang rasa wujud diri... berhala ananiyah yakni keakuan. 

Malam lailatul qadar adalah sebuah malam di bulan Ramadhan yang di dalamnya dipenuhi dengan keberkahan dan kemuliaan. Seorang hamba yang sudah punya kebersihan dan kemurnian jiwa yang ia miliki. 

Syeikh Jamaluddin al-Khalwati (W. 1162 H) dalam kitabnya ta’wilat mengatakan, “Lailatul Qadar adalah malam pencapaian, dimana ia lebih baik dari seribu derajat dan kedudukan. 

Maka barang siapa yang telah sampai dan menemukan malam ini, jiwanya akan fana (melebur) secara keseluruhan sebagai tanda terbukanya penghalang antara dia dan Tuhannya.” Itulah syuhud... itulah makrifat, itulah CINTA HAKIKI.

Bagi para Sufi, mengejar peristiwa lailatul qadar bukan menjadi tujuan utama kerana bagaimanapun lailatul qadar hanya bahagian dari makhluk, sama dengan syurga yang juga makhluk. 

Yang paling penting bagi mereka ialah mencari Tuhan Sang Pencipta lailatul qadar dan syurga. 

Apakah masih perlu lailatul qadar dan syurga bila telah berada di dalam ‘pelukan’ Sang Pencipta segalanya? Bagi Sufi yg sudah dimaqamnya, setiap saat itu Lailatul Qadar, bukan sekadar mengejar Lailatul Qadar setahun sekali.

Malam lailatul qadar adalah semua malam yang dilalui oleh seorang hamba dengan kekhusyu’an ibadah mendekatkan diri pada sang sang Khaliq.

Setiap saat adalah Lailatul Qadar bagi yang tahu dan yang mau.

Kenapa dicari yang setahun sekali? 

Hendaklah engkau wahai orang yang bertekad dan ingin menghidupkan serta menjangkau malam itu; singsingkanlah lengan bajumu untuk menghidupkan semua malam yang datang padamu dalam hidupmu. 

Karena ia (malam) tersembunyi di dalamnya (siang). 

Singkatnya, janganlah engkau alpa dari Allah dalam semua hal dan keadaanmu, agar semua malam menjadi kemuliaan yang lebih baik dibandingkan dunia dan segala isinya bagimu. 

Buka pakaian alam Nasut. Terbangkan rohanimu ke alam Lahut.

Lailatul qadar janganlah dimaknai dengan ukuran-ukuran Fisik dan Biologis, melainkan maknai lah dengan ukuran-ukuran spiritual.

Semua ciri kehadiran lailatul qadar: langit cerah tak berawan, terang benderang, udara terasa sejuk tapi tak membuat gigil hangat tapi membuat gerah, tak ada angin, pepohonan bersujud, suasana terasa sangat tenang, perasaan sangat nyaman” hanyalah peng-ibarat-an untuk menggambarkan kondisi spiritual orang yang tercerahkan.

Ada pun soal mengapa lailatul qadar dikaitkan dengan malam-malam di sepuluh hari terakhir Ramadhan.  Karena, jika seseorang menjalani ibadah puasa dengan benar dan ikhlas, maka waktu 20 hari sudah cukup untuk menumbuhkan kesadaran pada seseorang akan hakikat eksistensi dirinya.

Ketika kesadaran akan hakikat eksistensi diri itu datang, maka orang tersebut akan menjadi pribadi yang tak lagi risau dengan imbalan (pahala) akan perbuatan baiknya. Ia berbuat baik semata-mata demi kebaikan itu sendiri. Ia beribadah  (ritual) bukan karena takut neraka melainkan karena ia tahu bahwa neraka itu ada di dalam dirinya sendiri.

Orang yang tercerahkan adalah orang yang tidak lagi dikendalikan oleh kegelapan bathin. Di dalam hatinya tidak ada lagi rasa iri, dendam, kebencian, dan kemarahan. Yang ada hanyalah pikiran positif terhadap segala sesuatu.

Itu sebabnya orang tercerahkan dikatakan sebagai yang terbebaskan. Terbebas dari segala pamrih dan nafsu rendah biologis lainnya.

Wallahualam...

Semoga bermanfaat.


Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.


ki alit Pranakarya 

Inisiator/Penggagas & Ketum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara)

Spiritualitas dan Problem Solving, "Puasa dapat Menyelesaikan Masalah"

 


Ybia Indonesia - Problem solving dapat diartikan sebagai: pemecahan masalah. Problem solving merupakan suatu cara untuk menemukan jalan keluar dalam permasalahan hidup.

Permasalah hidup itu sendiri tidak bisa dihindari oleh manusia, dan akan senantiasa mengiringi perjalanan hidup seseorang.

