Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan

Siswa SMP Negeri 1 Kalapanunggal Bagikan Takjil Gratis untuk Buka Puasa



Sukabumi, Ybia Indonesia - Siswa-siswi SMP negeri 1 Kalapanunggal kabupaten Sukabumi, membagikan takjil gratis untuk buka puasa, kepada pengendara motor dan mobil yang melintas, di jalan raya Kalapanunggal, tepatnya di depan sekolah menengah pertama (SMP) negeri 1 Kalapanunggal, Kamis (12/3/26) pukul 17.30 WIB.

Pengendara motor, Andi, yang menerima takjil gratis tersebut, mengucapkan terima kasih kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Kalapanunggal.

"Terima kasih banyak atas takjil gratisnya. Ini sangat membantu kami yang sedang berpuasa," kata Andi.

Kegiatan ini merupakan salah satu contoh kegiatan sosial yang dilakukan oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Kalapanunggal untuk meningkatkan kesadaran sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. (La)

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, Bulan Penuh Berkah


Ybia Indonesia - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan adalah dengan berbagi dengan orang lain. Berbagi di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang besar, karena pahala yang diberikan oleh Allah SWT akan dilipatgandakan.


Keutamaan Berbagi di Bulan Ramadhan

- Mendapatkan pahala yang berlipat ganda

- Menghapus dosa-dosa

- Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan

- Menguatkan hubungan dengan Allah SWT

- Mendapatkan keberkahan dalam hidup


Cara Berbagi di Bulan Ramadhan

- Memberikan sedekah kepada fakir miskin

- Memberikan makanan berbuka puasa kepada orang lain

- Mengunjungi orang sakit dan memberikan dukungan

- Membantu orang lain yang membutuhkan

- Berdoa untuk orang lain


Tips untuk Berbagi di Bulan Ramadhan

- Mulai dari hal kecil, seperti memberikan sedekah atau membantu orang lain

- Berbagi dengan ikhlas dan tidak mengharapkan balasan

- Berdoa untuk orang lain dan meminta maaf

- Meningkatkan kesadaran untuk berbagi dengan orang lain


Doa untuk Berbagi di Bulan Ramadhan

"Allahumma inni as'aluka al-jannah wa na'imaha, wa a'udhu bika minan-nar wa 'adhabaha. Wa aj'alni min al-muhtasibin, wa aj'alni min al-mutawakkilin."

Artinya: "Ya Allah, aku meminta surga dan kenikmatannya, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan azabnya. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersyukur, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertawakkal."

Semoga kita dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan berbagi di bulan Ramadhan ini. (Red)

Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid Bagikan Bingkisan Paket Sembako kepada Jema'ah Pengajian Mingguan

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid kembali menunjukkan kepeduliannya kepada jema'ah pengajian mingguan dengan membagikan bingkisan paket sembako. Acara pembagian bingkisan ini berlangsung setelah pengajian mingguan yang rutin diadakan setiap hari Rabu siang.

Nani Utami, salah satu manajemen Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, menyatakan bahwa "Kami ingin menunjukkan kepedulian kami kepada jema'ah pengajian mingguan yang telah setia mengikuti kegiatan kami. Semoga bingkisan paket sembako ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi mereka." Rabu, (11/2/26).

Bingkisan paket sembako ini merupakan program rutin tahunan Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid menjelang bulan suci Ramadhan. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bingkisan paket sembako ini. Semoga Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid semakin maju dan dapat terus membantu masyarakat," kata salah satu jema'ah pengajian, Ibu Fatimah.

Pembagian bingkisan paket sembako ini diserahkan langsung oleh tim manajemen Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid kepada jema'ah pengajian mingguan. 

Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid Bagikan Sedekah kepada Jema'ah Pengajian di Bulan Ramadan

 



Ybia Indonesia - Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui kegiatan sedekah di bulan Ramadan. Yayasan ini membagikan sedekah kepada jema'ah pengajian di majelis pengajian lingkungan setempat, di Sukabumi Jawa Barat.


