Tampilkan postingan dengan label kades Kalapanunggal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kades Kalapanunggal. Tampilkan semua postingan

Kades Kalapanunggal Hadiri Renungan Suci di Monumen Petilasan Makan 10



Sukabumi , Ybia Indonesia - Kepala Desa Kalapanunggal, Hendra Suhendra yang juga menjabat sebagai Ketua PHBN Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghadiri acara Renungan Suci di Monumen Petilasan Makan 10, Kampung Bojong Menteng, Desa Palasari, Kecamatan Kalapanunggal. Acara ini digelar untuk mengenang, mendoakan, dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Kades Kalapanunggal Hendra Suhendra menyampaikan, "Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan membangun daerah kita tercinta ini. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya nyata dan semangat kebangsaan yang tinggi." Beliau juga menekankan pentingnya mengenang sejarah dan menghormati jasa para pahlawan sebagai bagian dari membangun kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara. Sabtu, (16/8/25).

Acara Renungan Suci ini menjadi momentum bagi masyarakat Kecamatan Kalapanunggal untuk mengenang jasa para pahlawan dan menguatkan semangat kebangsaan dalam membangun daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Mereka bersama-sama mengikuti prosesi renungan suci dengan khidmat, melakukan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur.

Monumen Petilasan Makan 10 di Kampung Bojong Menteng sendiri merupakan salah satu situs sejarah yang penting di Kecamatan Kalapanunggal. Monumen ini menjadi simbol pengingat akan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Dengan adanya acara seperti Renungan Suci, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami dan menghargai nilai-nilai sejarah serta semangat perjuangan para pahlawan. (Rls)



Kades Kalapanunggal Hadiri Pengajian Bulanan di YBIA

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - Menjaga lisan patut menjadi renungan agar berhati-hati dalam berbicara. Menjaga lidah bukan sebuah perkara mudah, apalagi saat dikuasai emosi dan amarah.

Demikian disampaikan oleh Syech Muhammad Al Fuli, LC. M.A., dalam tausiyahnya saat mengisi acara pengajian rutin bulanan di Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid travel umroh dan haji sekaligus digelarnya safari dakwah oleh beliau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan halaman gedung serbaguna Yayasan, jalan Palasari girang, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Syech Muhammad Al Fuli mengatakan Jika tak bisa menguasai amarah, lidah yang tak bertulang bisa mengeluarkan ucapan berupa sumpah serapah. Ucapan tersebut bisa menyakiti hati orang lain dan menjadi bumerang untuk diri kita sendiri.

"Menjaga hati sama pentingnya dengan menjaga lisan. Sebab, jika seseorang hatinya baik, maka akan keluar dari lisannya perkataan yang baik. Lisan mencerminkan kebersihan hati seseorang," kata syech Muhammad Al Fuli. Sabtu, (21/12/24).

Syech Muhammad Al Fuli merupakan ustadz muda asal Mesir, ia menetap di Indonesia sudah kurang lebih 7 (tujuh ) tahun, dan istrinya pun orang Indonesia. Dalam tausyiah yang disampaikan olehnya, cukup ringan dan mudah dicerna oleh para jemaah.

"Alhamdulillah saya di Indonesia ini sudah 7 tahun, dan istri saya pun orang Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jema'ah Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid yang sudah hadir dan Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke sini," katanya.

Acara yang diawali dengan doa', sholawat dan Marhaba tersebut dihadiri oleh kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra, pengurus harian Yayasan dan manajemen, tokoh agama setempat, sejumlah pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, dan jema'ah pengajian dari berbagai wilayah di Kalapanunggal dan sekitarnya. (La)

Kades Kalapanunggal Hadiri Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H di Majlis Dzikir Ar-ridho Baiti Jannati

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - grup kasidah Nurul Jannah mengawali dimulainya acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di majlis dzikir ar-ridho baiti jannati pimpinan ustadz Saeful Anwar S.Pd.i di kampung Panyindangan RT 003 RW 001 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Senin, (16/9/24) pukul 13.00 WIB - selesai.

Dengan mengusung tema: "mari kita eratkan tali silaturahmi dengan sesama agar lebih kokoh dalam mengembangkan kejayaan Islam dan kebahagiaan umat". Menghadirkan penceramah ustadz M.A Jamil Fauzi S.Pd.i dari Sukabumi, qori; ustadz Entang Suhendi, dan pembawa acara CaraLiga.

Dalam kesempatan itu, tampak hadir kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra, tim manajemen Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, kepala dusun, ketua lingkungan setempat, tokoh Agama, tokoh pemuda, sejumlah pimpinan pondok pesantren, warga masyarakat, jema'ah majlis taklim, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, pimpinan majlis dzikir ar-ridho baiti jannati ustadz Saeful Anwar mengucapkan terima kasih kepada kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir di acara maulid nabi Muhammad Saw, ketua lingkungan, dan sejumlah tokoh di lingkungan Panyindangan.

"Terima kasih kepada kepala Desa Kalapanunggal bapak Hendra Suhendra yang sudah menghadiri acara maulid nabi Muhammad Saw, ibu-ibu majlis taklim, kepala dusun, RT RW di lingkungan Panyindangan dan warga masyarakat. Alhamdulillah acara ini bisa terselenggara berkat adanya kerjasama dari kita semua," terang ustadz Saeful Anwar.



Sementara itu, kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra mengajak kepada warga masyarakat untuk terus kompak di segala bidang, baik dalam kegiatan pengajian, gotong royong, peringatan hari besar Islam, dan program pembangunan khususnya di wilayah Desa Kalapanunggal.

"Alhamdulillah siang ini kita bisa menghadiri acara maulid nabi Muhammad Saw di majlis dzikir ar-ridho baiti jannati pimpinan ustadz Saeful Anwar, terlihat kompak ada ketua RT, RW, kepala dusun, dan para tokoh juga warga Panyindangan," kata Hendra Suhendra.

Dalam tausiyahnya, ustadz M.A Jamil Fauzi S.Pd.i mengajak umat Islam untuk senantiasa memperbanyak dzikir, shalawat serta memperkuat tali silaturahmi antar sesama sesuai dengan tema pada hari ini.

"Dengan peringatan Maulid ini diharapkan menambah keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu juga hendaknya semua bisa meneladani kehidupan Rasulullah Saw, perbanyak dzikir dan shalawat," ujarnya.

Pantauan awak media saat berada di lokasi, acara berlangsung dengan khidmat. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh panitia penyelenggara malamnya nanti pukul 19.30 WIB akan digelar pementasan wayang golek "cepot dakwah" Ki dalang Yudinar Jaya Somantri dari lingkung seni Jaya Giri Jaya. (La)