Tampilkan postingan dengan label warta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warta. Tampilkan semua postingan

Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid Teguhkan Komitmen Sebagai Pusat Pendaftaran Umroh dan Haji Amanah, Terbaik dan Terpercaya

 


Sukabumi , Ybia Indonesia – Di tengah maraknya pilihan travel umroh dan haji, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid menegaskan eksistensinya sebagai travel yang mengedepankan prinsip Lillah Amanah Berkah.

Yayasan yang bergerak sebagai Pusat Pendaftaran Umroh dan Haji ini dikenal sebagai Travel Amanah, Terbaik dan Terpercaya oleh jamaah di wilayah Sukabumi, Bogor, dan sekitarnya.

Ketua Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid menyampaikan bahwa prinsip Lillah Amanah Berkah bukan sekadar slogan, melainkan komitmen pelayanan.

"Lillah berarti kami niatkan semua pelayanan ibadah ini karena Allah. Amanah berarti kami menjaga kepercayaan jamaah, mulai dari legalitas, transparansi biaya, hingga kepastian jadwal keberangkatan. Dan Berkah, kami ingin perjalanan ini membawa keberkahan dunia dan akhirat bagi jamaah," ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid memberikan layanan lengkap, mulai dari pendaftaran haji reguler dan haji khusus, paket umroh reguler, umroh plus, hingga paket umroh Ramadhan. Setiap jamaah juga mendapatkan bimbingan manasik intensif dan pendampingan mutowif berpengalaman selama di Tanah Suci.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah pemilihan hotel yang dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta bimbingan ibadah yang sesuai dengan tuntunan sunnah.

Hingga saat ini, ratusan jamaah telah mempercayakan perjalanan ibadah mereka kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid dan kembali dengan kesan pelayanan yang ramah, aman, dan profesional.

Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai persiapan Umroh dan Haji 2026, dapat langsung menghubungi kantor pusat pendaftaran Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid.

Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid – Travel Umroh & Haji Amanah – Lillah Amanah Berkah.

Ini 7 Ciri Travel Umroh ABAL-ABAL yang wajib diwaspadai jamaah




Ybia Indonesia - Ini 7 Ciri Travel Umroh ABAL-ABAL yang wajib diwaspadai jamaah

1. Tidak Punya Izin PPIU & Tidak Terdaftar SISKOPATUH

Alasannya selalu "sedang proses", "pakai izin biro lain". Saat dicek di web Kemenag, namanya tidak ada.


2. Harga Terlalu Murah Tidak Masuk Akal

Tawaran 15-20 juta All in fasilitas bintang 5. Padahal tiket pesawat PP saja sudah 13-16 juta. Ini modus gali lubang tutup lubang.


3. Janji Manis Tanpa Bukti Tertulis

Janjinya hotel dekat Masjidil Haram, pesawat direct, visa pasti jadi. Tapi tidak ada di dalam perjanjian/kwitansi. Semua lisan saja.


4. Memaksa Harus DP Cepat & Transfer ke Rekening Pribadi

Pakai alasan "seat promo terbatas hari ini", "harga bisa naik besok". Dan minta transfer ke rekening atas nama pribadi, bukan atas nama PT/Yayasan Travel.


5. Tidak Ada Kantor Jelas & Tidak Ada Manasik

Kantornya pindah-pindah, cuma di ruko kecil atau rumah, tidak ada plang. Tidak pernah ada jadwal manasik, jamaah tidak dibimbing.


6. Testimoni Palsu & Tidak Bisa Menunjukkan Alumni

Fotonya comot dari Google, videonya editan. Saat diminta ketemu alumni asli yang sudah berangkat, alasannya menghindar.


7. Jadwal Berangkat Selalu Mundur / Tidak Jelas

Awalnya dijanjikan berangkat Oktober, mundur ke Desember, mundur lagi ke tahun depan dengan alasan visa, hotel penuh, pesawat delay. Ini ciri travel gagal kelola uang jamaah.


> Waspada! Jangan tergiur murah. Pastikan pilih travel yang Lillah, Amanah, Berkah.



Kumandang Sholawat Saat Perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta



Ybia Indonesia - Di dalam bus yang melaju menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, lantunan sholawat menggema indah.

Jemaah Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid mengiringi langkah menuju Tanah Suci dengan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana haru, penuh rindu dan semangat, membuat perjalanan terasa berkah.

Air mata bahagia menetes, doa-doa dipanjatkan. Perjalanan suci pun dimulai dengan hati yang bersih dan penuh cinta kepada Rasulullah.

