WARTA

5/cate1/warta

PENDIDIKAN

6/cate2/pendidikan

SOSIAL

6/cate3/sosial

RELIGI

5/cate4/religi

SYIAR

5/cate5/syiar

DAERAH

5/cate5/daerah

ENTERTAINMENT

5/cate5/entertainment

Videos

3/cate6/videos

Recent post

Kisah Jadzab Kiai Utsman Al Ishaqy Saat Diangkat Mursyid



Ybia Indonesia - Kiai Hasyim Bawean menceritakan bahwa Kiai Utsman Al Ishaqy mengalami jadzab selama satu minggu setelah diangkat menjadi mursyid Thariqat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah oleh Kiai Romli pada tahun 1942. Jadzab ini terjadi setelah Kiai Romli mengusapkan tangannya di atas kepala Kiai Utsman, membuatnya jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri.


Pengalaman Jadzab

- Kiai Utsman tidak makan, tidak minum, tidak tidur, tidak buang air besar maupun kecil, dan tidak shalat selama satu minggu

- Wajah beliau cantik sekali bagaikan bulan purnama, sehingga tak seorang pun berani melihatnya

- Setelah satu minggu, Kiai Utsman berkata kepada Kiai Hasyim Bawean bahwa malam itu akan datang tamu-tamu banyak sekali


Kedatangan Tamu

- Kiai Utsman menerima tamu-tamu pada jam 20.00 kurang sepuluh menit malam

- Beliau mengucapkan "Wa'alaikumussalam, Wa'alaikumussalam" selama kurang lebih lima menit

- Nampak seakan-akan Kiai Utsman menjabat tangan orang-orang sambil menundukkan kepala


Pengangkatan sebagai Mursyid

- Kiai Utsman diangkat sebagai mursyid langsung oleh Syaikh Abdul Qodir al-Jailani RA. dan Nabiyullah Khidir AS.

- Beliau diizinkan untuk membaiat dan menerima sepucuk kertas dari Kiai Hasyim Bawean

- Kiai Romli menyatakan bahwa Kiai Utsman telah menjadi anak yang bisa menggantikan beliau 

Fatimah az-Zahra: Teladan Kesabaran dan Kedermawanan di Bulan Ramadhan



Ybia Indonesia - Fatimah az-Zahra, putri tercinta Rasulullah ﷺ, adalah contoh teladan kesabaran dan kedermawanan di bulan Ramadhan. Beliau dikenal tidak hanya karena kedekatannya dengan Nabi ﷺ, tetapi juga karena keteguhan hati dan kepeduliannya terhadap sesama.


Kesabaran Fatimah di Bulan Ramadhan

- Fatimah az-Zahra dikenal dengan kesabaran yang luar biasa, bahkan ketika keluarganya memiliki kehormatan dan status tinggi

- Beliau tidak pernah mengeluh meski lapar dan dahaga di bulan Ramadhan

- Diriwayatkan bahwa ketika Rasulullah ﷺ bertanya tentang berbuka atau sahur, Fatimah dengan lembut menjawab bahwa ia sanggup menahan lapar


Kedermawanan yang Menginspirasi

- Fatimah dikenal sangat dermawan, sering menyisihkan makanan, pakaian, atau harta untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan

- Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu untuk menolong sesama, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri

- Rasulullah ﷺ pernah bersabda: "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah, dan setiap kebaikan yang kau berikan akan kembali kepadamu, terutama di bulan Ramadhan." (HR. Tirmidzi)


Teladan Spiritual dan Keluarga

- Fatimah menjadi teladan di rumah, membantu Nabi ﷺ dan menjaga rumah tangga dengan sabar

- Beliau memperbanyak ibadah malam seperti shalat qiyam, dzikir, dan membaca Al-Qur’an

- Keteladanan ini membuat beliau menjadi contoh sempurna bagi setiap Muslimah


Pelajaran dari Fatimah az-Zahra

1. Kesabaran adalah kunci ketahanan spiritual, terutama di bulan Ramadhan

2. Kedermawanan dan berbagi menambah pahala dan mendekatkan hati kepada Allah

3. Ibadah, keluarga, dan kepedulian sosial bisa dilakukan bersamaan dengan niat yang tulus

4. Ramadhan adalah kesempatan untuk meneladani Rasulullah ﷺ dan keluarga beliau dalam kehidupan sehari-hari 

Petilasan Raden Surya Kencana: Situs Bersejarah dan Spiritual di Lereng Gunung Salak



Ybia Indonesia - Petilasan Raden Surya Kencana terletak di Kampung Ibu, Desa Gunung Bunder 2, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Situs ini merupakan tempat bersejarah yang berkaitan dengan Kerajaan Pajajaran dan memiliki aura spiritual yang kuat.


