WARTA

5/cate1/warta

PENDIDIKAN

6/cate2/pendidikan

SOSIAL

6/cate3/sosial

RELIGI

5/cate4/religi

SYIAR

5/cate5/syiar

DAERAH

5/cate5/daerah

ENTERTAINMENT

5/cate5/entertainment

Videos

3/cate6/videos

Recent post

YBIA Memberangkatkan Jema'ah Umrah Ramadhan 2026 dengan Khidmat

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid (YBIA) memberangkatkan jema'ah umrah untuk program umrah 9 hari, dalam prosesi pelepasan yang berlangsung di Gedung Serbaguna YBIA, Palasari Wates, Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hari ini. Jum'at, (21/3/26) pukul 13.00 WIB.

Pelepasan jema'ah umrah dilakukan oleh Manajemen Yayasan, Ela Nurlaela, mewakili Ketua Yayasan, dan dihadiri oleh para ustadz wilayah setempat, keluarga jema'ah, serta unsur di wilayah setempat.

"Alhamdulillah, hari ini kita melepas jema'ah umrah YBIA untuk melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dan memastikan jema'ah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan nyaman," ujar Ela Nurlaela.

Keluarga jema'ah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid atas kesempatan dan pelayanan yang diberikan. "Terima kasih atas kesempatan dan pelayanan yang diberikan, semoga jema'ah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan lancar dan kembali dengan selamat," kata salah satu keluarga jema'ah. (Red)

YBIA Lepas Jema'ah Umrah Ramadhan 2026

 



Sukabumi , Ybia Indonesia - Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid (YBIA) memberangkatkan jema'ah umrah untuk program umrah 9 hari, dalam prosesi pelepasan yang berlangsung di Gedung Serbaguna YBIA, Palasari Wates, Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hari ini. Jum'at, (21/3/26) pukul 13.00 WIB.

Pelepasan jema'ah umrah dilakukan oleh Manajemen Yayasan, Ela Nurlaela, mewakili Ketua Yayasan, dan dihadiri oleh para ustadz wilayah setempat, keluarga jema'ah, serta unsur di wilayah setempat.

"Alhamdulillah, hari ini kita melepas jema'ah umrah YBIA untuk melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dan memastikan jema'ah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan nyaman," ujar Ela Nurlaela.

Keluarga jema'ah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid atas kesempatan dan pelayanan yang diberikan. "Terima kasih atas kesempatan dan pelayanan yang diberikan, semoga jema'ah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan lancar dan kembali dengan selamat," kata salah satu keluarga jema'ah. (Red)

Prosesi Pelepasan Jema'ah Umrah Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid (YBIA) memberangkatkan jema'ah umrah untuk program umrah 9 hari, dalam prosesi pelepasan yang berlangsung di Gedung Serbaguna YBIA, Palasari Wates, Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hari ini. Jum'at, (21/3/26) pukul 13.00 WIB.

Pelepasan jema'ah umrah dilakukan oleh Manajemen Yayasan, Ela Nurlaela, mewakili Ketua Yayasan, dan dihadiri oleh para ustadz wilayah setempat, keluarga jema'ah, serta unsur di wilayah setempat.

"Alhamdulillah, hari ini kita melepas jema'ah umrah YBIA untuk melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dan memastikan jema'ah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan nyaman," ujar Ela Nurlaela.

Keluarga jema'ah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid atas kesempatan dan pelayanan yang diberikan. "Terima kasih atas kesempatan dan pelayanan yang diberikan, semoga jema'ah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan lancar dan kembali dengan selamat," kata salah satu keluarga jema'ah. (Red)

Mengapa Buya HAMKA Memilih Nama Singkatan?



Ybia Indonesia - Buya HAMKA, ulama kebanggaan Minang, memiliki nama lengkap Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Namun, tahukah Anda bahwa nama yang kita kenal sekarang bukanlah nama aslinya?


Alasan di Balik Nama HAMKA

Abdul Malik lahir dari keluarga ulama terpandang dan ingin mandiri secara intelektual. Sebagai pemuda yang tumbuh di bawah bayang-bayang kebesaran ayahnya, ia merasa perlu memiliki identitas sendiri.

Penggunaan nama HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah) pertama kali muncul setelah ia menunaikan ibadah haji dan mulai aktif di dunia pergerakan. Alasan praktis di balik nama HAMKA berkaitan erat dengan profesinya sebagai jurnalis dan penulis.


Simbol Kemerdekaan Berpikir

Nama HAMKA menjadi simbol kemerdekaan berpikir sang ulama. Dari seorang pemuda yang mencoba lepas dari pengaruh ayahnya, ia berhasil membuktikan kualitas dirinya dengan melahirkan sedikitnya 85 hingga 118 jilid karya tulis sepanjang hayatnya.