Labbaik Allahumma Labbaik, sholawat terus berkumandang hingga tiba di Baitullah.



Pelayanan dan Pendampingan Calon Jemaah Umroh



Ybia Indonesia - Di Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, pelayanan bukan sekadar tugas, tapi adalah ibadah.

Sejak pendaftaran, manasik, hingga keberangkatan dan kepulangan, setiap calon jemaah umroh kami dampingi dengan sepenuh hati. Pembimbing yang sabar, ramah, dan berpengalaman siap membantu setiap langkah, memastikan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.

Kami hadir untuk memudahkan jalan Anda menuju Baitullah, karena kepuasan dan kenyamanan jemaah adalah amanah terbesar bagi kami.

Bersama kami, wujudkan umroh yang aman, nyaman, dan mabrur.


Ayo Wujudkan Impian Suci Bersama Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid



Ybia Indonesia - Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid mengajak Anda dan keluarga untuk menyempurnakan ibadah dengan berangkat Umroh & Haji bersama kami.


Mengapa harus bersama kami?

- Pembimbing Berpengalaman & Amanah

- Fasilitas Hotel Nyaman Dekat Masjid

- Manasik Lengkap & Pendampingan Intensif

- Pelayanan Tulus Sepenuh Hati untuk Tamu Allah

Jangan tunda lagi kerinduan Anda. Kuota terbatas!

Segera daftarkan diri Anda, jadilah bagian dari keluarga besar jemaah Baitul Insan Ar-Raasyid menuju Tanah Suci yang penuh berkah.

Hubungi kami sekarang dan raih panggilan suci menuju Baitullah.

Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid - Melayani dengan Hati, Mengantar ke Baitullah


Momen Foto Bersama di Madinah



Ybia Indonesia - Di pelataran Masjid Nabawi yang penuh berkah, para jemaah mengabadikan momen kebersamaan.

Foto bersama di Kota Madinah Al-Munawwarah bukan sekadar kenang-kenangan, melainkan saksi cinta kepada Rasulullah SAW dan bukti ukhuwah yang terjalin indah. Senyum bahagia terpancar, hati dipenuhi rasa syukur bisa berpijak di tanah suci yang dirindukan.

Semoga setiap jepretan menjadi pengingat untuk kembali lagi ke Baitullah dan Kota Nabi.


Kepuasan Jemaah Umroh Saat Mengisi Kuesioner



Ybia Indonesia - Alhamdulillah, salah satu jemaah umroh kami berbagi cerita bahagia saat mengisi kuesioner kepuasan.

"Alhamdulillah, pelayanan sangat memuaskan. Pembimbing sabar, hotel dekat, dan ibadah jadi lebih khusyuk. Terima kasih Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid telah mewujudkan impian saya ke Baitullah," tulisnya sambil tersenyum haru.

Testimoni tulus seperti inilah yang menjadi penyemangat kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Kepuasan jemaah adalah prioritas utama kami.

Semoga Allah SWT menerima ibadah umrohnya dan menjadikannya umroh yang mabrur.



Kunjungan Silaturahmi Pimpinan Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid ke Alumni Jamaah Umroh



Ybia Indonesia - Alhamdulillah, pimpinan Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada para alumni jamaah umroh.

Kunjungan ini menjadi wujud rasa kekeluargaan dan kepedulian untuk terus menjaga hubungan baik yang telah terjalin. Selain mempererat ukhuwah, momen ini juga diisi dengan doa bersama dan berbagi cerita penuh haru tentang pengalaman ibadah di Tanah Suci.

Semoga silaturahmi ini membawa berkah, menjaga keistiqomahan ibadah, dan menjadi jalan untuk kembali bersama menuju Baitullah.

Terima kasih kepada seluruh alumni jamaah umroh atas sambutan hangatnya. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT.



Pelayanan Manajemen Terbaik Untuk Calon Jemaah Umroh



Ybia Indonesia - Bagi Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, jemaah umroh bukan sekadar peserta, tapi adalah Tamu Allah yang harus dilayani dengan sepenuh hati.

Kami berkomitmen memberikan pelayanan manajemen yang amanah, profesional, dan ramah sejak awal pendaftaran hingga kepulangan. Mulai dari pembinaan manasik yang mudah dipahami, pengurusan dokumen yang dibantu sepenuhnya, hingga pendampingan ibadah selama di Tanah Suci.