Kegiatan Sedekah

Kegiatan sedekah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid terhadap masyarakat yang membutuhkan. Sedekah yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai yang disalurkan kepada jema'ah pengajian yang hadir dalam pengajian.


Tujuan Sedekah

Tujuan dari kegiatan sedekah ini adalah untuk:

- Membantu masyarakat yang membutuhkan: Membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

- Meningkatkan kesadaran: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bersedekah dan membantu sesama.

- Menghidupkan bulan Ramadan: Menghidupkan bulan Ramadan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Jema'ah pengajian yang menerima sedekah dari Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan sedekah seperti ini dapat terus dilakukan dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan kegiatan sedekah ini, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bersedekah dan membantu sesama.

Ramadhan 1444 H, YBIA berikan santunan kepada Anak Yatim dan Dhuafa

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - Ramadan menjadi momen yang tepat untuk berbuat kebaikan dan meraih keberkahan, salah satunya dengan membantu sesama. Salah satu yang dianjurkan untuk dirangkul dan dibantu ialah anak-anak yatim.

Berbuat baik pada anak yang tak memiliki orang tua sudah mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT, meski dilakukan di hari biasa. Perbuatan baik ini pun semakin bernilai pahala tinggi saat dilakukan di bulan suci Ramadan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) pusat pendaftaran umroh dan haji khusus, di bulan Ramadhan 1444 H/2023 ini memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang ada di lingkungan sekitar.


Acara bakti sosial berupa santunan tersebut, sudah menjadi agenda rutin Yayasan dalam setiap tahunnya. Demikian dikatakan Ika Kartika salahsatu manajemen yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. Pada Rabu, (12/4/23) siang pukul 14.00 WIB - selesai.

"Alhamdulillah hari ini kami dari yayasan menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, ini merupakan agenda tahunan yayasan", ujarnya disela kegiatannya.

Tidak hanya itu. Lanjut Ika, mereka pun diberikan paket sembako yang diserahkan secara langsung pihak yayasan, penyerahan dilaksanakan di gedung serbaguna yayasan jalan Palasari Wates No.35 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa barat. (La)




Pengertian Sedekah dan Manfaatnya

 




Ybia Indonesia - Pengertian sedekah wajib diketahui umat muslim. Salah satu sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam adalah sedekah. Tak hanya berbentuk harta benda saja, melakukan sedekah bisa dengan apa pun seperti ibadah fisik non material.

Seperti menolong orang lain dengan tenaga dan pikirannya, senyum, memberi nafkah keluarga, mengajarkan ilmu, berdzikir dan lain sebagainya. Meskipun istilah sedekah sudah akrab dengan masyarakat, sayangnya tak sedikit orang masih belum benar-benar memahami pengertian sedekah dan artinya.

Selain pengertian sedekah, mengetahui manfaat sedekah juga sama pentingnya. Selain menambah pengetahuan dapat membuat hati jadi lebih mantap saat bersedekah.

Lebih jauh berikut ini informasi mengenai pengertian sedekah dan manfaatnya telah dirangkum Ybia Indonesia melalui NU Online dan berbagai sumber lainnya pada Selasa, (28/2/2023).

Pengertian Sedekah

Pengertian sedekah secara etimologi, kata sedekah berasal dari bahasa Arab ash-shadaqah. Pada awal pertumbuhan Islam, pengertian sedekah adalah dengan pemberian yang disunnahkan (sedekah sunah).

Sedangkan pengertian sedekah secara terminologi shadaqah adalah memberikan sesuatu tanpa ada tukarannya karena mengharapkan pahala dari Allah Swt.

Sedekah lebih utama apabila diberikan pada hari-hari mulia, seperti pada hari raya idul adha atau idul fitri. Juga yang paling utama apabila diberikan pada-pada tempat-tempat yang mulia, seperti di Mekkah dan Madinah.

Sedekah adalah pemberian harta kepada orang-orang fakir, orang yang membutuhkan, ataupun pihak-pihak lain yang berhak menerima sedekah, tanpa disertai imbalan. Sedekah atau yang dalam bahasa Indonesia sering dituliskan dengan sedekah memiliki makna yang lebih luas lagi dari zakat dan infak.

