Umroh Bukan Untuk Orang Mampu, Tapi Mampu Untuk Orang Yang Mau

Tidak ada komentar

 


Ybia Indonesia - Banyak orang berkata, "Nanti saja umrohnya kalau sudah mampu."

Padahal Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi Allah memampukan orang yang terpanggil.

Lihatlah di Tanah Suci. Siapa yang ada di sana? Bukan hanya pengusaha kaya. Ada tukang becak yang menabung 10 tahun, ada penjual gorengan yang menyisihkan 5 ribu per hari, ada petani yang menjual hasil panennya sedikit demi sedikit.

Mereka bukan orang mampu. Tapi mereka MAU.

Mau memantaskan diri di hadapan Allah.

Mau berjuang mengetuk pintu Baitullah.

Mau menyisihkan rezeki, bukan menyisakan.

Umroh bukan soal nominal di rekening, tapi soal seberapa besar kerinduan di hati.

Jika hari ini Anda masih berkata "belum mampu", ganti dengan doa:

"Ya Allah, mampukan aku untuk menjadi tamu-Mu."

Karena ketika Allah sudah berkata "Kun", maka tidak ada yang tidak mungkin. Allah yang akan mencukupkan biayanya, Allah yang akan melapangkan waktunya, Allah yang akan memanggil namamu di depan Ka'bah.

Jangan tunggu kaya untuk berangkat. Berangkatlah, maka Allah akan kayakan hatimu.

Semoga tahun ini, giliran Anda yang Allah panggil.


Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid

Pusat Pendaftaran Umroh & Haji | Travel Amanah, Terbaik dan Terpercaya

Lillah Amanah Berkah



Tidak ada komentar

Posting Komentar