Ybia Indonesia - Pemandangan paling haru sebelum bus jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid berangkat adalah saat keluarga ikut mengantarkan.
Ada istri yang mengantarkan suami, suami yang mengantarkan istri, anak-anak yang memeluk erat orang tuanya, dan orang tua yang melepas anaknya dengan doa. Di halaman keberangkatan, semua berkumpul, berpelukan, saling mendoakan dan saling menguatkan.
Bagi keluarga yang mengantar, melepas anggota keluarga untuk beribadah ke Tanah Suci adalah kebanggaan sekaligus ujian rindu. Mereka titipkan doa, agar semua hajat dikabulkan, agar perjalanan selamat, dan agar pulang dengan predikat umroh yang mabrur.
Bagi jemaah yang berangkat, antar keluarga adalah bekal kekuatan yang paling indah. Pelukan dan doa dari orang-orang tercinta menjadi penguat langkah menuju Baitullah. Walau raga berpisah sementara, doa akan selalu menyatukan.
Terima kasih kepada seluruh keluarga jemaah yang telah hadir, yang telah ikhlas melepas. Semoga setiap doa yang dipanjatkan dari rumah menjadi sebab kelancaran ibadah para Tamu Allah.

Tidak ada komentar
Posting Komentar