Manfaat Sedekah

1. Membuka Pintu Rezeki
Manfaat sedekah yang pertama adalah membuka pintu rezeki. Rasulullah bersabda dalam hadis riwayat Baihaqi, “Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.”

Diriwayatkan juga dalam hadist riwayat Muslim, “Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.”

2. Menyembuhkan Penyakit
Rasulullah SAW bersabda, “Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana”. (HR. Ath-Thabrani).

Hal ini berarti bahwa dengan melakukan sesuatu hal yang positif, seperti bersedekah, maka akan meningkatkan sistem imun (kekebalan tubuh). Sehingga tubuh lebih kuat menghadapi penyakit.

3. Penghapusan Dosa
Siapa sangka, manusia memang tidak pernah luput dari yang namanya dosa. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api”. (HR. At-Tirmidzi).

Sedekah merupakan cara mudah yang disediakan oleh Allah agar dapat mengikis perbuatan-perbuatan dosa yang telah diperbuat. Kamu tersenyum saja, sudah termasuk ke dalam bersedekah. Karena senyum merupakan salah satu sedekah termudah yang dapat kamu sebarkan dengan mengukir garis senyum di bibir.

4. Panjang Umur
Manfaat sedekah bagi kelangsungan hidup kamu adalah bisa memanjangkan umur. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri“. (HR. Thabrani).

5. Terhindar dari Marabahaya
Manfaat sedekah selanjutnya adalah sebagai penolak bala, penyubur pahala, menahan musibah, dan kejahatan serta rezeki yang dilipat gandakan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah.”

Itulah di antara manfaat sedekah sebagaimana janji Allah SWT dalam Al-Quran: “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.” (QS. Al-Baqarah: 245).

Waktu yang Dianjurkan untuk Sedekah
Setelah mengetahui, pengertian sedekah dan manfaatnya. Kenali juga waktu yang dianjurkan untuk bersedekah.

Sedekah saat Subuh

Sejatinya, sedekah dapat dilakukan kapan saja, namun beberapa ulama mengungkapkan waktu terbaik untuk bersedekah saat subuh atau sebelum matahari mulai terbit. 

Sedekah subuh dilakukan setelah salat Subuh. Sedekah subuh memiliki banyak keutamaan bagi umat muslim. Sedekah subuh dapat menghapus doa, memudahkan hajat dan dikabulkan permintaannya. 

Pada waktu bersedekah saat subuh akan ada 2 malaikat yang mendoakan amalan kita. Rasulullah bersabda:

"Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, 'Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah'. Malaikat yang satu berkata, 'Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil." (HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah).

Sedekah saat Khawatir Miskin

Dilansir dari zakat.or.id, waktu yang dianjurkan bersedekah yaitu justru dalam keadaan khawatir menjadi miskin. Dalam artian, sedekah saat sedang tertimpa musibah pencurian, PHK atau mengalami kerugian dan lain sebagainya. Dimana peristiwa tersebut membuat seseorang khawatir menjadi miskin dan kekurangan rezeki. 

”… yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.” (QS Ali Imran ayat 133-134).

Mengapa demikian? Seseorang yang bersedekah saat khawatir menjadi miskin atau sedang tertimpa musibah maka Ia percaya dan berserah diri pada Allah dalam keadaan apapun. Ia menyadari bahwa Allah memegang kendali dalam hal apapun termasuk rezeki. Ia bisa saja menjadi miskin atau kaya dalam sekejap. 


Terharu dan Bahagia, Marbot Masjid dapat Umroh Gratis dari YBIA



Sukabumi, Ybia Indonesia - Sebagai bentuk kepedulian di hari jadinya yang ke-tiga tahun, Yayasan Baitul Insan Ar-raasyid (YBIA) Penyelenggara Umrah dan Haji memberikan umrah gratis untuk sebelas Marbot yang ada di Desa Kalapanunggal, Sukabumi Jawa Barat. 

