Tampilkan postingan dengan label silaturahmi IKBAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label silaturahmi IKBAMI. Tampilkan semua postingan

Jalin Silaturahmi, IKBAMI Gelar Pertemuan Rutin

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - Silaturahmi bukan hanya sekedar kunjungan, tetapi juga merupakan wujud rasa hormat, kasih sayang, dan kepedulian kita kepada sesama. Dengan menyambung silaturahmi, kita dapat mempererat tali persaudaraan, memperbanyak teman, dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. 

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjaga dan menyambung silaturahmi, terutama di momen Lebaran yang penuh berkah ini.

Demikian dikatakan ketua IKBAMI, Adjan Sopandi saat memberikan sambutan di acara pertemuan silaturahmi keluarga besar IKBAMI (ikatan keluarga besar Abah Mamad Sukabumi). Sabtu, (5/4/25) pukul 10.00-selesai di kediaman M. Yusup Saepudin yang dipusatkan di mushalla Al-Muttaqin, kampung Cirangkong RT 17 RW 07, Desa Makasari, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

"Menjaga silaturahmi juga merupakan salah satu cara untuk memperluas jaringan sosial dan mempererat rasa kebersamaan, khususnya keluarga besar Abah Mamad," kata Adjan Sopandi.

Dalam konteks Lebaran, menurutnya, silaturahmi dengan kerabat dan teman orang tua dapat memperkaya pengalaman dan wawasan kita, serta memperkuat ikatan keluarga besar.

"Saya berharap pertemuan silaturahmi seperti ini tidak hanya selesai di pertemuan seperti ini saja, akan tetapi bilamana bertemu saling bertegur sapa agar kita saling mengenal satu sama lain keluarga kita, yang masih satu keturunan Abah Mamad," katanya.

Dalam pertemuan silaturahmi rutinan tersebut dihadiri anak, cucu, cicit dan para mantu yang penuh dengan suasana kekeluargaan, kebersamaan dan keakraban tanpa sekat diantara keluarga. 

"Alhamdulillah IKBAMI ini sudah terbentuk beberapa tahun yang lalu, mudah-mudahan bisa terus bertumbuh dan semakin erat silaturahminya, dan saling menjaga nama besar keluarga Abah Mamad, khususnya generasi kita kedepannya silaturahmi seperti ini agar tetap terjaga," ujarnya.

Sementara itu, sesepuh IKBAMI apih Ijar lebih menekankan kepada semua keluarga untuk tetap saling menjaga silaturahmi agar tidak putus dan rukun diantara keluarga. Menutup rangkaian acara diakhiri dengan doa', dan dilanjutkan dengan makan bersama dan ramah-tamah. (La)

Dihadiri Jajaran Pengurus, IKBAMI Adakan Pertemuan Silaturahmi

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - Manfaat silaturahmi yang sangat berguna bagi kehidupan adalah Dilapangkannya rezeki yang lebih luas. Hal ini dikarenakan silaturahmi dapat membantu meningkatkan keharmonisan antara anggota keluarga besar, saudara, hingga teman lama.

Demikian dikatakan ketua Ikatan Keluarga Besar Abah Mamad Sukabumi (IKBAMI), H. Adjan Supandi, saat memberikan kata sambutannya di acara silaturahmi keluarga yang diadakan di rumah Apih Dili Sadili, kampung Cirangkong RT 18 RW 007, Desa Makasari, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Minggu, (25/12/23). 

"Dengan saling bertemu, kita bisa saling membantu serta menolong satu sama lain, yang berarti juga kita saling berbagi rezeki," Kata H. Adjan Supandi. 

'Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka Sambunglah tali silaturahmi,' (HR. Bukhari- Muslim).

Acara yang dimulai pukul 09.00-12.30 WIB tersebut diawali dengan pembacaan do'a. Selain dihadiri oleh jajaran pengurus IKBAMI, pertemuan silaturahmi keluarga setiap 6 bulan sekali itu juga dihadiri lengkap oleh anak, cucu, dan cicitnya, yang terlihat kompak dan penuh dengan kekeluargaan, kebersamaan dalam bingkai Silaturahmi. 

"Menjalin silaturahmi antar umat Islam sangat diwajibkan oleh Allah SWT. Keutamaan menjaga silaturahmi sangat bermanfaat bagi kehidupan dan kegiatan sehari-hari. Oleh sebab itu, silaturahmi yang baik harus selalu dijalin," Katanya. 

Sementara itu penasehat IKBAMI, Ustadz. M. Ijar Sudarwin dalam tausiyah singkatnya mengingatkan, dengan adanya silaturahmi maka akan tercipta suatu hubungan yang baik. "Kerukunan akan terjalin dan suasana tentram tercipta saat bertemu satu sama lain, khususnya keluarga besar abah mamad," Pungkas, Ustadz. M. Ijar Sudarwin. 

Dalam Islam, lanjutnya, silaturahmi juga dijadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan adanya silaturahmi maka bisa memperlakukan manusia dengan baik yang mana sesuai dengan perintah Allah SWT.

Mengakhiri rangkaian acara, sambil ramah tamah semua yang hadir (keluarga besar) menikmati sajian makanan dan minuman yang telah disediakan, dan makan bersama atau warga biasa menyebutnya 'botram'. (La)