Tampilkan postingan dengan label pengajian bulanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengajian bulanan. Tampilkan semua postingan

Kades Kalapanunggal Hadiri Pengajian Bulanan di YBIA

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - Menjaga lisan patut menjadi renungan agar berhati-hati dalam berbicara. Menjaga lidah bukan sebuah perkara mudah, apalagi saat dikuasai emosi dan amarah.

Demikian disampaikan oleh Syech Muhammad Al Fuli, LC. M.A., dalam tausiyahnya saat mengisi acara pengajian rutin bulanan di Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid travel umroh dan haji sekaligus digelarnya safari dakwah oleh beliau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan halaman gedung serbaguna Yayasan, jalan Palasari girang, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Syech Muhammad Al Fuli mengatakan Jika tak bisa menguasai amarah, lidah yang tak bertulang bisa mengeluarkan ucapan berupa sumpah serapah. Ucapan tersebut bisa menyakiti hati orang lain dan menjadi bumerang untuk diri kita sendiri.

"Menjaga hati sama pentingnya dengan menjaga lisan. Sebab, jika seseorang hatinya baik, maka akan keluar dari lisannya perkataan yang baik. Lisan mencerminkan kebersihan hati seseorang," kata syech Muhammad Al Fuli. Sabtu, (21/12/24).

Syech Muhammad Al Fuli merupakan ustadz muda asal Mesir, ia menetap di Indonesia sudah kurang lebih 7 (tujuh ) tahun, dan istrinya pun orang Indonesia. Dalam tausyiah yang disampaikan olehnya, cukup ringan dan mudah dicerna oleh para jemaah.

"Alhamdulillah saya di Indonesia ini sudah 7 tahun, dan istri saya pun orang Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jema'ah Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid yang sudah hadir dan Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke sini," katanya.

Acara yang diawali dengan doa', sholawat dan Marhaba tersebut dihadiri oleh kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra, pengurus harian Yayasan dan manajemen, tokoh agama setempat, sejumlah pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, dan jema'ah pengajian dari berbagai wilayah di Kalapanunggal dan sekitarnya. (La)

Pengajian YBIA, Syech Muhammad Al Fuli: "Menjaga hati sama pentingnya dengan menjaga lisan"



Sukabumi, Ybia Indonesia - Menjaga lisan patut menjadi renungan agar berhati-hati dalam berbicara. Menjaga lidah bukan sebuah perkara mudah, apalagi saat dikuasai emosi dan amarah.

Demikian disampaikan oleh Syech Muhammad Al Fuli, LC. M.A., dalam tausiyahnya saat mengisi acara pengajian rutin bulanan di Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid travel umroh dan haji sekaligus digelarnya safari dakwah oleh beliau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan halaman gedung serbaguna Yayasan, jalan Palasari girang, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Syech Muhammad Al Fuli mengatakan Jika tak bisa menguasai amarah, lidah yang tak bertulang bisa mengeluarkan ucapan berupa sumpah serapah. Ucapan tersebut bisa menyakiti hati orang lain dan menjadi bumerang untuk diri kita sendiri.



"Menjaga hati sama pentingnya dengan menjaga lisan. Sebab, jika seseorang hatinya baik, maka akan keluar dari lisannya perkataan yang baik. Lisan mencerminkan kebersihan hati seseorang," kata syech Muhammad Al Fuli. Sabtu, (21/12/24).

Syech Muhammad Al Fuli merupakan ustadz muda asal Mesir, ia menetap di Indonesia sudah kurang lebih 7 (tujuh ) tahun, dan istrinya pun orang Indonesia. Dalam tausyiah yang disampaikan olehnya, cukup ringan dan mudah dicerna oleh para jemaah.

"Alhamdulillah saya di Indonesia ini sudah 7 tahun, dan istri saya pun orang Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jema'ah Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid yang sudah hadir dan Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke sini," katanya.

Acara yang diawali dengan doa', sholawat dan Marhaba tersebut dihadiri oleh kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra, pengurus harian Yayasan dan manajemen, tokoh agama setempat, sejumlah pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, dan jema'ah pengajian dari berbagai wilayah di Kalapanunggal dan sekitarnya. (La)

Pengajian Bulanan di YBIA di hadiri Ratusan Jema'ah, ini Kata Syech Muhammad Al Fuli

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - Menjaga lisan patut menjadi renungan agar berhati-hati dalam berbicara. Menjaga lidah bukan sebuah perkara mudah, apalagi saat dikuasai emosi dan amarah.