Pemberian Umrah gratis diserahkan langsung oleh Pimpinan Yayasan, Hj. Eti Sumiati pada saat milad yayasan yang ke-tiga. Sebelum penyerahan, terlebih dahulu dilakukan pengundian yang langsung disaksikan oleh Camat Jalapanunggal Arif Solihin, S. IP M. SI, Kepala Desa Kalapanunggal Dada Suhendra, Penamas KUA Yudiansyah, unsur TNI-Polri, perwakilan Dreams Tour and Travel (DTT), para Marbot, dan tamu undangan lainnya. 

Dari kesebelas Marbot, untuk tahun ini mereka yang beruntung mendapatkan Umroh Gratis adalah Ujang Yana dari kampung Limus Amis, Masjid Jami As Suha. 

Berikut ini nama-nama Marbot Masjid yang ada di wilayah Desa Kalapanunggal: 

1. Pitnawan, Kp. Nutug Masjid Jami Abu Hanifa

2. Dudin saepudin, Kp. Cisalak Masjid Jami At-Taqwa

3. Iya Suryana, Kp. Palasari Wates Masjid Jami al-huda

4. Umar, Kp. Palasari Wates Masjid Jami al Islah

5. Ujang Yana, Kp. Limus Amis Masjid Jami As suha

6. Karsih, Kp. Manglad Masjid Jami Daarul Falah

7. U. Jahrudin, Kp. Sukamantri Masjid Jami Al Mahmudiyyah

8. Said, Kp. Limus Amis Masjid Jami Al Hj. Hajibah

9. Udin Saepudin, Kp. Panyindangan Masjid Jami safinatul Mu'minin

10. Body Supriadi, Kp. Manglad Masjid Besar Nuurul Bayan

11. Herman, Kp. Nutug Masjid Jami As Sa'adah. 

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan YBIA mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu selama ini.

"Ini merupakan tahun ke-tiga milad yayasan, Mudah-mudahan keberadaan Yayasan Baitul Insan Ar-raasyid bisa bermain bagi umat, khususnya di wilayah Kalapanunggal, dan umumnya di Kabupaten Sukabumi, terima kasih untuk semuanya, dan mudah-mudahan kegiatan ini menjadi agenda tahunan, " Kata Hj. Eti Sumiati dalam keterangannya  beberapa waktu lalu, Selasa (27/12/22). 

Salah satu Marbot yang beruntung berangkat Umrah Gratis, Ujang Yana mengatakan dirinya sangat bersyukur, dan sebelumnya tidak disangka-sangka akan mendapatkan umrah gratis.

"Alhamdulillah ya Allah mungkin ini sudah menjadi rejeki saya, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua Yayasan Baitul Insan Ar-raasyid dan semoga YBIA semakin maju, sukses, dan para pengurusnya diberikan kesehatan, dan panjang umur," ujar Ujang Yana. (La)

Kepedulian dalam Islam

 

Ybia Indonesia - Islam merupakan agama yang memberikan perhatian pada keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat, antara hubungan manusia dengan Tuhan, antara hubungan manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam.


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَفَسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَ نَفَّسَ اللهُ عَنْ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَاللهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَاكَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيْهِ. (أخرجه مسلم)


“Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa melepasakan dari seorang muslim satu kesusahan dari sebagian kesusahan dunia, niscaya Allah akan melepasakan kesusahannya dari sebagian kesusahan hari kiamat, dan barangsiapa memberi kelonggaran dari orang yang susah, niscaya Allah akan memberi kelonggaran baginya di dunia dan akhirat, dan barangsiapa menutupi aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aib dia didunia dan akhirat, Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.”


Begitu juga Allah menghargai mereka yang melaksanakan amal sosial dalam konteks kepedulian sosial tersebut sebagaimana juga Alah sangat mengecam mereka yang tidak mempunyai rasa kepedulian sosial.


Di saat kondisi seperti sekarang ini, sesungguhnya sebuah ladang jihad maal menanti bagi kaum yang berada. Rasululullah bersabda: “Belum beriman seseorang itu sebelum ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”.

Berbagai sumber