Setiap calon jemaah dibimbing secara personal, diberikan edukasi tentang rukun umroh, serta didampingi dengan sabar agar ibadah terasa tenang dan nyaman. Karena tujuan kami bukan hanya memberangkatkan, tetapi memastikan setiap jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dan mendapatkan umroh yang mabrur.

Percayakan niat suci Anda kepada manajemen yang amanah dan berpengalaman.



Kunjungan Silaturahmi, Merajut Ukhuwah dan Keberkahan



Ybia Indonesia - Alhamdulillah, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid terus merajut kebersamaan melalui kegiatan Kunjungan Silaturahmi ke berbagai majelis taklim dan tokoh masyarakat.

Kunjungan ini bukan sekadar bertemu, tetapi menjadi sarana untuk saling mengenal, saling mendoakan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Dalam setiap pertemuan, terjalin kehangatan, canda tawa, serta tukar cerita yang penuh hikmah.

Silaturahmi adalah pembuka pintu rezeki dan pemanjang umur. Dari silaturahmi inilah lahir kepercayaan, kekompakan, dan semangat untuk terus berdakwah dan melayani umat.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyambut kami dengan penuh kehangatan. Semoga setiap langkah silaturahmi ini dicatat sebagai amal kebaikan dan membawa keberkahan untuk kita semua.



Nyaman di Perjalanan, Bus Terbaik untuk Para Tamu Allah

 



Ybia Indonesia - Perjalanan panjang menuju bandara terasa ringan dan menyenangkan bagi jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid. Pasalnya, penyelenggara telah menyiapkan armada bus terbaik yang nyaman dan aman.

Kursi bus yang empuk dan luas membuat jemaah bisa beristirahat dengan tenang. AC yang sejuk, kabin yang bersih, serta bagasi yang besar untuk koper jemaah menambah kenyamanan selama di perjalanan. Sopir yang berpengalaman juga membuat perjalanan terasa aman dan lancar.

Di dalam bus, suasana kekeluargaan sangat terasa. Jemaah duduk berdampingan, saling sapa, saling mendoakan, dan beberapa terdengar melantunkan sholawat dan doa. Perjalanan yang seharusnya melelahkan, justru menjadi awal kebersamaan yang indah sebelum sampai di Tanah Suci.

Bagi Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, kenyamanan jemaah adalah prioritas utama. Karena jemaah adalah Tamu Allah, maka harus dilayani dengan pelayanan terbaik, termasuk dalam urusan transportasi.

Semoga kenyamanan di perjalanan ini menjadi awal yang baik, dan Allah lancarkan setiap langkah hingga pulang kembali dengan umroh yang mabrur.



Pembagian Kunci Hotel oleh Pimpinan Yayasan, Awal Nyaman Sebelum Manasik

 


Ybia Indonesia - Setibanya di hotel transit, suasana masih penuh semangat. Sebelum kegiatan Manasik dan pembekalan dimulai, Pimpinan Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid membagikan kunci kamar hotel secara langsung kepada para jemaah umroh.

Pembagian kunci ini dilakukan dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Pimpinan yayasan memanggil nama jemaah satu per satu, menyerahkan kunci sambil memberikan senyum dan pesan agar jemaah beristirahat dengan nyaman. Jemaah pun menerima dengan wajah bahagia dan penuh syukur.

Momen ini bukan hanya soal kunci kamar, tapi soal pelayanan dan perhatian. Pimpinan ingin memastikan setiap jemaah mendapatkan tempat istirahat yang layak, aman, dan nyaman sebelum mengikuti rangkaian Manasik akhir dan pembekalan menjelang penerbangan ke Tanah Suci.

Setelah kunci dibagikan, jemaah dipersilahkan beristirahat sejenak, merapikan barang, dan bersiap untuk mengikuti Manasik. Dengan tubuh yang segar dan hati yang tenang, insyaAllah materi Manasik dapat diserap dengan baik.

Semoga kenyamanan ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan suci menuju Baitullah.



Pelukan Keluarga Saat Mengantar, Bekal Terindah Menuju Baitullah

 



Ybia Indonesia - Pemandangan paling haru sebelum bus jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid berangkat adalah saat keluarga ikut mengantarkan.

Ada istri yang mengantarkan suami, suami yang mengantarkan istri, anak-anak yang memeluk erat orang tuanya, dan orang tua yang melepas anaknya dengan doa. Di halaman keberangkatan, semua berkumpul, berpelukan, saling mendoakan dan saling menguatkan.