Warisan Abadi

Hingga wafatnya pada 24 Juli 1981, nama HAMKA telah abadi sebagai merek intelektual yang disegani hingga ke mancanegara. Beliau mengajarkan bahwa bukan panjangnya nama yang membuat seseorang dihormati, melainkan bobot karya dan integritas yang menyertai nama tersebut.

Kisah Kewalian Syaikhona Kholil Bangkalan

 



Ybia Indonesia - KH Muhammad Nur, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban, adalah salah satu guru Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan Madura. Syaikhona Kholil pernah mondok di Langitan sekitar 3 tahun.

Suatu kejadian terjadi saat sholat berjemaah, KH Muhammad Nur mengimami sholat bersama para santri. Ketika sholat sedang berlangsung, Syaikhona Kholil tiba-tiba ketawa, mengganggu jemaah yang lain.

Setelah sholat selesai, KH Muhammad Nur memanggil Syaikhona Kholil dan bertanya, "Kenapa kamu ketawa saat sholat? Kamu mengganggu jemaah yang lain."

Syaikhona Kholil menjawab dengan sopan, "Iya kiai, waktu sholat saya melihat jenengan sedang mengambil nasi."

KH Muhammad Nur tersenyum dan berkata, "Iya betul, waktu sholat saya sangat lapar, dan saya memikirkan untuk makan."

Masyaallah, tabarakallah, kewalian Syaikhona Kholil sudah tampak sejak kecil. Semoga kita semua mendapat barokah-nya, amin ya rabbal alamin.

Kyai Kasan Noeriman: Ulama dan Modin yang Tekun



Ybia Indonesia - Kyai Kasan Noeriman adalah seorang ulama dan modin di desa Puh Kuning, yang kemudian diganti nama menjadi Matah Selogiri (Wonogiri). Beliau adalah ayahanda dari Kangdjeng Bendoro Raden Ayu Kusuma Patahati, garwa sepuh K.G.P.A.A Mangkunagoro I, pendiri Kadipaten Mangkunegaran Surakarta.


Kehidupan dan Karir

Kyai Kasan Noeriman dikenal sebagai seorang yang tekun dalam menjalankan perintah agama, sering laku prihatin, dan memiliki kelebihan di bidang spiritual. Beliau juga mahir ilmu kanuragan dan guru bagi RM Said, menantunya.


Silsilah

Silsilah Kyai Kasan Noeriman dapat ditelusuri hingga Sultan Hadiwijaya, Raja Kraton Pajang I, dan Panembahan Senopati.

- Sultan Hadiwijaya menurunkan Pangeran Benowo I

- Pangeran Benowo I menurunkan Pangeran Benowo II (Sedowingi)

- Pangeran Benowo II menurunkan Pangeran Ranumoyo

- Pangeran Ranumoyo menurunkan RM Abdul Hamid (Kyahi Matah I)

- RM Abdul Hamid menurunkan Kyai Kasan Noeriman (Kyahi Matah II)

- Kyai Kasan Noeriman menurunkan Rubiah (K.B.R.Ay Kusumo Patahati)


Makam

Makam Kyai Kasan Noeriman terletak di Karang Tengah Jaten, Kec Selogiri, Wonogiri. 

Blunder Amerika dan Israel di Iran: Salah Orang, Pusing Tujuh Keliling



Ybia Indonesia - Amerika Serikat dan Israel, yang dikenal sebagai "Raja Teroris" dan "Raja Setan", kini menghadapi mimpi buruk akibat kesalahan perhitungan mereka sendiri. Mereka berharap bisa menggantikan Ayatollah Ali Khamenei dengan boneka pro-Barat, tapi skenario itu meleset total.


Kena Mental

Iran bangkit lebih garang di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei, putra sulung Ali Khamenei, yang telah melatih pasukan Quds Force selama 20 tahun. Rudal hipersonik Iran Fateh-110 dan Khorramshahr-4 menghujam pangkalan militer AS di Teluk Persia, menyebabkan kerugian besar.


Kerugian Besar

- 60% fasilitas di Bahrain, Qatar, UAE hancur

- Al Udeid Air Base kehilangan 40 jet F-35

- Bandar Abbas Port lumpuh total

- Lebih dari 2.500 tentara AS tewas atau luka

- Kerugian ekonomi capai $500 miliar

Iran hanya mengalami 12% korban sipil, berkat pertahanan udara S-400 Rusia dan drone Shahed-136 yang presisi.


Respons Iran

Mojtaba Khamenei menyatakan, "Kami tak gentar pada setan Zionis dan tuannya!" Angkatan darat Amerika tak berani mendarat, karena tentara darat Iran siap menyambutnya.


Kesimpulan

Blunder Amerika dan Israel di Iran menunjukkan bahwa mereka salah perhitungan. Iran bukan Irak 2003, tapi kekaisaran strategis dengan 1 juta milisi Hizbullah-Houthis yang siap jihad global.