Ybia Indonesia - Amerika Serikat dan Israel, yang dikenal sebagai "Raja Teroris" dan "Raja Setan", kini menghadapi mimpi buruk akibat kesalahan perhitungan mereka sendiri. Mereka berharap bisa menggantikan Ayatollah Ali Khamenei dengan boneka pro-Barat, tapi skenario itu meleset total.
Kena Mental
Iran bangkit lebih garang di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei, putra sulung Ali Khamenei, yang telah melatih pasukan Quds Force selama 20 tahun. Rudal hipersonik Iran Fateh-110 dan Khorramshahr-4 menghujam pangkalan militer AS di Teluk Persia, menyebabkan kerugian besar.
Kerugian Besar
- 60% fasilitas di Bahrain, Qatar, UAE hancur
- Al Udeid Air Base kehilangan 40 jet F-35
- Bandar Abbas Port lumpuh total
- Lebih dari 2.500 tentara AS tewas atau luka
- Kerugian ekonomi capai $500 miliar
Iran hanya mengalami 12% korban sipil, berkat pertahanan udara S-400 Rusia dan drone Shahed-136 yang presisi.
Respons Iran
Mojtaba Khamenei menyatakan, "Kami tak gentar pada setan Zionis dan tuannya!" Angkatan darat Amerika tak berani mendarat, karena tentara darat Iran siap menyambutnya.
Kesimpulan
Blunder Amerika dan Israel di Iran menunjukkan bahwa mereka salah perhitungan. Iran bukan Irak 2003, tapi kekaisaran strategis dengan 1 juta milisi Hizbullah-Houthis yang siap jihad global.
.jpg)
Tidak ada komentar
Posting Komentar