Kisah Kematian Abu Lahab: Pembalasan Nyata atas Kesombongan dan Permusuhan

Tidak ada komentar


Ybia Indonesia - Abu Lahab adalah musuh bebuyutan Nabi Muhammad SAW, dan kisah kematiannya adalah salah satu peristiwa yang sering diambil hikmahnya dalam sejarah Islam sebagai bentuk pembalasan nyata atas kesombongan dan permusuhan yang melampaui batas.


Detik-Detik Menuju Kehancuran: Kekalahan di Perang Badar

Abu Lahab tidak ikut terjun langsung dalam Perang Badar, tetapi ia menyewa seseorang bernama Al-Ash bin Hisyam untuk menggantikan posisinya di medan perang. Saat pasukan Quraisy kembali ke Mekah dengan kekalahan telak, Abu Lahab sedang duduk di sebuah tenda dekat sumur Zamzam.


Penyakit Al-Adasah yang Menghinakan

Luka di kepala Abu Lahab memburuk dan ia terserang penyakit kulit ganas yang dikenal sebagai al-Adasah. Kondisi Abu Lahab menjadi sangat mengerikan: ditinggalkan keluarga, tidak ada yang berani menyentuhnya, dan akhirnya meninggal dalam kesendirian.


Pemakaman yang Tragis

Jasad Abu Lahab dibiarkan tergeletak di rumahnya selama dua hingga tiga hari tanpa ada yang berani menyentuhnya. Orang-orang akhirnya menyewa beberapa orang untuk menggali lubang di luar kota Mekah dan menguburkan jasadnya dengan cara yang tidak terhormat.


Sumber Referensi Sejarah:

- Sirah Nabawiyyah karya Ibnu Hisyam

- Ar-Rahiq Al-Makhtum (The Sealed Nectar) karya Syaikh Safiyurrahman Al-Mubarakfuri

- Tafsir Al-Qurthubi & Tafsir Ibnu Katsir

- Tarikh Al-Rusul wa Al-Muluk karya Imam At-Thabari 

Tidak ada komentar

Posting Komentar