Manusia diciptakan untuk melengkapi kehidupan di dunia, dan di dalam dunia tempat kehidupan manusia itu sendiripun dilengkapi dengan yang namanya MASALAH. 

Tidak ada satu orangpun yang lahir ke dunia ini tanpa mengalami yang namanya MASALAH dan memang pada kodratnya MASALAH juga dilahirkan dengan adanya kelahiran manusia itu sendiri.

#kaP ingin sedikit berbagi tentang bagaimana menyelesaikan MASALAH saat seseorang mendapatinya karena setiap MASALAH memang ada solusinya hanya kita yang tidak dapat mencari jalan untuk mendapatkan solusi tersebut.

Ya, memang setiap masalah itu ada solusinya, tetapi karena setiap saat kita menghadapi masalah atau mendengar kalau kita sedang dalam masalah maka tanpa sadar kita selalu merasa panik dan rasa panik itu juga dengan sendirinya langsung merasuki alam bawah sadar kita sehingga pikiran kita pun ikut-ikutan terpengaruh oleh rasa panik itu dan akhirnya masalah yang sebenarnya bisa kita selesaikan dengan waktu yang singkat akhirnya harus memakan waktu yang lama dan lebih parahnya lagi dapat membawa masalah yang baru lagi.

Coba kita pikirkan, bagaimana kalau sampai kita mendapat masalah di atas masalah? Maka dari sinilah #kaP ingin berbagi cara ampuh seorang manusia dalam menyelesaikan masalah.

1. Berusaha tenangkan hati dan pikiran saat mendapat masalah

Hati dan pikiran adalah suatu kunci utama dalam menyelesaikan masalah. Mengapa hati dan pikiran menjadi hal yang utama dalam konsep penyelesaian masalah? Hati merupakan sumber kemanusian bagi seseorang dan dengan hati manusia dapat merasakan pilihan mana yang harus dijalani dan mana yang harus ditinggalkan sedangkan pikiran adalah pusat dari pengambilan keputusan setelah hati kita sudah bisa merasakan jalan yang harus kita ambil.

2. Penguasaan diri

Penguasaan diri sangatlah diperlukan dalam menyelesaikan sebuah masalah hidup. Penguasaan diri yang dimaksud disini adalah anda sendiri yang lebih paham dengan diri anda. Artinya, anda sudah tau betul karakteristik kepribadian anda karena memang hanya andalah yang hidup dengan kepribadian anda sendiri. Dengan adanya kita dapat menguasai diri kita sendiri maka kita dapat dengan mudah menentukan jalan pikiran dan hati kita untuk menyelesaikan suatu masalah.

3. Jangan gegabah dalam membuat suatu keputusan

Dengan adanya kekompakan atau kerja sama yang efektif antara hati dan pikiran maka dalam menentukan sebuah keputusan akankah sangat mudah. 

Secara otomatis, anda sudah bisa merasa adanya ketenangan dalam dalam diri meski dalam keadaan yang sulit sekalipun. 

Nah, dengan adanya ketenangan itu maka pikiran anda tidak disibukan dengan perasaan-perasaan yang dapat mengganggu pikiran sehingga pikiran kita dapat terfokus dalam menentukan sebuah keputusan yang dirasa baik untuk kita jalani.

4. Percaya kalau anda dapat menyelesaikan masalah itu

Seperti saat anda mendapat MASALAH dan langsung merasa panik, takut dsb. Cara kerja hal ini juga sama dengan yang namanya percaya. Anda harus bisa dan biasakan merasa percaya karena dengan begitu anda telah merasuki ruang bawah sadar kita sehingga apa yang kita pikirkan dan akan kita lakukan telah memiliki landasan yang kokoh dalam diri kita dan kita pun akan melakukan sesuai dengan yang dipikirkan.

5. Pengendalian diri dari semua rasa emosional,panik dan takut

Pengendalian diri inilah sebagai kunci pintu terakhir dalam menyelesaikan sebuah masalah. Dengan adanya keempat cara diatas namun tanpa dilengkapi dengan cara kelima ini maka anda hanya melakukan hal yang percuma. 

Anda memang harus mengendalikan semua rasa yang hanya akan mendatangkan pikiran-pikiran yang mengganggu.

PUASA SOLUSI UNTUK MENGATASI MASALAH HIDUP:

Puasa adalah salah satu ibadah kepada Allah SWT dengan segudang manfaat. Seperti yang telah dicontohkan Nabi Muhammad dan nabi-nabi sebelumnya. Puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum. Puasa melatih banyak hal, mulai dari yang sifatnya rohani maupun jasmani.

Ada banyak jenis puasa dalam islam, ada yang wajib juga sunnah. Puasa wajib biasa kita lakukan setiap satu bulan penuh dalam satu tahun, yakni bulan ramadhan.

