Ybia Indonesia - Sultan Abdul Hamid I, salah satu pemimpin Utsmaniyah, wafat dalam duka mendalam setelah membaca laporan rinci mengenai jatuhnya kota Islam Owazai, yang terletak di Ukraina, pada tahun 1789 M. Kota ini jatuh ke tangan Rusia, dan pembantaian terhadap umat Muslim di sana membuat Sultan mengalami cidera otak karena tidak sanggup menanggung berita tersebut.
Sebelum wafatnya, Sultan Abdul Hamid I berkata: "Allah lah yang tahu betapa sedihnya saya mendengar laporan tentang jatuhnya Owazai. Jatuhnya begitu banyak pria, wanita, dan anak-anak Muslim ke tangan orang-orang kafir memenuhi hati saya dengan duka dan kesedihan. Ya Allah, Engkaulah Raja segala raja. Satu-satunya harapan dan doa saya adalah agar sebelum wafat, Engkau akan memperlihatkan kepadaku kembalinya tanah-tanah ini ke tangan kaum Muslimin."
Kondisi Sultan Abdul Hamid I saat wafat menunjukkan sifat, tabiat, kemanusiaan, dan rasa tanggung jawab beliau. Beliau adalah seorang yang lembut, sopan, welas asih, antusias, dan seorang reformis yang moderat. Beliau sangat peduli dengan nasib umat Muslim dan berusaha untuk melindungi mereka dari ancaman luar.
Sultan Abdul Hamid I adalah contoh pemimpin yang baik, yang selalu memikirkan kepentingan umatnya dan berusaha untuk melindungi mereka. Semoga kita semua dapat menelusuri jejak beliau dan menjadi pemimpin yang baik seperti beliau.
Sumber: Sejarah Negara Utsmaniyah - Yilmaz Oztuna, hlm. 643
.jpg)
Tidak ada komentar
Posting Komentar