Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Doa Menjauhi Hasad Dan Dengki

 



Ybia Indonesia - Dalam kerendahan hati, kita memanjatkan doa yang tulus kepada Alloh, memohon ampunan untuk diri sendiri dan saudara-saudara yang telah beriman sebelum kita. 

Pada doa ini, kita berharap agar Alloh melindungi hati kita dari rasa iri dan dengki terhadap orang-orang yang memiliki keimanan. 

Dengan penuh keyakinan, kita mengakui bahwa Alloh adalah Maha Penyayang dan semoga doa ini menjadi penerang dalam perjalanan hidup kita, menguatkan persaudaraan dalam keimanan, dan mengajarkan kita untuk selalu merasa rendah hati dan selalu berbuat baik kepada sesama umat manusia. 

Aamiin ya Rabbal Alamin

Doa Hari Ke-26 Puasa Ramadhan



Ybia Indonesia - Doa Hari Ke-26 Puasa Ramadhan


Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِيْ فِيْهِ مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبِيْ فِيْهِ مَغْفُوْرًا وَ عَمَلِيْ فِيْهِ مَقْبُوْلاً وَ عَيْبِيْ فِيْهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِيْنَ


Allâhummaj’al sa’yî fîhi masykûran wa dzanbî fîhi maghfûran wa ‘amalî fîhi maqbûlan wa ‘aybî fîhi mastûran yâ asma’as sâmi’îna


Artinya : ”Ya Allah, jadikanlah setiap lampah usahaku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan seluruh aib kejelekanku ditutupi. Wahai Yang Maha mendengar dari semua yang mendengar."



Doa Hari ke-5 Puasa Ramadhan

 


Ybia Indonesia - Doa Hari ke-5 Puasa Ramadhan


Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn waj’alnî fîhi min ‘ibâdikas shâlihîn al qânitîn waj’alnî fîhi min awliyâ-ikalmuqarrabîn bira’fatika yâ arhamarrâhimîn

Artinya : "Ya Allah, Mohon jadikanlah di bulan ini aku termasuk diantara orang-orang yang memohon ampunan (beristighfar), dan jadikanlah aku sebagai hamba-Mu yang saleh dan setia serta mohon jadikanlah aku diantara Auliya’- Mu yang dekat disisi-Mu, dengan kelembutan-Mu, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih."



Dunia adalah tempat Berpuasa Orang yang Bertakwa

 



اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ


Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah berkata,


قال بعض السّلف:

"صم الدُّنْيا، واجعل فطرك المَوْت"


الدُّنيا كُلّها شهر صيام المُتقين، يصومون فيها

عن الشهوات المُحرمات، 


فإذا جاءهُمُ المَوت، فقد انقضى شهر صيامهم،

واستهلوا عيد فطرهم.


Ybia Indonesia - Sebagian salaf berkata, "Berpuasalah di dunia dan jadikanlah kematian sebagai waktu berbuka."

Seluruh waktu di dunia adalah bulan puasa bagi orang yang bertakwa. Mereka berpuasa di dunia dari syahwat yang diharamkan.

Jika kematian telah datang, selesailah puasa mereka, lalu tiba waktunya mereka berhari raya (dengan mendapatkan kenikmatan di akhirat).

( Latha'iful Ma'arif hlm. 183)


Semoga bermanfaat

Penyebab Doa tidak Dikabulkan

 


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Ybia Indonesia - Kenapa doa saya tidak dikabulkan juga? Padahal Allah ta'ala berfirman :


وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ


Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Gafir ayat 60)


Lalu bagaimana jika ada yang berdoa kemudian tidak terkabul juga? 


Di dalam kitab Tanbih al-Ghafilin Abu Laits Nadlr bin Muhammad al-Hanafi al-Samarqandhi (w. 375) menjelaskan bahwa ada 7 perkara yang menjadi penyebab tidak terkabulnya doa.


1. Membuat marah Allah SWT dan tidak berniat untuk mencari ridha-Nya


Maksudnya adalah kalian melakukan perbuatan yang tidak diridhai oleh Allah sehingga Allah menjadi murka dan kalian tidak mau bertobat serta tidak menyesali apa yang sudah kalian lakukan.


2. Pengakuan manusia bahwa ia adalah hamba Allah, namun ia tidak melakukan apa yang seharusnya seorang hamba lakukan terhadap Tuhannya.


Maksudnya adalah seorang hamba seharusnya mematuhi segala perintah Tuhannya dan tidak melanggar larangan-Nya. Ini adalah kunci agar doa-doa seseorang sampai ke langit.


3, Al-Quran dibaca namun setiap hurufnya tidak diperhatikan.


Maksudnya adalah kalian tidak membaca Alquran dengan ta’dhim dan tidak bertafakkur tentang isi kandung Alquran serta tidak mengamalkan apa yang Allah perintahkan di dalamnya.


4, Pengakuan manusia bahwa ia adalah umat Nabi Muhammad Saw namun ia tidak mengamalkan sunahnya.