Demikian disampaikan oleh Syech Muhammad Al Fuli, LC. M.A., dalam tausiyahnya saat mengisi acara pengajian rutin bulanan di Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid travel umroh dan haji sekaligus digelarnya safari dakwah oleh beliau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan halaman gedung serbaguna Yayasan, jalan Palasari girang, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Syech Muhammad Al Fuli mengatakan Jika tak bisa menguasai amarah, lidah yang tak bertulang bisa mengeluarkan ucapan berupa sumpah serapah. Ucapan tersebut bisa menyakiti hati orang lain dan menjadi bumerang untuk diri kita sendiri.



"Menjaga hati sama pentingnya dengan menjaga lisan. Sebab, jika seseorang hatinya baik, maka akan keluar dari lisannya perkataan yang baik. Lisan mencerminkan kebersihan hati seseorang," kata syech Muhammad Al Fuli. Sabtu, (21/12/24).

Syech Muhammad Al Fuli merupakan ustadz muda asal Mesir, ia menetap di Indonesia sudah kurang lebih 7 (tujuh ) tahun, dan istrinya pun orang Indonesia. Dalam tausyiah yang disampaikan olehnya, cukup ringan dan mudah dicerna oleh para jemaah.

"Alhamdulillah saya di Indonesia ini sudah 7 tahun, dan istri saya pun orang Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jema'ah Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid yang sudah hadir dan Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke sini," katanya.

Acara yang diawali dengan doa', sholawat dan Marhaba tersebut dihadiri oleh kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra, pengurus harian Yayasan dan manajemen, tokoh agama setempat, sejumlah pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, dan jema'ah pengajian dari berbagai wilayah di Kalapanunggal dan sekitarnya. (La)

Dihadiri Ratusan Jema'ah, Pengajian di YBIA Hadirkan Syech Muhammad Al Fuli

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - Menjaga lisan patut menjadi renungan agar berhati-hati dalam berbicara. Menjaga lidah bukan sebuah perkara mudah, apalagi saat dikuasai emosi dan amarah.

Demikian disampaikan oleh Syech Muhammad Al Fuli, LC. M.A., dalam tausiyahnya saat mengisi acara pengajian rutin bulanan di Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid travel umroh dan haji sekaligus digelarnya safari dakwah oleh beliau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan halaman gedung serbaguna Yayasan, jalan Palasari girang, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Syech Muhammad Al Fuli mengatakan Jika tak bisa menguasai amarah, lidah yang tak bertulang bisa mengeluarkan ucapan berupa sumpah serapah. Ucapan tersebut bisa menyakiti hati orang lain dan menjadi bumerang untuk diri kita sendiri.



"Menjaga hati sama pentingnya dengan menjaga lisan. Sebab, jika seseorang hatinya baik, maka akan keluar dari lisannya perkataan yang baik. Lisan mencerminkan kebersihan hati seseorang," kata syech Muhammad Al Fuli. Sabtu, (21/12/24).

Syech Muhammad Al Fuli merupakan ustadz muda asal Mesir, ia menetap di Indonesia sudah kurang lebih 7 (tujuh ) tahun, dan istrinya pun orang Indonesia. Dalam tausyiah yang disampaikan olehnya, cukup ringan dan mudah dicerna oleh para jemaah.

"Alhamdulillah saya di Indonesia ini sudah 7 tahun, dan istri saya pun orang Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jema'ah Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid yang sudah hadir dan Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke sini," katanya.

Acara yang diawali dengan doa', sholawat dan Marhaba tersebut dihadiri oleh kepala Desa Kalapanunggal Hendra Suhendra, pengurus harian Yayasan dan manajemen, tokoh agama setempat, sejumlah pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, dan jema'ah pengajian dari berbagai wilayah di Kalapanunggal dan sekitarnya. (La)

Pengajian, Bentuk Masyarakat yang Lebih Religius



Ybia Indonesia - Sebagai sebuah proses yang memiliki tujuan utama untuk membentuk masyarakat yang lebih religius, pelaksanaan pengajian bisa dilakukan oleh semua pihak yang memiliki ilmu pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang ajaran agama Islam, sehingga bisa membagi wawasan yang dimiliki untuk orang banyak. 

Foto: kegiatan pengajian bulanan Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, Minggu 14 Juli 2024.

