Doa Bersama Sebelum Keberangkatan, Menguatkan Hati Menuju Baitullah
Ybia Indonesia - Sebelum bus bergerak meninggalkan kantor Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, seluruh jemaah umroh berkumpul melingkar untuk melaksanakan doa bersama.
Suasana seketika menjadi hening dan khusyuk. Dipimpin langsung oleh ustadz pembimbing, doa dipanjatkan dengan penuh harap agar Allah SWT memberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan dalam setiap perjalanan, dari Sukabumi hingga Tanah Suci dan kembali lagi ke tanah air.
Para jemaah mengaminkan dengan mata berkaca-kaca, sebagian menundukkan kepala, sebagian mengangkat tangan tinggi-tinggi. Di momen itu, semua menitipkan keluarga yang ditinggalkan, menitipkan hajat dan doa-doa yang akan dipanjatkan di depan Ka'bah nanti.
Doa bersama ini bukan sekadar tradisi, tapi menjadi bekal spiritual paling utama. Karena kami sadar, tanpa pertolongan Allah, perjalanan suci ini tidak akan pernah terlaksana. Dengan doa, hati menjadi tenang, langkah menjadi ringan, dan niat menjadi semakin lurus hanya karena Allah.
Bismillah, dengan doa kita berangkat, dengan doa pula kita berharap kembali dengan umroh yang mabrur.