Maksudnya adalah kalian melakukan segala sesuatu, seperti mengikuti adat istiadat dan namun tidak mengikuti apa yang disunahkan.


5, Pengakuan manusia bahwa dunia itu kosong dan tidak ada yang perlu dibanggakan tetapi kalian tamak akan dunia.


6, Memakan yang haram dan syubhat.


7, Pengakuan manusia bahwa akhirat itu lebih baik dari dunia tapi ia lebih tekun untuk mencari dunia daripada mencari akhirat.


Oleh karena itu sebelum kita menuntut terkabulnya doa kita maka sebaiknya kita introspeksi diri terlebih dahulu apakah kita sudah menjadi orang yang pantas untuk diterima dan dikabulkan semua doa kita. Adapun jika kita sudah merasa memenuhi apa yang seharusnya seorang hamba lakukan tetapi belum juga terkabul doanya, maka semua itu adalah kehendak Allah dan mungkin bukan yang terbaik untuk kita. Semoga ini bisa menjadi bahan renungan untuk kita menjadi hamba yang lebih baik. Aamiin..


wallahu a'lam.. semoga manfaat.



Doa Nabi Ayub As Memohon Kesembuhan dari Penyakit

 



Assalamualaikum sahabat Kultum rahimakumullahu ta'ala.. Semoga sahabat semua senantiasa sehat mudah dalam taat bahagia selamat dunia akhirat.. Aaamiin..


Adalah Nabi Ayyub Alaihissalam..


Ybia Indonesia - Al-Qur'an mengisahkan tentang Nabi Ayyub AS yang diuji Allah SWT melalui penyakit yang dideritanya. Begitu berat penderitaan tersebut hingga firmanNya pun mengabadikan doa Nabi Ayyub agar sembuh dari penyakit tersebut.

Bacaan doa Nabi Ayyub tersebut tercantum dalam surah Al Anbiya ayat 83.


أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ


Annī massaniyaḍ-ḍurru wa anta ar-ḥamur-rāḥimīn

"(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Namun, ujian tersebut tak lantas membuat Nabi Ayyub lalai. Ia justru semakin yakin pada Allah SWT bahwa penyakit yang dideritanya adalah bukti kasih sayangNya. MasyaAllah..

Doa Nabi Ayyub tidak langsung meminta kesembuhan pada Allah. Sebaliknya, ia meminta untuk diperlihatkan bentuk Maha Penyayangnya Allah SWT.

Kesabaran dan kesantunan dalam doa Nabi Ayyub agar sembuh dari penyakit tersebut kemudian didengar oleh Allah SWT. Kisah ini tercantum dalam surah Al Anbiya ayat 84 yang berbunyi,

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ


Artinya: "Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami,"

Sebetulnya, rasa sakit yang diderita oleh umat muslim sebenarnya ujian paling ringan yang ditimpakan oleh Allah SWT. Ujian jasmani ini dimaksudkanNya untuk menguji kesabaran dan kerelaan hambaNya dalam menerima takdir sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

لَا تَسُبِّي الْحُمَّى، فَإِنَّهَا تُذْهِبُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ، كَمَا يُذْهِبُ الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ

"Janganlah kamu menyalahkan penyakit karena penyakit itu dapat menghilangkan kesalahan (dosa-dosa) anak Adam, seperti halnya Kir (alat peniup atau penyala api) membersihkan karat-karat besi," (HR Muslim).

Semoga dengan meneladani ketakwaan dan bacaan doa Nabi Ayyub agar sembuh dari penyakit di atas dapat menambah keimanan muslim dan penyakit yang tengah diderita. Aamiin.

Dalam salah satu ceramahnya UAH menyebutkan hal cara amalkan doa ini, yaitu, pegang yang sakitnya baca doanya dengan penuh keyakinan, minta kepada Allah, hadirkan dalam hati bahwa jika sembuh maka akan lebih meningkatkan ibadah lebih baik kepada Allah..

Barakallah..


ارحمناياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ



Doa Kunci Pembuka Ijabah Allah

 



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Sahabat Kultum  yang dimulyakan Allah .. 


Ybia Indonesia - Sejumlah doa memiliki keistimewaan tersendiri. Salah satunya adalah doa yang dapat menjadi pembuka atas pengabulan doa-doa lain yang diharapkan oleh seorang hamba-Nya. Berikut ini adalah doa salah seorang sahabat yang diakui sebagai doa pembuka yang baik oleh Rasulullah ﷺ


اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ


Allâhumma innî as’aluka bi annî asyhadu annaka antallâhu, lâ ilâha illâ antal ahadus shamad, alladzî lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakullahû kufuwan ahad.

Artinya, “Tuhanku, aku memohon (pertolongan) kepada-Mu. Aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah. Tiada tuhan selain Engkau Yang Maha Esa, tempat bergantung yang tiada melahirkan dan tiada dilahirkan, serta tiada apapun yang menyamai-Nya.”

Doa ini dikutip oleh Imam An-Nawawi dari Sunan Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah dari Buraidah RA.

Semoga manfaat..