Silaturahmi dalam Bingkai Pengajian

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - bertempat di gedung serbaguna Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) travel umroh dan haji kembali dilaksanakan pengajian rutin bulanan pada hari Minggu (9/6/24) pagi. Kegiatan tersebut diawali dengan doa' sholawat dan Marhaba yang di hadiri oleh jema'ah dan warga masyarakat dilingkungan sekitar.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.00 - 11.30 WIB itu berlangsung khidmat, dan dihadiri oleh tim manajemen Yayasan, tokoh masyarakat, sejumlah pimpinan pondok pesantren di Kalapanunggal dan sekitarnya, serta tamu undangan lainnya. (La)


YBIA Gelar Pengajian Bulanan sekaligus Halal Bihalal



Sukabumi, Ybia Indonesia - pimpinan Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) travel umroh dan haji, beserta tim manajemen menggelar halal Bihalal dengan para jemaah pengajian yang berlangsung di komplek gedung serbaguna Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, jalan Palasari Wates No.35, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Minggu, (12/5/24) pagi.

Acara tersebut sekaligus digelarnya pengajian rutin bulanan, yang dimulai pukul 08.00-11.30 WIB. Suasana tampak ramah dan akrab saat ketua Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, Hj. Eti Sumiati saling bersalaman dan saling bermaaf-maafan dengan seluruh jema'ah dan jajaran tim manajemen. Tampak hadir penasihat Yayasan, H. Achmad Syarifudin S.E, berbaur dengan ratusan jema'ah yang memadati komplek gedung serbaguna Yayasan.

"Mohon Maaf Lahir dan Batin atas segala khilaf serta keliru saya selama ini, semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita serta dilimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua," kata Hj. Eti Sumiati.

Ia mengajak momen silahturahmi dan halal bihalal menjadi sebuah momentum yang tepat untuk semakin merekatkan tali persaudaraan, menjaga kekompakan.

Halal bihalal merupakan tradisi yang mulia dan penuh makna, dilaksanakan setiap tahun setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan momen untuk saling memaafkan, bersilahturahmi dan kesatuan antar sesama khususnya umat Islam.


Ketua Yayasan, Hj. Eti Sumiati mengatakan pertemuan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi dan silahturahmi di antara jajaran pengurus Yayasan dan semua jemaah keluarga besar Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. Tujuannya untuk menjaga kerukunan dan kekompakan.

Ia berharap momen halal bihalal ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan silahturahmi di antara kita sehingga terjalin hubungan yang semakin erat dan harmoni.

“Marilah kita jadikan momen ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun dan mengembangkan Yayasan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, ketua Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid menyampaikan beberapa program umroh, dan dalam waktu dekat ini di musim haji pihaknya diberikan kepercayaan untuk memberangkatkan puluhan jema'ah haji plus.

"Ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan, dan oleh karena itu harus kita jaga kepercayaan atau amanah tersebut, dengan baik." pungkasnya. (La)

Halal Bihalal YBIA, Ketua Yayasan: "Momen untuk saling Memaafkan dan Bersilaturahmi"



Sukabumi, Ybia Indonesia - pimpinan Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) travel umroh dan haji, beserta tim manajemen menggelar halal Bihalal dengan para jemaah pengajian yang berlangsung di komplek gedung serbaguna Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, jalan Palasari Wates No.35, Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Minggu, (12/5/24) pagi.

Acara tersebut sekaligus digelarnya pengajian rutin bulanan, yang dimulai pukul 08.00-11.30 WIB. Suasana tampak ramah dan akrab saat ketua Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, Hj. Eti Sumiati saling bersalaman dan saling bermaaf-maafan dengan seluruh jema'ah dan jajaran tim manajemen. Tampak hadir penasihat Yayasan, H. Achmad Syarifudin S.E, berbaur dengan ratusan jema'ah yang memadati komplek gedung serbaguna Yayasan.

"Mohon Maaf Lahir dan Batin atas segala khilaf serta keliru saya selama ini, semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita serta dilimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua," kata Hj. Eti Sumiati.

Ia mengajak momen silahturahmi dan halal bihalal menjadi sebuah momentum yang tepat untuk semakin merekatkan tali persaudaraan, menjaga kekompakan.

Halal bihalal merupakan tradisi yang mulia dan penuh makna, dilaksanakan setiap tahun setelah merayakan Hari Raya Idul FItri. Tradisi ini merupakan momen untuk saling memaafkan, bersilahturahmi dan kesatuan antar sesama khususnya umat Islam.


Ketua Yayasan, Hj. Eti Sumiati mengatakan pertemuan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi dan silahturahmi di antara jajaran pengurus Yayasan dan semua jemaah keluarga besar Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. Tujuannya untuk menjaga kerukunan dan kekompakan.

Ia berharap momen halal bihalal ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan silahturahmi di antara kita sehingga terjalin hubungan yang semakin erat dan harmoni.

“Marilah kita jadikan momen ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun dan mengembangkan Yayasan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, ketua Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid menyampaikan beberapa program umroh, dan dalam waktu dekat ini di musim haji pihaknya diberikan kepercayaan untuk memberangkatkan puluhan jema'ah haji plus.

"Ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan, dan oleh karena itu harus kita jaga kepercayaan atau amanah tersebut, dengan baik." pungkasnya. (La)

Pengajian, Membentuk Masyarakat Lebih Religius



Ybia Indonesia - Pengajian rutin adalah kegiatan mengaji, mempelajari agama yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Pengajian berasal dari kata “kaji” yang memiliki arti pengajaran. Secara umum pengajian dapat diartikan sebagai aktivitas belajar dan menimba ilmu untuk mengetahui lebih dalam lagi seputar ajaran agama Islam. 

Sebagai sebuah proses yang memiliki tujuan utama untuk membentuk masyarakat yang lebih religius, pelaksanaan pengajian bisa dilakukan oleh semua pihak yang memiliki ilmu pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang ajaran agama Islam sehingga bisa membagi wawasan yang dimiliki untuk orang banyak. (*)

Foto: kegiatan pengajian bulanan dan halal Bihalal Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid.

Lantunan Sholawat Sambut Kedatangan Jemaah Umroh YBIA



Sukabumi, Ybia Indonesia - setelah mengikuti rangkaian ibadah umroh program selama 9 hari di tanah suci Makkah Al-Mukarramah Saudi Arabia, jema'ah umroh yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) asal Sukabumi Jawa Barat yang pada hari Minggu, (11/2/24) pagi sekira pukul 06.20 WIB tiba di Indonesia. 

Kedatangan rombongan jema'ah dipimpin langsung oleh ketua Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, Hj. Eti Sumiati yang juga sekaligus tour leader (TL) dream tour travel yang turut mendampingi mereka selama dalam melaksanakan ibadah umroh.

Pantauan awak media saat berada di lokasi, tampak terlihat ikut menjemput langsung, penasehat Yayasan, H. Achmad Syarifudin, S.E., beserta tim manajemen. Dalam kesempatan itu jug secara simbolis menyerahkan piagam/sertifikat kepada salah satu jemaah.

"Alhamdulillah tidak ada kendala, dan mendarat sesuai dengan jadwal kedatangan tidak delay," singkat H. Achmad Syarifudin S.E.


Setelah dari bandara Soekarno-Hatta Jakarta, rombongan jema'ah umroh yang jumlahnya ratusan tersebut langsung diberangkatkan ke Sukabumi tepatnya ke kantor Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid, di Palasari Wates Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat untuk mengikuti proses selanjutnya.

Setibanya di Sukabumi, rombongan jema'ah umroh langsung disambut dengan lantunan sholawat oleh para jemaah pengajian bulanan, dan keluarga mereka yang sudah menunggu sebelumnya di lokasi. "Alhamdulillah semua jemaah dalam keadaan sehat walafiat dan lancar selama dalam perjalanan pulang," kata Ika Kartika, manajemen Yayasan disela penyambutan. (La)

Awali tahun 2024, YBIA Kembali Gelar Pengajian Bulanan



Sukabumi, Ybia Indonesia - mengawali tahun baru 2024, Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) travel umroh dan haji kembali mengadakan agenda rutin nya yaitu, pengajian bulanan yang dipusatkan di kompleks gedung serbaguna Yayasan, jalan Palasari Wates No.35 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Minggu, (14/1/24) Pukul 08.00-11.30 WIB. Pengajian yang Dihadiri ratusan jema'ah  dari berbagai wilayah tersebut tersebut menghadirkan penceramah KH. Nurdin Abdul Munir.

Acara yang diawali dengan doa' sholawat dan marhaba tersebut berlangsung khidmat, tampak hadir ditengah-tengah jema'ah, ketua Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid Hj. Eti Sumiati, penasehat yayasan H. Achmad Syarifudin S.E., tim manajemen, para ustadz dan ustadzah, para Jema'ah, serta sejumlah tokoh dilingkungan setempat.

Ketua yayasan Hj. Eti Sumiati mengucapkan terima kasih kepada semua jemaah yang hadir dan menyempatkan waktunya untuk mengikuti kegiatan pengajian rutin bulanan di Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. "Alhamdulillah wa syukuri lah hari ini kita kembali mengikuti kegiatan rutin pengajian bulanan di tahun yang baru ini, mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran," kata Hj. Eti Sumiati dihadapan jema'ah.


Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan beberapa informasi dan program umroh terbarunya di tahun 2024. "Di tahun 2024 ini Alhamdulillah ada banyak program umroh yang akan di launching, dengan harga yang sangat hemat dan InsyaAllah terjangkau, itu semua tentunya tetap mengedepankan pelayanan terbaik dari kami (Yayasan)," ujarnya.