Sejarah dan Legenda

- Raden Surya Kencana, atau Eyang Surya Kencana, adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah Sunda

- Beliau adalah penerus trah dari Cikundul dan putra dari Raden Aria Wiratanudatar

- Eyang Surya Kencana dikenal sebagai raja tanpa mahkota karena mahkota Kerajaan Pajajaran telah diserahkan kepada Kerajaan Sumedang Larang


Petilasan dan Makam

- Petilasan Raden Surya Kencana dikenal juga dengan nama Keramat Mangga Tiga Gedong Ijo

- Situs ini bukan sekadar situs sejarah, tetapi dipercaya sebagai tempat moksa Eyang Surya Kencana

- Di dalam pendopo, terdapat sebuah makam panjang yang diyakini sebagai simbol keberadaan spiritual Eyang Surya Kencana


Signifikansi Spiritual

- Eyang Surya Kencana dianggap sebagai Waliyullah, seorang yang memiliki kedudukan tinggi dalam agama

- Petilasan ini dipercaya memiliki aura spiritual yang kuat dan menjadi tempat ziarah bagi masyarakat Sunda 

KH Maksum Djauhari: Sang Pendekar Pagar Nusa yang Melegenda



Ybia Indonesia - KH Maksum Djauhari, alias Gus Maksum, adalah seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang sangat berpengaruh di Indonesia. Beliau lahir di Kanigoro, Kediri pada 8 Agustus 1944 dan wafat pada 21 Desember 2003.


Biografi

- Lahir di Kanigoro, Kediri pada 8 Agustus 1944

- Cucu pendiri Ponpes Lirboyo Kediri, KH Abdul Karim

- Menempuh pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Lirboyo

- Bergabung dengan Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa (Pagarnya NU dan Bangsa)


Karier dan Kelebihan

- Menguasai banyak aliran silat dengan sempurna

- Memiliki kemampuan linuwih lainnya, seperti melempar kuda seperti melempar sandal

- Mampu melompat dan melayang dari satu tiang ke tiang lainnya

- Kebal terhadap santet dan memiliki kemampuan olah batin yang luar biasa


Pengalaman dan Kisah

- Mengalahkan puluhan pesilat sendirian dalam sebuah pertandingan silat

- Menaklukan Raja Jin yang berdiam di tubuh salah seorang yang kesurupan

- Mengobati kelakuan anak yang suka mabuk-mabukan dan pergi ke lokalisasi

- Menghancurkan konvoi massa LDII/Golkar dengan mengacungkan jari telunjuk


Warisan dan Pengaruh

- Mendirikan Pagar Nusa, sebuah organisasi pencak silat yang menjadi pagar bagi NU dan bangsa

- Menjadi inspirasi bagi banyak anak muda NU

- Meninggalkan jejak dakwah yang takkan terhapus oleh waktu 

KH Zainuddin MZ: Da'i Sejuta Umat yang Melegenda



Ybia Indonesia - KH Zainuddin MZ adalah seorang ulama dan da'i yang sangat berpengaruh di Indonesia. Beliau lahir di Jakarta pada 2 Maret 1952 dan tumbuh sebagai anak tunggal dari pasangan Turmudzi dan Zainabun. Bakat orasi yang luar biasa sudah nampak sejak ia masih sangat belia.


