Ybia Indonesia - Sebelum keberangkatan, jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid selalu mendapatkan tausyiah dan pembekalan dari ustadz pembimbing. Ini menjadi momen penting untuk menguatkan niat dan meluruskan hati sebelum menjadi Tamu Allah.
Dalam tausyiahnya, ustadz mengingatkan bahwa umroh bukan sekadar perjalanan wisata religi, tapi ibadah yang membutuhkan keikhlasan. Luruskan niat hanya karena Allah SWT, bukan karena ingin dipuji atau sekadar ikut-ikutan. Dengan niat yang benar, setiap langkah, lelah, dan air mata selama di Tanah Suci akan bernilai ibadah.
Ustadz juga berpesan agar jemaah menjaga adab selama di Tanah Suci, memperbanyak sabar, menjaga lisan dari keluh kesah, serta memperbanyak dzikir, doa dan istighfar. Karena di tempat mustajab, setiap doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan Allah.
Selain itu, tausyiah juga berisi motivasi agar sepulang umroh, jemaah tidak kembali menjadi pribadi yang sama, tapi menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih peduli kepada sesama. Itulah tanda umroh yang mabrur.
Dengan adanya tausyiah ini, jemaah diharapkan berangkat dengan bekal ilmu, bekal hati, dan bekal iman yang kuat. Semoga Allah mudahkan langkah kita semua menuju Baitullah. Aamiin.

Tidak ada komentar
Posting Komentar