Tidak hanya itu, ketua yayasan yang dikenal ramah dan santun tersebut meminta doanya kepada semua jema'ah yang hadir, InsyaAllah di bulan Februari tanggal 3 nanti akan kembali memimpin rombongan calon Jema'ah umroh dari tiga wilayah, diantaranya; depok, Bogor, dan Sukabumi untuk melaksanakan ibadah ke tanah suci. 

"Saya minta doanya, InsyaAllah saya kembali diberikan kepercayaan untuk memimpin rombongan jema'ah di bulan Februari, tentunya ini merupakan amanah yang diberikan. Untuk itu saya minta doanya dari ibu bapak semua para jemaah yang hadir di pengajian ini, mudah-mudahan pada saatnya nanti diberikan kesehatan dan kelancaran selama dalam melaksanakan ibadah," pungkasnya. (La)

Ratusan Jema'ah Hadiri Pengajian Bulanan dan Milad Ke-4 YBIA

 


Sukabumi, Ybia Indonesia - Bersyukur merupakan sebuah bentuk ungkapan batin yang harus dimiliki oleh seluruh umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam Islam, pengertian bersyukur adalah dekat dengan ibadah kepada Allah. Mulai terus memuji asma Allah Swt. mengingat-ingat nikmat-Nya, hingga senantiasa bersujud kepada-Nya.

Demikian disampaikan Ustadz, Ahmad Kurdi dalam Tausiyahnya dihadapan ratusan jemaah pengajian bulanan Yayasan baitul insan Ar-raasyid (YBIA) travel umroh dan haji, jalan Palasari Wates No. 35, desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Minggu, (10/12/23) siang. 

Menurutnya, menerapkan diri sendiri untuk bisa selalu bersyukur tidak mudah. Tak hanya secara lisan, melainkan juga hati yang tulus serta ikhlas. "Dengan bersyukur kita menjadi bahagia karena mudah merasa senang oleh apa pun yang terjadi, walaupun dengan hal sederhana," Kata Ustadz, Ahmad Kurdi. 

Ustadz Ahmad Kurdi juga menegaskan bahwa silaturahmi merupakan salah satu ibadah yang sangat mulia, mudah, dan membawa berkah. Kaum muslimin sudah semestinya tidak melalaikan dalam melaksanakan ibadah ini. 

"Seperti yang sedang kita laksanakan pada hari ini di yayasan baitul insan Ar-raasyid, silahturahmi langsung bisa saling mengenal satu sama lain, yang sebelumnya kita tidak pernah bertatap muka. Alhamdulillah dengan adanya pengajian di yayasan baitul insan Ar-raasyid travel umroh dan haji ini kita semua bisa bersilaturahmi," Katanya. 

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan do'a, dzikir, lantunan sholawat, dan pembacaan ayat Suci Alquran oleh ustadz Saeful Anwar, serta tausyiah. Acara berlangsung khidmat itu juga sekaligus tasyakuran milad Yayasan baitul insan Ar-raasyid yang ke-4 yang mengusung tema: "umroh pasti bersama kami".

"Silaturahmi adalah ibadah yang paling indah dan berhubungan dengan sesama manusia," Ujarnya. 

Sementara itu, di hari jadinya yang ke-4 Yayasan baitul insan Ar-raasyid ketua Yayasan, Hj. Eti Sumiati mengucapkan Terima kasih kepada tim manajemen, dan semua jemaah yang sudah berkenan menghadiri kegiatan pengajian bulanan yang juga sekaligus Milad Yayasan. 

"Alhamdulillah tidak terasa Yayasan baitul insan Ar-raasyid genap berusia 4 (empat) tahun, perasaan baru tahun kemarin kita merayakannya. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan, umur yang panjang dan dimudahkan dalam segala rencana," Ucap Hj. Eti Sumiati. 

Ketua Yayasan baitul insan Ar-raasyid Hj. Eti Sumiati, diminta untuk memotong kue ulang tahun yang sudah disediakan untuk kemudian diserahkan kepada pembina yayasan, H. Achmad Syarifudin S.E. dan selanjutnya dibagikan kepada koordinator wilayah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur nikmat yang telah Allah SWT berikan dan ucapan Terima kasih. 

Tampak hadir, semua jajaran pengurus dan manajemen Yayasan baitul insan Ar-raasyid, sejumlah pimpinan Pondok pesantren, para ustadz/ustadzah, koordinator wilayah, dan jemaah dari berbagai wilayah di kabupaten Sukabumi. 