Biografi

- Lahir di Jakarta pada 2 Maret 1952

- Anak tunggal dari pasangan Turmudzi dan Zainabun

- Menempuh pendidikan di Madrasah Darul Ma’arif, Jakarta

- Bergabung dalam forum Ta’limul Muhadharah untuk mempelajari seni berbicara di depan publik


Karier Dakwah

- Memulai karier dakwahnya dengan rekaman kaset

- Suaranya yang khas dan kemampuan mendongeng yang inklusif membuatnya dicintai oleh masyarakat

- Julukan "Da'i Sejuta Umat" melekat secara alami karena setiap kehadirannya selalu mampu menyedot puluhan ribu massa


Pengaruh dan Warisan

- Berhasil meruntuhkan sekat-sekat formalitas agama dengan gaya tutur yang luwes

- Terlibat dalam politik praktis dan menjadi motor penggerak massa yang luar biasa

- Meninggalkan warisan ceramah-ceramahnya dalam bentuk digital yang tetap abadi


Kematian

- Meninggal pada 5 Juli 2011

- Meninggalkan jejak dakwah yang takkan terhapus oleh waktu 

Syekh Yasin Al-Fadani: Musnid ad-Dunya, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia



Ybia Indonesia - Syekh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa Al-Fadani adalah seorang ulama besar keturunan Minangkabau yang lahir di Mekkah pada 17 Juni 1915. Beliau merupakan pemegang sanad hadis dunia dan dikenal sebagai "perpustakaan berjalan" bagi jalur keilmuan Islam.


Biografi

- Lahir dari pasangan Syekh Muhammad Isa al-Fadani dan Nyai Maimunah yang berasal dari Padang, Sumatera Barat.

- Belajar di Madrasah Ash-Shaulatiyyah dan menjadi pengajar di Madrasah Darul Ulum Mekkah.

- Mendirikan Madrasah Ibtidaiyah lil Banat, lembaga pendidikan khusus perempuan pertama di Arab Saudi.


Karya Tulis

- Ad-Durrul Mandhud: Syarah Sunan Abi Dawud setebal 20 jilid.

- Al-Fawaid al-Janiyyah: Kitab kaidah fiqih yang menjadi kurikulum wajib di Fakultas Syariah Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

- 36 Kitab Falak: Membuktikan kepakarannya dalam ilmu astronomi Islam.


Pengaruh

- Beliau adalah sumber sanad utama bagi banyak ulama besar di Indonesia, seperti KH Maimun Zubair, KH Sahal Mahfudz, Abah Guru Sekumpul, dan KH Syafi'i Hadzami.

- Wafat pada 20 Juli 1990, meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi dunia Islam.


Gelar dan Penghargaan

- Musnid ad-Dunya (Pemegang Sanad Hadis Dunia)

- Suyutiyyu-Zamanihi (Imam Suyuti di zamannya) 

KH Hasan Mustapa: Ulama, Pujangga Sunda, dan Penghulu Besar



Ybia Indonesia - KH Hasan Mustapa adalah seorang ulama, pujangga Sunda, dan penghulu besar yang lahir di Cikajang, Garut pada tahun 1852. Beliau merupakan keturunan keluarga yang taat beragama dan budayawan.


Biografi

- Beliau belajar menuntut ilmu di Makkah selama sepuluh tahun dan berguru pada kyai-kyai di Indonesia.

- Menjadi pengajar di Masjidil Haram dan memiliki murid lebih dari 30 orang.

- Menjadi penghulu besar di Bandung pada tahun 1895.


Karya Tulis

- Tafsir Qur'anul Adhimi (1921-1922)

- Bab Adat-adat Urang Priangan Jeung Sunda Lianna ti Eta (1913)

- Dangding Djilid Anu Kaopat (1960)

- Aji Wiwitan Qur'an Sutji (1920)


Tafsir Qur'anul Adhimi

- Corak penafsirannya cenderung termasuk ke dalam corak tafsir bil ishari atau sufi.

- Menggunakan metode ijmali dan memilih 105 ayat yang dianggap penting untuk orang Sunda.

- Menggunakan metafor alam kesundaan dan bahasa sastra Sunda dalam menafsirkan ayat.


Warisan

- Beliau dianggap sebagai salah satu pujangga Sunda terbesar di Tatar Pasundan.

- Karyanya masih dipelajari dan menjadi referensi bagi masyarakat Sunda.

- Beliau menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan anugerah seni dan kebudayaan dari Presiden RI.