Kali ini kita akan membahas mengenai puasa sunnah. Salah satu puasa sunnah yang memiliki manfaat besar adalah puasa senin kamis. Puasa sunah senin dan kamis adalah puasa yang dilakukan setiap hari senin dan kamis.

Ada beberapa hadits mengenai puasa senin kamis, salah satunya:

“Segala amal perbuatan manusia hari senin dan kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa dalam kondisi berpuasa” (HR. Tirmidzi)

Selain kita akan mendapat pahala, puasa sunnah juga memiliki pengaruh dalam ketenangan jiwa. Mereka yang dengan konsisten mengerjakan puasa senin kamis dengan ikhlas, berhasil menguasai diri dan jiwanya.

Seperti kita tahu, ketenangan jiwa adalah segalanya dalam hidup. Pertarungan hebat itu bukan tentang mengalahkan orang lain, namun ketika seseorang mampu berdamai dengan jiwanya, itulah sejatinya kemenangan.

1. Berpuasa di Hari Senin & Kamis Melatih Disiplin

Jelas dengan rutin melakukan puasa, seseorang akan terlatih disiplin. Disiplin sangat menentukan seseorang akan sukses atau tidak. Disiplin adalah karakter, sementara karakter adalah penentu nasib seseorang.

2. Puasa Senin Kamis Memancarkan Inner Beauty

Dengan puasa, kita akan mampu menjaga sikap dan tindakan. Kecenderungan manusia untuk berbuat jahat, mampu di redam dengan puasa. Sehingga yang nampak adalah kecantikan jiwa yang terpancar natural.

3. Berpuasa Senin Kamis Dapat Menahan Dorongan Maksiat

Seseorang yang melakukan puasa juga akan terhindar dari perbuatan maksiat. Allah menjaga mereka untuk tidak terjerumus kedalam kemaksiatan yang akan membawanya kepada kesengsaraan.

4. Puasa Senin Kamis Melatih Intuisi

 Pikiran dan perasaan membutuhkan waktu untuk tenang. Dan yang waktu yang tepat adalah ketika berpuasa. Ketenangan itu akan melahirkan intuisi yang amat tajam. Sehingga mampu memilih dan memutuskan sesuatu dengan tepat.

5. Puasa Senin Kamis Menjaga Tubuh Tetap Bugar

Banyak hadits yang menerangkan bahwa “berpuasalah maka kamu akan sehat”. Dan itu telah terbukti. Ketika seseorang berpuasa, ketika itulah waktu yang tepat tubuh kita mengeluarkan racun.

6. Puasa Senin Kamis Mampu Meningkatkan Kecerdasan Emosional

 Yang lebih dahsyat lagi, puasa senin kamis dapat membantu meningkatkan kecerdasan emosional. Emosi yang stabil dibutuhkan dalam meraih sukses. 

Seseorang dengan kemampuan mengkontrol emosi, dapat menyelesaikan masalah dengan tepat.

7. Puasa Senin Kamis Melahirkan Pribadi Peka Sosial

Orang yang puasa, dia berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sehingga efek yang muncul adalah keinginan untuk selalu berbuat baik. Kepada diri sendiri ataupun orang lain. Maka jangan heran ketika bulan puasa orang berlomba bersedekah.

 Yang membuat seseorang susah menyelesaikan masalah, susah meraih sukses, susah mendapatkan yang mereka inginkan. Adalah kepanikan. Butuh ketenangan jiwa agar kita mampu menyelesaikan satu demi satu permasalahan hidup.

Puasa senin kamis terbukti banyak manfaatnya. Mari mulai menata diri dengan merutinkan puasa senin kamis. Agar hidup lebih tenang dan damai.

Semoga bermanfaat, Salam Silaturahmi.


ki alit Pranakarya 

Pendiri & Ketua Umum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara).

Spiritualitas dan Problem Solving, Dzikir dan Fikir

 


Hidup adalah sebuah Dinamika yang penuh warna-warni dalam perputaran roda hidup dan kehidupan dunia. Dinamika adalah sesuatu yang beragam, majemuk dan komplek: ada siang-ada malam, ada senang-ada sedih, ada bahagia-ada kesulitan dan lain sebagainya. Itulah sebuah Dinamika Kehidupan, yang semua manusia pasti mengalaminya.

Ybia Indonesia - Apabila kita sadari bahwa sesungguhnya hidup sendiri adalah untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah!
Persoalannya di Era Modern ini, banyak manusia berusaha menghindari masalah, yang seharusnya masalah itu dihadapi. Akibatnya semakin masalah itu dihindari maka akan semakin menumpuk masalah yang datang.

Problem solving dapat diartikan sebagai: pemecahan masalah. Problem solving merupakan suatu cara untuk menemukan jalan keluar dalam permasalahan hidup yang sesuai, dalam rangka pencapaian tujuan ketika tujuan tersebut belum dapat tercapai.