Bagi keluarga yang mengantar, melepas anggota keluarga untuk beribadah ke Tanah Suci adalah kebanggaan sekaligus ujian rindu. Mereka titipkan doa, agar semua hajat dikabulkan, agar perjalanan selamat, dan agar pulang dengan predikat umroh yang mabrur.

Bagi jemaah yang berangkat, antar keluarga adalah bekal kekuatan yang paling indah. Pelukan dan doa dari orang-orang tercinta menjadi penguat langkah menuju Baitullah. Walau raga berpisah sementara, doa akan selalu menyatukan.

Terima kasih kepada seluruh keluarga jemaah yang telah hadir, yang telah ikhlas melepas. Semoga setiap doa yang dipanjatkan dari rumah menjadi sebab kelancaran ibadah para Tamu Allah.



Tangis Sedih dan Bahagia Jemaah Sebelum Berangkat Umroh

 



Ybia Indonesia - Suasana sebelum keberangkatan umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid selalu dipenuhi dua rasa yang bercampur menjadi satu: sedih dan bahagia.

Bahagia, karena akhirnya penantian panjang itu terjawab. Setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun menabung, berdoa, dan merindu, hari ini Allah panggil untuk datang ke Baitullah. Mimpi untuk melihat Ka'bah secara langsung, untuk sujud di Masjidil Haram, sebentar lagi akan menjadi kenyataan.

Sedih, karena harus meninggalkan keluarga tercinta di rumah. Pelukan terakhir dengan suami, istri, anak, dan orang tua menjadi momen yang paling mengharukan. Air mata tumpah, bukan karena tak ikhlas, tapi karena rasa sayang dan berat untuk berpisah, meski hanya sementara.

Tangis sedih dan bahagia inilah yang membuat momen keberangkatan umroh begitu istimewa dan tak akan terlupakan. Semua rasa itu melebur menjadi satu doa: semoga Allah menjaga keluarga di rumah, melancarkan perjalanan, dan menerima ibadah kami.

Selamat jalan para Tamu Allah, berangkat dengan tangis rindu, pulang membawa umroh yang mabrur.



Koper Mulai Dimasukkan ke Bagasi Bus, Tanda Perjalanan Suci Segera Dimulai

 


Ybia Indonesia - Pagi itu suasana haru dan semangat mulai terasa. Satu per satu koper jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid mulai dimasukkan ke dalam bagasi bus yang akan berangkat menuju bandara.

Koper-koper itu bukan sekadar berisi pakaian ihram, perlengkapan ibadah, dan oleh-oleh untuk keluarga. Di dalamnya ada harapan, ada doa, dan ada kerinduan yang sudah lama dipendam untuk bisa sampai ke Tanah Suci.

Petugas dan tim handling dengan sigap membantu mengangkat dan menata koper agar aman dan rapi di bagasi bus. Para jemaah menyaksikan dengan mata berkaca-kaca, karena momen ini menjadi tanda nyata bahwa keberangkatan sudah di depan mata. Sebentar lagi, bus akan bergerak, membawa para Tamu Allah menuju perjalanan suci.

Momen sederhana ini menjadi sangat berarti. Detik dimana kita benar-benar meninggalkan rumah, untuk memenuhi panggilan Allah. Semoga setiap putaran roda bus, setiap kilometer yang dilalui, Allah catat sebagai pahala dan Allah mudahkan hingga kembali lagi ke tanah air.

Selamat jalan para Tamu Allah, semoga selamat sampai tujuan dan mendapatkan umroh yang mabrur.



Foto ID Card Jemaah Umroh, Kecil Bentuknya Besar Manfaatnya

 



Ybia Indonesia - Sebelum berangkat, setiap jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid wajib melakukan sesi foto untuk identitas ID Card jemaah.

Mungkin terlihat sepele, tapi foto untuk ID Card ini sangat penting. ID Card adalah tanda pengenal resmi jemaah selama perjalanan umroh, baik di bandara, di hotel, maupun saat beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Di dalam ID Card tersebut tercantum foto, nama lengkap, foto, nomor kloter, serta kontak darurat pembimbing dan hotel. Dengan adanya ID Card, jemaah akan lebih mudah dikenali oleh pembimbing, tidak mudah terpisah dari rombongan, dan lebih aman jika tersesat.

Oleh karena itu, saat sesi foto ID Card, jemaah diminta menggunakan pakaian rapi, wajah terlihat jelas, dan senyum yang natural. Foto yang jelas akan memudahkan proses identifikasi dan terlihat resmi.