Dalam kesempatan itu juga, Hj. Eti Sumiati ketua Yayasan yang dikenal ramah dan santun tersebut menyampaikan beberapa informasi dan program umroh terbarunya. Salah satunya, umroh untuk Hafidz quran, marbot masjid, asisten rumah tangga, dan saudara yang kurang mampu. 

"Ini merupakan program Yayasan baitul insan Ar-raasyid (YBIA) yang berkolaborasi dengan Dreams Toure and Travel (DTT) Indonesia, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," Pungkasnya. (La)

Pengajian Bulanan Sekaligus Milad YBIA Ke-4 Berlangsung Khidmat



Sukabumi, Ybia Indonesia - Bersyukur merupakan sebuah bentuk ungkapan batin yang harus dimiliki oleh seluruh umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam Islam, pengertian bersyukur adalah dekat dengan ibadah kepada Allah. Mulai terus memuji asma Allah Swt. mengingat-ingat nikmat-Nya, hingga senantiasa bersujud kepada-Nya.

Demikian disampaikan Ustadz, Ahmad Kurdi dalam Tausiyahnya dihadapan ratusan jemaah pengajian bulanan Yayasan baitul insan Ar-raasyid (YBIA) travel umroh dan haji, jalan Palasari Wates No. 35, desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Minggu, (10/12/23) siang. 

Menurutnya, menerapkan diri sendiri untuk bisa selalu bersyukur tidak mudah. Tak hanya secara lisan, melainkan juga hati yang tulus serta ikhlas. "Dengan bersyukur kita menjadi bahagia karena mudah merasa senang oleh apa pun yang terjadi, walaupun dengan hal sederhana," Kata Ustadz, Ahmad Kurdi. 

Ustadz Ahmad Kurdi juga menegaskan bahwa silaturahmi merupakan salah satu ibadah yang sangat mulia, mudah, dan membawa berkah. Kaum muslimin sudah semestinya tidak melalaikan dalam melaksanakan ibadah ini. 


"Seperti yang sedang kita laksanakan pada hari ini di yayasan baitul insan Ar-raasyid, silahturahmi langsung bisa saling mengenal satu sama lain, yang sebelumnya kita tidak pernah bertatap muka. Alhamdulillah dengan adanya pengajian di yayasan baitul insan Ar-raasyid travel umroh dan haji ini kita semua bisa bersilaturahmi," Katanya. 

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan do'a, dzikir, lantunan sholawat, dan pembacaan ayat Suci Alquran oleh ustadz Saeful Anwar, serta tausyiah. Acara berlangsung khidmat itu juga sekaligus tasyakuran milad Yayasan baitul insan Ar-raasyid yang ke-4 yang mengusung tema: "umroh pasti bersama kami".

"Silaturahmi adalah ibadah yang paling indah dan berhubungan dengan sesama manusia," Ujarnya. 

Sementara itu, di hari jadinya yang ke-4 Yayasan baitul insan Ar-raasyid ketua Yayasan, Hj. Eti Sumiati mengucapkan Terima kasih kepada tim manajemen, dan semua jemaah yang sudah berkenan menghadiri kegiatan pengajian bulanan yang juga sekaligus Milad Yayasan. 



"Alhamdulillah tidak terasa Yayasan baitul insan Ar-raasyid genap berusia 4 (empat) tahun, perasaan baru tahun kemarin kita merayakannya. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan, umur yang panjang dan dimudahkan dalam segala rencana," Ucap Hj. Eti Sumiati. 

Ketua Yayasan baitul insan Ar-raasyid Hj. Eti Sumiati, diminta untuk memotong kue ulang tahun yang sudah disediakan untuk kemudian diserahkan kepada pembina yayasan, H. Achmad Syarifudin S.E. dan selanjutnya dibagikan kepada koordinator wilayah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur nikmat yang telah Allah SWT berikan dan ucapan Terima kasih. 

Tampak hadir, semua jajaran pengurus dan manajemen Yayasan baitul insan Ar-raasyid, sejumlah pimpinan Pondok pesantren, para ustadz/ustadzah, koordinator wilayah, dan jemaah dari berbagai wilayah di kabupaten Sukabumi. 

Dalam kesempatan itu juga, Hj. Eti Sumiati ketua Yayasan yang dikenal ramah dan santun tersebut menyampaikan beberapa informasi dan program umroh terbarunya. Salah satunya, umroh untuk Hafidz quran, marbot masjid, asisten rumah tangga, dan saudara yang kurang mampu. 