Manusia sebenarnya diberikan potensi untuk dapat memecahkan  masalah hidup, diantaranya dengan ZIKIR.

5 Manfaat Zikir untuk Mengatasi Permasalahan Hidup 

Zikir berarti mengucap nama dari Allah secara berulang-ulang sebagai bagian dari cara mengingat-Nya. Zikir ternyata tak hanya perkara mengingat Tuhan agar kita lebih bertaqwa kepada-Nya. Zikir juga memiliki banyak sekali kelebihan yang secara tidak langsung kita dapatkan setelah melakukannya berkali-kali.

Inilah lima rahasia kehebatan dari Zikir yang akan membuat kita jadi damai. Bahkan saat hidup terasa sulit, menyebut nama Allah berkali-kali akan membuat kita jadi lebih adem.

1. Mampu Meningkatkan Kerja Otak
Konsisten melakukan zikir ternyata mampu membuat otak bekerja dengan baik. Saat mengulang-ulang nama Allah, saraf akan bekerja dengan lebih baik. Bio listrik yang ada di dalam otak akan bekerja lebih baik dari biasanya. Dampaknya, kita akan semakin mudah dalam mempelajari sesuatu hal baru.

Selain itu, dengan berzikir kita akan terhindar kepikunan yang terjadi saat tubuh mulai tua. Dengan hanya mengulang nama Allah sehari-hari kita akan terhindar dari kepikunan yang sangat berbahaya.

2. Membersihkan Dosa
Manusia adalah makhluk yang tidak bisa lepas dari yang namanya dosa. Setiap hari tanpa kita sadari dosa-dosa selalu kita buat entah sadar atau pun tidak. Itulah mengapa kita harus melakukan zikir meski cuma sehari sekali.

Lakukan zikir ketika selesai salat atau ketika kita benar-benar memiliki waktu yang tenang.

3. Menolong Diri Dari Kesepian
Salah satu masalah dari orang modern adalah kesepian. Kita semua kerap mengalami itu karena lebih banyak menghabiskan hari dengan bekerja. Mengejar dunia daripada daripada mengingat dan bersyukur kepada Sang Pencipta.

Lambat laun kita akan mengalami namanya sepi di dalam hati. Bahkan di keramaian pun kita merasa sendirian.

Dengan melakukan zikir maka kita tidak akan pernah mengalami yang namanya kesepian. Bahkan saat kita hanya sendirian saja, selalu ada zat Maha Besar yang melindungi kita semua meski tidak bisa tertanggap oleh panca indra.

Jika anda sudah mulai merasa jika hidup ini semakin sepi, cobalah memperbanyak zikir agar hidup jadi lebih tenang.

4. Menghilangkan Rasa Takut
Takut adalah hal yang sangat manusiawi bagi manusia di mana pun ia berada. Rasa takut sering muncul ketika kita ingin melakukan sesuatu yang besar, sendirian di rumah, atau bahkan takut menghadapi masalah hingga memilih sembunyi. Rasa takut adalah masalah akut yang kadang bisa membuat manusia jadi depresi dan hidupnya kacau.

Untuk menghilangkan rasa takut ini disarankan untuk berzikir. Dengan menyebut nama Allah dengan gamblang dan berulang-ulang. Hati yang awalnya selalu dipenuhi dengan hal negatif langsung sirna. Bahkan kita bisa melangkah lebih maju dan membuat kehidupan jadi lebih baik. 

Hal-hal semacam ini kadang disepelekan banyak orang. Mereka tidak percaya jika sebenarnya selalu ada pertolongan yang Maha Besar di dekat kita.

5. Benteng Diri dari Hal Negatif
Di dunia ini, hal negatif jauh lebih banyak dari hal positif. Dan lagi, melakukan hal negatif jauh lebih mudah ketimbang melakukan kebaikan. 

Itulah mengapa kita harus bisa membentengi diri sendiri agar tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak benar itu. Dan salah satu cara untuk membentengi diri sendiri adalah dengan melakukan zikir.

Melakukan zikir setiap hari akan membuat kita semakin mampu mengendalikan diri. 
Dengan rajin melakukan zikir, hidup kita akan terarah menuju jalan yang lebih terang. 

Tanpa kita sadari zikir telah mengubah hidup kita jadi lebih baik perlahan-lahan.
Itulah lima rahasia kehebatan dari zikir yang akan memberikan kedamaian dalam hidup.

Jika anda mulai mengalami gangguan dalam hidup. Merasa tidak nyaman, sepi, takut, dan cenderung melakukan hal negatif, zikir adalah solusi yang tepat!

Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.

ki alit Pranakarya 
Pendiri & Ketua Umum FSSN Foundation (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara)