Tampilkan postingan dengan label ibadah umroh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibadah umroh. Tampilkan semua postingan

Umroh Bukan Soal Mampu, Soal Dipantaskan



Ybia Indonesia - Sering kita dengar:

"Umroh mah buat orang kaya."

Salah. Faktanya, di depan Ka'bah tidak ditanya berapa saldo tabunganmu. Yang ditanya adalah seberapa kuat azammu.

Umroh itu bukan karena kita mampu, tapi karena kita dipantaskan oleh Allah untuk menjadi tamu-Nya.

Berapa banyak orang kaya raya yang sampai wafat belum pernah injakkan kaki di Tanah Suci? Dan berapa banyak orang dengan penghasilan pas-pasan, justru Allah bolak-balik panggil ke Baitullah?

Karena umroh adalah urusan hati, bukan urusan harta.

Tugas kita hanya satu: Niatkan Lillah, buktikan dengan ikhtiar.

Mulai dari niat yang lurus, sisihkan sedikit rezeki setiap hari, dan cari travel yang Amanah yang akan menjaga perjuangan Anda.

Sisanya? Biar Allah yang Berkah-kan dan cukupkan.

Jangan bilang "saya belum mampu."

Bilanglah "Ya Allah, pantaskan aku."

InsyaAllah, tahun ini nama Anda termasuk yang dipanggil.


Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid - Lillah Amanah Berkah

Umroh Bukan Untuk Orang Mampu, Tapi Mampu Untuk Orang Yang Mau

 


Ybia Indonesia - Banyak orang berkata, "Nanti saja umrohnya kalau sudah mampu."

Padahal Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi Allah memampukan orang yang terpanggil.

Lihatlah di Tanah Suci. Siapa yang ada di sana? Bukan hanya pengusaha kaya. Ada tukang becak yang menabung 10 tahun, ada penjual gorengan yang menyisihkan 5 ribu per hari, ada petani yang menjual hasil panennya sedikit demi sedikit.

Mereka bukan orang mampu. Tapi mereka MAU.

Mau memantaskan diri di hadapan Allah.

Mau berjuang mengetuk pintu Baitullah.

Mau menyisihkan rezeki, bukan menyisakan.

Umroh bukan soal nominal di rekening, tapi soal seberapa besar kerinduan di hati.

Jika hari ini Anda masih berkata "belum mampu", ganti dengan doa:

"Ya Allah, mampukan aku untuk menjadi tamu-Mu."

Karena ketika Allah sudah berkata "Kun", maka tidak ada yang tidak mungkin. Allah yang akan mencukupkan biayanya, Allah yang akan melapangkan waktunya, Allah yang akan memanggil namamu di depan Ka'bah.

Jangan tunggu kaya untuk berangkat. Berangkatlah, maka Allah akan kayakan hatimu.

Semoga tahun ini, giliran Anda yang Allah panggil.


Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid

Pusat Pendaftaran Umroh & Haji | Travel Amanah, Terbaik dan Terpercaya

Lillah Amanah Berkah



Mendapatkan Panggilan Ibadah Haji atau Umroh: Tips dan Persiapan



Ybia Indonesia - Bagi umat Islam, melaksanakan ibadah haji atau umroh adalah impian yang sangat diinginkan. Namun, proses pendaftaran dan menunggu panggilan bisa memakan waktu yang lama. Berikut beberapa tips dan persiapan yang dapat membantu Anda mendapatkan panggilan ibadah haji atau umroh:

Tips Mendapatkan Panggilan Haji

1. Daftar melalui lembaga resmi: Daftar melalui lembaga resmi seperti Kementerian Agama atau organisasi haji yang terpercaya.

2. Lengkapi dokumen: Pastikan semua dokumen yang diperlukan lengkap dan akurat.

3. Siapkan biaya: Siapkan biaya yang diperlukan untuk melaksanakan ibadah haji.

4. Tingkatkan kesehatan: Pastikan kesehatan Anda prima untuk melaksanakan ibadah haji.


Tips Mendapatkan Panggilan Umroh

1. Pilih travel umroh yang terpercaya: Pilih travel umroh yang terpercaya dan memiliki reputasi baik.

2. Cek jadwal keberangkatan: Cek jadwal keberangkatan umroh dan pastikan Anda memenuhi persyaratan.

3. Siapkan biaya: Siapkan biaya yang diperlukan untuk melaksanakan umroh.

4. Tingkatkan pengetahuan: Tingkatkan pengetahuan Anda tentang umroh dan ritual-ritualnya.


1. Tingkatkan iman dan spiritualitas: Tingkatkan iman dan spiritualitas Anda untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh dengan khidmat.

2. Belajar tentang haji atau umroh: Belajar tentang haji atau umroh dan ritual-ritualnya untuk memastikan Anda siap melaksanakan ibadah.

3. Siapkan fisik dan mental: Siapkan fisik dan mental Anda untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh yang memerlukan fisik dan mental yang kuat.

Mendapatkan panggilan ibadah haji atau umroh memerlukan persiapan dan kesabaran. Dengan tips dan persiapan di atas, Anda dapat meningkatkan peluang mendapatkan panggilan dan melaksanakan ibadah dengan khidmat. Semoga Allah SWT memanggil Anda untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh. Amin.

Banyak Rangkaian Ibadah yang Dilakukan saat Beribadah Umroh



Ybia Indonesia - Banyak rangkaian ibadah yang dilakukan saat beribadah umroh. Salah satunya adalah salat di Masjid Quba. Lokasi Masjid Quba sendiri berada di luar kota Madinah. Fadilat salat di Masjid Quba sangat besar, maka tak salah ibadah umroh dan salat dua rakaat di masjid ini memiliki keistimewaan sendiri.

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif RA, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Barang siapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umroh.”  Jadi, sempatkan diri untuk salat di Masjid Quba. (*)

6 Tips Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh

 



Ybia Indonesia - Pastinya tidak seorangpun dari jamaah haji maupun umroh yang menginginkan sakit pada saat beribadah. Namun risiko terkena penyakit tentunya tetap ada. Ada banyak faktor penyebab sakit di Tanah Suci, diantaranya adalah perbedaan iklim, cuaca, lingkungan, dan kelelahan saat menunaikan ibadah umrah atau haji.

Berikut beberapa tips agar kesehatan tetap terjaga dengan baik, hingga dapat melalui seluruh rangkaian proses perjalanan umroh dan haji.

Pakailah Masker

Sepulang dari tanah suci jamaah umroh/haji secara umum banyak yang menderita penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan). ISPA sebetulnya bukanlah penyakit yang berbahaya, apabila mendapat perawatan dengan baik dan segera. Gejala yang menandai timbulnya ISPA dimulai dari bersin-bersin, batuk, dan demam.
Penyakit ISPA ini mudah menular, oleh karenanya, sebagai langkah pencegahan selalu gunakan masker ketika Anda bepergian keluar.

Rutin Cuci Tangan

Tangan merupakan salah satu “sarang” virus dan bakteri. Rutin mencuci tangan merupakan salah satu bentuk pencegahan virus dan kotoran memasuki tubuh kita. Jika ada peluang pergi ke toilet, ambil wudhu ataupun sekedar membersihkan tangan. Fasilitas toilet di hotel dekat masjidil haram dan masjid-masjid yang ada di tanah suci banyak yang menyediakan sabun cair pembersih tangan.
Salah satu penyebaran ISPA dan diare juga diakibatkan kebersihan tangan kita sendiri.

Perbanyak Minum Air Putih dan Air Zamzam 

Rendahnya tingkat kelembaban udara di Kota suci Mekkah dan Madinah mengakibatkan tubuh kita cepat kehilangan cairan. Sehingga mengakibatkan jamaah umroh dan haji yang sedang berada di kedua kota suci itu gampang sekali terkena dehidrasi.

Memperbanyak konsumsi air putih baik itu air mineral atau air zam – zam. Umumnya hotel yang dipakai oleh jamaah selama di tanah suci selalu menyiapkan air putih. Hindari mengkonsumsi air dingin. Karena ini akan berdampak buruk untuk kesehatan tubuh.

Mengkonsumsi minimal 2 liter air putih selain akan menjaga keseimbangan cairan tubuh juga dapat mengurangi risiko jet lag pasca penerbangan umroh.

Bawa Sun-block dan Pelembab Bibir

Kelembaban udara yang rendah dan terik matahari yang menyengat gampang sekali menyebabkan kulit dan bibir pecah-pecah, bahkan hingga mimisan. Selain Perbanyak minum air putih dan air zamzam sediakan lotion anti sinar matahari (sun-block) juga pelembab bibir. Setiap keluar kamar pergunakan selalu lotion sun-block dan pelembab bibir. Sun-block dan pelembab bibir yang tidak mengandung alkohol dan wewangian banyak di jual di toko oleh-oleh umroh.

Sun-block dan pelembab bibir ini akan melindungi kulit dan bibir dari panasnya sengatan matahari secara langsung. Bilamana kulit dan bibir jamaah umroh dan haji terasa pecah-pecah saat beribadah di tanah suci, terlebih di kaki, maka ini bakal sangat menyakitkan. Terutama menyulitkan Anda saat menunaikan ibadah wajib dan sunah di Masjid. Dan jangan anggap enteng kehilangan sandal di Masjidil Haram

Jaga Pola Makan

Tips selanjutnya agar ibadah umroh anda dan keluarga lancer saat berada di tanah suci ialah menjaga pola makan. Memang banyak ditemukan “gejala” lelah dan rasa makanan yang tidak sesedap saat di tanah air membuat seseorang kehilangan nafsu makan. Namun hal ini tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk tidak makan.
Yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan nutrisi dan gizi, Tetap menjaga pola makan empat sehat lima sempurna. Perbanyak konsumsi sayur dan buah yang berserat. Hindari merokok saat beribadah umroh dan haji. Jangan lupa minum susu dan vitamin guna menjaga situasi tubuh tetap prima.

Jaga Pola Istirahat dan Tidur

Terakhir tips dari kami dalam Menjaga Kesehatan saat Beribadah Umroh adalah anda mesti menjaga keteraturan pola tidur dan istirahat. Jangan terlampau memaksakan diri, terutama pada tahap awal beribadah umroh. Sebab nantinya menjelang kepulangan stamina tubuh bakal drop dan menimbulkan gejala sakit. Tentu saja hal ini bakal berpengaruh akan kelancaran rangkaian perjalanan ibadah umroh Anda.

Setidaknya jaga pola istirahat minimal selama 6 jam sehari. Usai sholat Isya dan makan malam, sekitar jam 9 malam, mulailah merebahkan tubuh. Jam 3 pagi tujulah kembali Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi guna menunaikan sholat tahajjud hingga sholat Subuh. 

Berbagai sumber

Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid
pusat pendaftaran umroh dan haji khusus (travel umroh dan haji). Jl. Raya Palasari Wates No.35 Kalapanunggal kabupaten Sukabumi, Jawa barat 43354. "Lillah amanah berkah".