"Ini merupakan program Yayasan baitul insan Ar-raasyid (YBIA) yang berkolaborasi dengan Dreams Toure and Travel (DTT) Indonesia, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," Pungkasnya. (La)

Khidmat, Pengajian Bulanan di YBIA Dihadiri Ratusan Jemaah


Sukabumi, Ybia Indonesia - Nabi Muhammad Saw merupakan panutan bagi umat Islam. Dalam surat al-Ahzab ayat 21 menjelaskan secara garis besar bahwa Nabi Muhammad Saw merupakan teladan bagi manusia dalam segala hal. Akan tetapi, keteladanan itu berlaku bagi orang yang hanya mengharapkan rahmat dari Allah.

Merayakan maulid nabi bisa dikatakan menjadi salah satu cara untuk kita bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat yang dilimpahkan-Nya. Keutamaan maulid nabi salah-satunya, ungkapan rasa syukur atas rahmat dan karunia dari Allah. 

Hal ini diungkapkan pada surat Yunus ayat 58, Allah memerintahkan agar kita bergembira dan bersyukur atas nikmat yang kita terima, salah satunya yaitu dapat menikmati agama Islam yang telah diperjuangkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Demikian disampaikan KH. Nurdin Abdul Munir dalam tausiyahnya di acara maulid nabi Muhammad Saw 1445 H/2023 di yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) travel umroh dan haji, jalan Palasari Wates No.35 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Minggu, (8/10/23) pukul 08.00-11.30 WIB. Acara diawali dengan doa', pembacaan ayat suci Al Quran, dzikir dan sholawat oleh ustadz Dadang, pimpinan majelis dzikir riyadoh.

Peringatan maulid nabi Muhammad Saw 1445 Hijriyah tersebut, sekaligus kegiatan pengajian rutin bulanan. Rangkaian acara berlangsung khidmat, dihadiri langsung oleh ketua yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) Hj. Eti Sumiati, pembina yayasan H. Achmad Syarifudin S.E, manajemen yayasan, para pimpinan pondok pesantren, pimpinan majelis ta'lim, para ustadz, ustadzah, dan ratusan jemaah lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) Hj. Eti Sumiati mengungkapkan rasa syukur atas semua yang diberikan Allah SWT, dan ucapan terima kasihnya kepada semua jemaah yang telah menghadiri acara, dan tidak pernah absen untuk mengikuti pengajian bulanan di yayasan. 

"Alhamdulillah hari ini pengajian rutin bulanan di yayasan Baitul insan Ar-Raasyid sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad Saw 1445 Hijriyah," kata Hj. Eti Sumiati.

Untuk diketahui, yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) pusat pendaftaran umroh dan haji yang berlokasi di Kalapanunggal ini merupakan travel umroh yang mendapat kepercayaan penuh dari warga masyarakat, khususnya di wilayah Kalapanunggal, umumnya di Sukabumi Jawa Barat. Tidak sedikit alumni jemaahnya berangkat melalui yayasan Baitul insan Ar-Raasyid yang berslogan kan; "Lillah amanah berkah".

"Mohon doanya juga dari ibu bapak semua untuk keberangkatan jema'ah di bulan Oktober nanti, dan setiap program umroh Ybia lainnya akan selalu disampaikan kepada jemaah semuanya, mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan, dan tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada semua tim manajemen, ustadz dan ustadzah, kordinator di wilayahnya masing-masing," katanya.

Penampilan grup kasidah Nurul falah dari Kalapanunggal turut mewarnai acara, dengan membawakan beberapa buah tembang religi, menutup rangkaian acara pembacaan doa' oleh KH. Abdurrohman dari pinang Gading Cikidang. (La)

Pengajian Bulanan di YBIA Sekaligus Peringati HUT Ke-78 RI

 



Sukabumi, Ybia Indonesia - nuansa merah putih mewarnai pakaian yang dikenakan oleh ratusan jemaah yang mengikuti pengajian bulanan di yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) jalan Palasari Wates No.35 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Minggu, (10/9/23) pukul 08.00 WIB - selesai.

Pengajian rutin yang digelar setiap Minggu ke-dua tersebut sekaligus memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 78, acara yang dipusatkan di kompleks yayasan itu dihadiri oleh ratusan jemaah dari berbagai wilayah di Kalapanunggal dan sekitarnya.

Acara dimulai dengan pembacaan doa' dan sholawat yang dipimpin langsung oleh ustadz Dadang Saepuloh, dan para ustadz yang hadir mengikuti pengajian. Tampak hadir, ketua yayasan Baitul insan Ar-Raasyid Hj. Eti Sumiati, pembina yayasan, H. Achmad Syarifudin S.E, manajemen yayasan, sejumlah pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, para ustadz, ustadzah, dan warga masyarakat Kalapanunggal.