Manajemen Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid memastikan setiap jemaah mendapatkan ID Card sebelum keberangkatan. Harapannya, ID Card ini selalu dipakai dan dijaga selama di Tanah Suci.

Karena kenyamanan dan keamanan jemaah adalah prioritas kami.



Pentingnya Manasik Umroh, Bekal Wajib Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

 



Ybia Indonesia - Manasik umroh merupakan tahapan penting yang wajib diikuti oleh setiap calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Manasik bukan hanya sekadar teori, tapi bekal ibadah agar pelaksanaan umroh berjalan lancar, tertib, dan sesuai sunnah.

Dalam manasik, jemaah akan mempelajari seluruh rangkaian ibadah umroh, mulai dari niat ihram, thawaf mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali, sa'i dari Shafa ke Marwah, tahallul, hingga larangan-larangan ihram. Selain itu, jemaah juga dibekali tata cara doa-doa, adab selama di Tanah Suci, serta tips menjaga kesehatan.

Manasik juga menjadi ajang untuk membangun kebersamaan antar jemaah. Jemaah bisa saling mengenal, bertanya langsung kepada pembimbing, dan mempraktikkan langsung gerakan ibadah, sehingga saat di Mekkah dan Madinah sudah tidak bingung lagi.

Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid secara rutin melaksanakan manasik umroh dengan bimbingan langsung dari pembimbing yang berpengalaman. Kami ingin memastikan setiap jemaah berangkat dengan ilmu, nyaman dalam perjalanan, dan khusyuk dalam beribadah.

Karena umroh yang mabrur berawal dari persiapan yang baik. Dengan manasik, insyaAllah ibadah lebih tenang dan bermakna. (Red)


Disambut Haru, Rombongan Jemaah Umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid Tiba di Tanah Air

 



Sukabumi , Ybia Indonesia - Alhamdulillah, rombongan jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid tiba kembali di tanah air pada Minggu (13/9/2026) sore. Kedatangan para "Tamu Allah" tersebut disambut langsung oleh jajaran pengurus yayasan dengan penuh haru dan rasa syukur.

Setibanya di lokasi penjemputan bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta, suasana haru langsung terasa. Para jemaah disambut dengan pelukan dan doa oleh pengurus Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat umroh kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Pimpinan Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, Hj. Eti Sumiati dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jemaah.

"Alhamdulillah, seluruh jemaah kita dapat kembali dengan selamat. Ini adalah amanah besar bagi kami. Terima kasih atas kepercayaan Bapak Ibu kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid. Semoga Allah menerima seluruh ibadah, menjadikan umroh yang mabrur, dan memanggil kita semua kembali ke Baitullah" ujar Hj. Eti Sumiati.


Salah satu jemaah, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan kesan dan ucapan terima kasihnya.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid. Pelayanannya sangat memuaskan, dari mulai manasik, keberangkatan, sampai pulang kami merasa sangat diperhatikan. Ini umroh pertama saya dan sangat berkesan" ungkap salah satu jemaah.

Hj. Eti Sumiati menambahkan, pihaknya akan terus berbenah dan meningkatkan pelayanan agar jemaah semakin nyaman dalam menjalankan ibadah.

Dengan kembalinya rombongan ini, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid kembali membuka pendaftaran untuk keberangkatan umroh dan haji berikutnya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kantor Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid. (La)

15 Calon Jamaah Umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid Dilepas

 


Sukabumi, Ybia Indonesia – Sebanyak 15 calon jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid resmi dilepas dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Serbaguna Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, Palasari Wates, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026) pukul 08.00 – 11.00 WIB.

Acara pelepasan dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, pimpinan pondok pesantren di wilayah Kalapanunggal, serta keluarga jemaah. Suasana haru dan doa mengiringi pelepasan para tamu Allah tersebut.

Sambutan disampaikan oleh Tim Manajemen Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, Ika Kartika, yang mewakili Ketua Yayasan. Ia berpesan agar jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, dan menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, dan menerima seluruh ibadah sebagai umroh yang mabrur,” ucap Ika Kartika.


Perwakilan keluarga jemaah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan atas bimbingan dan pelayanan selama proses persiapan. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pimpinan pondok pesantren setempat.

Setelah prosesi pelepasan, rombongan jemaah bertolak menggunakan bus dan kendaraan pribadi menuju salah satu hotel di Jakarta. Di hotel tersebut jemaah akan bermalam dan mengikuti pelatihan manasik serta pembekalan oleh Tour Leader sebagai persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.

