WARTA

5/cate1/warta

PENDIDIKAN

6/cate2/pendidikan

SOSIAL

6/cate3/sosial

RELIGI

5/cate4/religi

SYIAR

5/cate5/syiar

DAERAH

5/cate5/daerah

ENTERTAINMENT

5/cate5/entertainment

Videos

3/cate6/videos

Recent post

Ini 7 Ciri Travel Umroh ABAL-ABAL yang wajib diwaspadai jamaah




Ybia Indonesia - Ini 7 Ciri Travel Umroh ABAL-ABAL yang wajib diwaspadai jamaah

1. Tidak Punya Izin PPIU & Tidak Terdaftar SISKOPATUH

Alasannya selalu "sedang proses", "pakai izin biro lain". Saat dicek di web Kemenag, namanya tidak ada.


2. Harga Terlalu Murah Tidak Masuk Akal

Tawaran 15-20 juta All in fasilitas bintang 5. Padahal tiket pesawat PP saja sudah 13-16 juta. Ini modus gali lubang tutup lubang.


3. Janji Manis Tanpa Bukti Tertulis

Janjinya hotel dekat Masjidil Haram, pesawat direct, visa pasti jadi. Tapi tidak ada di dalam perjanjian/kwitansi. Semua lisan saja.


4. Memaksa Harus DP Cepat & Transfer ke Rekening Pribadi

Pakai alasan "seat promo terbatas hari ini", "harga bisa naik besok". Dan minta transfer ke rekening atas nama pribadi, bukan atas nama PT/Yayasan Travel.


5. Tidak Ada Kantor Jelas & Tidak Ada Manasik

Kantornya pindah-pindah, cuma di ruko kecil atau rumah, tidak ada plang. Tidak pernah ada jadwal manasik, jamaah tidak dibimbing.


6. Testimoni Palsu & Tidak Bisa Menunjukkan Alumni

Fotonya comot dari Google, videonya editan. Saat diminta ketemu alumni asli yang sudah berangkat, alasannya menghindar.


7. Jadwal Berangkat Selalu Mundur / Tidak Jelas

Awalnya dijanjikan berangkat Oktober, mundur ke Desember, mundur lagi ke tahun depan dengan alasan visa, hotel penuh, pesawat delay. Ini ciri travel gagal kelola uang jamaah.


> Waspada! Jangan tergiur murah. Pastikan pilih travel yang Lillah, Amanah, Berkah.



7 Ciri-ciri Travel Umroh yang Sehat dan Amanah

 



Ybia Indonesia - 7 Ciri-ciri Travel Umroh yang Sehat dan Amanah 

1. Legalitas Lengkap & Jelas

Punya izin resmi PPIU dari Kemenag RI, terdaftar di SISKOPATUH, dan kantor fisiknya jelas, bukan hanya virtual atau di rumah kontrakan.


2. Jadwal & Maskapai Transparan

Memberikan kepastian tanggal berangkat, nama maskapai, hotel bintang berapa di Mekkah & Madinah, bukan hanya janji "hotel bintang 5 setara".


3. Biaya Wajar & Transparan, Tidak Murah Tidak Masuk Akal

Harga umroh sesuai standar Kemenag. Waspada jika harga jauh di bawah pasaran (misal 18-20 jt) tapi janji fasilitas mewah. Itu ciri utama travel bermasalah.


4. Pembimbing Ibadah Berilmu & Berpengalaman

Ada ustadz/muthowwif yang mendampingi full dari Indonesia, membimbing manasik, bukan dilepas begitu saja di tanah suci.


5. Rekam Jejak & Testimoni Nyata

Punya alumni jamaah yang jelas, testimoni video/foto real, bukan editan. Mudah dicari jejaknya di media sosial dan Google.


6. Ada Program Manasik Rutin

Travel yang sehat pasti mengadakan bimbingan manasik minimal 2-3 kali sebelum keberangkatan, agar jamaah paham rukun dan wajib umroh.


7. Mengutamakan Lillah, Amanah, Berkah

Tidak hanya mengejar profit, tapi niatnya membantu jamaah meraih umroh yang mabrur. Pola komunikasinya santun, sabar, dan tidak memaksa.


Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid

Lillah Amanah Berkah



Mengenal Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober



Ybia Indonesia - Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Peringatan ini tidak lepas dari peristiwa kelam Gerakan 30 September 1965 atau G30S/PKI. Dalam peristiwa tersebut, 7 Pahlawan Revolusi gugur dalam upaya kudeta untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain.

Mereka adalah: Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R. Soeprapto, Mayjen M.T. Haryono, Mayjen S. Parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo, dan Kapten Pierre Tendean.

Berkat pertolongan Allah SWT dan kesigapan TNI serta rakyat, upaya tersebut berhasil digagalkan. Sejak saat itu, Pancasila terbukti tetap kokoh sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa yang tidak tergantikan.

Melalui Keputusan Presiden, tanggal 1 Oktober kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan meneguhkan kembali komitmen kita terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa. 

Doa Tulus Keluarga Jemaah Umroh




Ybia Indonesia - Di balik keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci, ada doa tulus keluarga yang tak pernah putus.

Istri, suami, anak, dan orang tua mengiringi dengan linangan air mata dan harapan. "Semoga selamat sampai tujuan, diberi kesehatan, dan menjadi umroh yang mabrur."

Doa keluarga adalah kekuatan, menjadi penguat langkah di setiap tawaf dan sa'i. Meskipun raga terpisah jarak, hati tetap terhubung dalam satu munajat kepada Allah SWT.

Semoga Allah mengabulkan setiap doa tulus keluarga yang ditinggalkan.


Doa Orang Tua untuk Anak yang Akan Berangkat Umroh




Ybia Indonesia - Dengan linangan air mata bahagia, orang tua mengiringi kepergian anaknya menuju Baitullah.

Tangan menengadah, doa tulus dipanjatkan: "Ya Allah, lancarkanlah perjalanan anakku, sehatkan badannya, mabrurkan umrohnya, dan kembalikan ia dengan selamat."

Tak ada doa yang paling mustajab selain doa orang tua. Restu dan ridho mereka menjadi bekal paling berharga, menguatkan langkah kaki di Tanah Suci.

Selamat jalan, anakku. Doa Ayah dan Ibu menyertaimu hingga kembali.



Pimpinan dan Jajaran Pengurus Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid Selalu Hadir Mendampingi Jemaah


Ybia Indonesia - Komitmen dan ketulusan menjadi kunci pelayanan kami.

Pimpinan beserta seluruh jajaran pengurus Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid selalu hadir mendampingi jemaah, mulai dari manasik, pemberangkatan di bandara, hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci dan kepulangan.

Kehadiran langsung pimpinan memberikan rasa aman, nyaman, dan kekeluargaan bagi setiap jemaah. Tidak dibiarkan sendiri, setiap langkah dibimbing dengan sabar dan penuh kasih.

Karena bagi kami, jemaah adalah keluarga dan amanah yang harus dijaga hingga menjadi umroh yang mabrur.



Kumandang Sholawat Saat Perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta



Ybia Indonesia - Di dalam bus yang melaju menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, lantunan sholawat menggema indah.

Jemaah Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid mengiringi langkah menuju Tanah Suci dengan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana haru, penuh rindu dan semangat, membuat perjalanan terasa berkah.

Air mata bahagia menetes, doa-doa dipanjatkan. Perjalanan suci pun dimulai dengan hati yang bersih dan penuh cinta kepada Rasulullah.

Labbaik Allahumma Labbaik, sholawat terus berkumandang hingga tiba di Baitullah.