Kerja Tim Vs Kerja Sendiri: Antara Kolaborasi dan Kesombongan Dalam Organisasi
Ybia Indonesia - Dalam setiap organisasi, lembaga, atau perusahaan, keberhasilan tidak pernah lahir dari satu orang saja. Ia adalah hasil dari keringat bersama, pikiran yang disatukan, dan hati yang saling menguatkan.
Namun, ada penyakit halus yang sering merusak sebuah tim dari dalam: merasa paling berjasa. Bekerja seolah-olah semua hasil adalah hasil sendiri, menganggap yang lain tidak ada dan tidak berkontribusi. Itu adalah bagian dari kesombongan.
1. Tidak Ada Kesuksesan yang Lahir Sendirian
Setinggi apapun jabatan seseorang, ia tidak akan mampu berjalan sendiri.
Seorang pemimpin tanpa staf yang solid bukanlah siapa-siapa.
Seorang marketing tanpa tim pelayanan yang baik, janji hanyalah janji.
Seorang ahli tanpa tim pendukung, keahliannya tidak akan pernah sampai pada tujuannya.
Sebuah organisasi itu seperti satu tubuh. Jika satu anggota sakit, semua ikut merasakan. Jika satu bagian berhenti berfungsi, seluruh sistem akan terganggu.
2. Bahaya Merasa Paling Berjasa
Ketika seseorang berkata dalam hatinya, "Ini semua karena saya," disitulah awal kehancuran organisasi.
Pertama, ia mematikan keikhlasan. Niat yang awalnya untuk kebaikan bersama berubah menjadi untuk ego dan pencitraan diri. Yang dikejar bukan lagi tujuan organisasi, tapi pujian manusia.
Kedua, ia merusak tim. Orang-orang yang tadinya tulus dan total membantu akan merasa tidak dihargai. Semangat kerja hilang, yang tersisa hanya formalitas dan bekerja sekadar menggugurkan kewajiban.
Ketiga, ia adalah cerminan kesombongan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia. Dan bentuk meremehkan yang paling nyata adalah menganggap orang lain tidak ada kontribusinya.
3. Kenapa Kerjasama Tim Jauh Lebih Baik?
a. Hasilnya Lebih Kuat dan Tahan Lama
Ide satu orang mungkin hebat, tapi ide 10 orang yang disatukan, didiskusikan, dan disempurnakan akan menjadi luar biasa. Kelemahan satu orang bisa ditutupi oleh kelebihan orang lain.
b. Bebannya Lebih Ringan, Kerjanya Lebih Cepat
Pekerjaan seberat apapun jika dipikul bersama akan terasa ringan. Pekerjaan yang butuh waktu berminggu-minggu jika dikerjakan sendiri, bisa selesai dalam hitungan hari jika dikerjakan bersama.
c. Menumbuhkan Rasa Memiliki
Jika semua dilibatkan dalam proses, semua akan merasa memiliki hasilnya. Organisasi bukan lagi "milik dia", tapi berubah menjadi "milik kita". Rasa memiliki inilah yang membuat orang akan menjaga dan membesarkan organisasi dengan sepenuh hati.
Jadilah Jembatan, Bukan Puncak
Jangan pernah menjadi orang yang ingin terlihat seperti puncak gunung, sampai lupa bahwa ia bisa tinggi karena ada tanah dan bebatuan di bawahnya yang menopang.
Orang hebat bukan orang yang membuat semua orang berkata "lihat betapa hebatnya dia", tapi orang hebat adalah orang yang membuat semua orang di sekitarnya berkata "kita hebat".
Mari kita ubah kata "SAYA berhasil" menjadi "KITA berhasil".
Mari kita ubah kata "Ini hasil SAYA" menjadi "Ini hasil KEBERSAMAAN kita".
Karena organisasi yang besar bukan dibangun oleh satu orang hebat, tapi dibangun oleh banyak orang biasa yang mau bekerja luar biasa secara bersama-sama. (*)





.jpg)