Keberangkatan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan dilaksanakan setelah seluruh rangkaian pembekalan selesai.

Pelepasan ini menjadi wujud komitmen Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid dalam membina dan mengantarkan umat menjadi tamu Allah dengan bekal ilmu dan kesiapan lahir batin. (Aj)

Labbaik Allahumma Labbaik



MASL resmi Layangkan Surat Keberatan Hukum, Ini Alasannya

 


Sumedang, Ybia Indonesia – Majelis Adat Sumedanglarang secara resmi melayangkan Surat Keberatan Hukum kepada Sekretaris Jenderal selaku Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Surat bernomor 06/MA-SL/VI/2026 itu disampaikan di Jakarta pada Rabu, (1/7/2026). 

Langkah hukum ini diambil sebagai respons atas penolakan PPID Kementerian ESDM yang menolak memberikan dokumen krusial terkait perizinan historis Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi Gunung Tampomas berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 1790 K/33/MEM/2007. 

Saat ini, skema perizinan di kawasan tersebut telah diubah menjadi Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 309.K/EK.04/MEM.E/2025 tanggal 12 September 2025, dengan luas wilayah 22.514 hektare.

Ketua Majelis Adat Sumedanglarang, Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H., menegaskan bahwa alasan PPID ESDM yang menyebut dokumen "sudah tidak berlaku" atau "habis masa retensi" adalah alasan yang mengada-ada dan berpotensi melanggar hukum.

"Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, dokumen penetapan izin publik dan wilayah kerja merupakan Arsip Terjaga dan Vital negara yang memiliki nilai guna hukum serta kesejarahan permanen," ujar Susane, Selasa (30/6/2026).

Ia menambahkan, jika PPID tidak dapat menunjukkan Berita Acara Pemusnahan Resmi, maka patut diduga terjadi penghilangan arsip negara. "Ini merupakan Perbuatan Melawan Hukum dengan ancaman sanksi pidana penjara paling lama 10 tahun," tegasnya.

Majelis Adat Sumedanglarang juga keberatan atas sikap PPID ESDM yang mengalihkan permintaan dokumen AMDAL, UKL-UPL, dan kajian teknis kepada Kementerian Lingkungan Hidup. 

Menurut Susane, tindakan tersebut bertentangan dengan Peraturan Komisi Informasi (Perki) Nomor 1 Tahun 2021 Pasal 10 ayat (1) huruf c. "PPID wajib berkoordinasi antar-PPID, bukan melempar tanggung jawab. Sebagai instansi sektoral penerbit izin, Kementerian ESDM wajib memiliki tembusan seluruh bahan perizinan," jelasnya.

Transparansi dokumen WKP 2007 yang dicabut dan dibatalkan pada 2025 dinilai penting agar publik dapat menilai apakah perubahan skema menjadi PSPE hanya untuk menghindari kewajiban tertentu, padahal aktivitasnya berada di lokasi geografis yang sama.

Majelis menuntut seluruh salinan dokumen perizinan, dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK), serta data digital dalam format _shapefile_ (SHP). Keterbukaan data ini diperlukan untuk memastikan kepatuhan pada Asas Kecermatan UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, serta mencegah penetapan kapling wilayah eksklusif PSPE seluas 22.514 hektare secara sepihak.

Dokumen tersebut juga dibutuhkan untuk menjamin asas partisipasi publik atau _Free, Prior and Informed Consent_ (FPIC), memastikan tidak ada tumpang tindih dengan wilayah adat dan situs cagar budaya, serta mengantisipasi risiko kebencanaan dari Sesar Baribis.

Majelis Adat Sumedanglarang menilai penundaan dokumen kelayakan ekologis dan adat dengan dalih belum ada lelang merupakan bentuk kelalaian negara dalam melindungi ruang hidup warga. Tindakan itu juga melanggar Pasal 11 ayat (1) huruf b UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Melalui surat keberatan ini, Majelis menuntut Atasan PPID ESDM untuk membatalkan keputusan penolakan dan menyerahkan seluruh dokumen yang dimohonkan dalam waktu maksimal 30 hari kerja.

"Jika dalam 30 hari kerja tuntutan kami diabaikan atau dijawab tidak memuaskan, kami akan langsung mendaftarkan Sengketa Informasi Publik ke Komisi Informasi Pusat di Jakarta dan siap menempuh jalur hukum lanjutan," pungkas Susane.



Majelis Adat Sumedanglarang  

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.

Ketua