Dalam sambutannya, pembina yayasan H. Achmad Syarifudin S.E mengucapkan terima kasih kepada semua jemaah yang hadir, dan sudah meluangkan waktunya untuk kembali menghadiri pengajian bulanan yang biasa rutin diadakan setiap Minggu ke-dua.

"Terima kasih kepada ibu dan bapak semua yang hadir di acara pengajian bulanan ini, ketua yayasan, manajemen yayasan, para ustadz dan ustadzah, dan tanpa terkecuali semua yang hadir," kata H. Achmad Syarifudin S.E.


Dikesempatan yang berbahagia ini, lanjutnya, mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan, dan kemudahan dalam segala hal. Hari ini, ada yang sedikit berbeda dari pengajian sebelumnya karena sekaligus memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78.

"Meskipun sudah terlewat, tapi tidak ada salahnya hari ini kita bersama-sama merayakannya. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, lebih dan kurangnya mohon dimaafkan," katanya.

Sementara itu, ketua yayasan Baitul insan Ar-Raasyid Hj. Eti Sumiati mengucapkan terima kasih kepada semuanya, khususnya tim manajemen yang selama ini sudah membantunya dalam membesarkan yayasan Baitul insan Ar-Raasyid ini. 

"Tanpa Mereka (tim manajemen), saya dan yayasan ini mungkin tidak ada apa-apanya, semua berkat kerjasama yang baik, dari para leader, ibu dan bapak semuanya," ujar Hj. Eti Sumiati.

Menutup rangkaian acara, panitia penyelenggara (Panpel) mengadakan berbagai perlombaan. Seperti; lomba tarik tambang, reli bakiak, tenis meja, makan kerupuk, dan perlombaan lainnya yang semakin menambah semaraknya acara. (La)





Ustadzah Solihat Isi Kegiatan Pengajian Bulanan YBIA



Sukabumi, Ybia Indonesia - kegiatan pengajian bulanan yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) menghadirkan penceramah ustadzah Hj. Solihat. Kompleks gedung serbaguna yayasan Baitul insan Ar-Raasyid jalan Palasari Wates No.35 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Minggu, (13//8/23) pukul 08.00-11.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut hadir dan mengikuti jalannya pengajian, pimpinan pondok pesantren, para ustadz, ustadzah, tim manajemen, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (La)

Pengajian Bulanan YBIA, Ratusan Calon Jama'ah Umroh gelar Doa Bersama



Sukabumi, Ybia Indonesia - menjelang keberangkatan, calon jama'ah umroh yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) asal Sukabumi Jawa Barat menggelar doa' bersama di acara pengajian bulanan pada Minggu, (9/7/23) pukul 08.00-11.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun Ybia Indonesia, tidak kurang dari puluhan calon jama'ah umroh tersebut akan berangkat pada tanggal 6 Agustus 2023. 

"Mohon doanya, InsyaAllah yayasan Baitul insan Ar-Raasyid akan kembali memberangkatkan puluhan jama'ah di bulan Agustus. Mudah-mudahan pada waktunya nanti semua jamaah diberikan kesehatan, keselamatan dan dilancarkan", singkat Ela manajemen yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. (La/red)

Dipusatkan di Kompleks YBIA, Pengajian Bulanan Berlangsung Khidmat dan Tertib



Sukabumi, Ybia Indonesia - dipusatkan di kompleks yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA) travel umroh dan haji, jalan Palasari Wates No.35 Desa Kalapanunggal, kecamatan Kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Mengawali bulan Juli 2023 ini, Minggu (9/7/) ratusan jama'ah seperti  biasa mengikuti kegiatan pengajian bulanan. 

Kegiatan Pengajian rutin yang diadakan setiap Minggu ke-dua tersebut dihadiri oleh para ustadz/ustadzah, pimpinan pondok pesantren di wilayah Kalapanunggal dan sekitarnya, serta sejumlah tokoh dilingkungan setempat. 


Berdasarkan informasi dari pihak penyelenggara yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (YBIA), pengajian kali ini akan diisi oleh KH. Abdurahman dari pinang Gading Cikidang. 

"Alhamdulillah pengajian berjalan seperti biasa, berlangsung khidmat dan tertib yang hadir ratusan jama'ah dari berbagai majlis baik di lingkungan sekitar, dan diluar Kalapanunggal. InsyaAllah yang ngisi ustadz Abdurrahman dari pinang Gading", ujar Ela Nurlaela manajemen yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. (La/red)