Mengapa Buya HAMKA Memilih Nama Singkatan?
Ybia Indonesia - Buya HAMKA, ulama kebanggaan Minang, memiliki nama lengkap Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Namun, tahukah Anda bahwa nama yang kita kenal sekarang bukanlah nama aslinya?
Alasan di Balik Nama HAMKA
Abdul Malik lahir dari keluarga ulama terpandang dan ingin mandiri secara intelektual. Sebagai pemuda yang tumbuh di bawah bayang-bayang kebesaran ayahnya, ia merasa perlu memiliki identitas sendiri.
Penggunaan nama HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah) pertama kali muncul setelah ia menunaikan ibadah haji dan mulai aktif di dunia pergerakan. Alasan praktis di balik nama HAMKA berkaitan erat dengan profesinya sebagai jurnalis dan penulis.
Simbol Kemerdekaan Berpikir
Nama HAMKA menjadi simbol kemerdekaan berpikir sang ulama. Dari seorang pemuda yang mencoba lepas dari pengaruh ayahnya, ia berhasil membuktikan kualitas dirinya dengan melahirkan sedikitnya 85 hingga 118 jilid karya tulis sepanjang hayatnya.
Warisan Abadi
Hingga wafatnya pada 24 Juli 1981, nama HAMKA telah abadi sebagai merek intelektual yang disegani hingga ke mancanegara. Beliau mengajarkan bahwa bukan panjangnya nama yang membuat seseorang dihormati, melainkan bobot karya dan integritas yang menyertai nama tersebut.
.jpg)


.jpg)


.jpg)