Ybia Indonesia - Kisah ini menceritakan tentang bagaimana Sukarno, pemimpin Indonesia, mempengaruhi Ali Khamenei, pemimpin spiritual Iran, ketika Khamenei masih muda dan dipenjara oleh regime Shah Reza Pahlevi.
Khamenei Muda dan Sukarno
Khamenei muda dipenjara bersama seorang aktivis komunis yang tidak diberi makan. Khamenei memberikan makanannya kepada aktivis komunis itu, dan setelah itu, mereka berbicara tentang Sukarno. Khamenei menjelaskan bahwa Sukarno adalah seorang pejuang anti-imperialisme yang ingin menyatukan kekuatan Asia-Afrika melalui Konferensi Bandung 1955.
Pengaruh Sukarno
Khamenei menjelaskan bahwa Sukarno menyatukan kekuatan anti-imperialisme bukan berdasarkan persamaan ras, suku, etnik, agama, atau ideologi, tetapi karena kebutuhan dan aspirasi yang sama untuk merdeka dari penindasan. Aktivis komunis itu menjadi lebih tenang setelah mendengar tentang Sukarno, dan Khamenei menyarankan dia untuk istirahat.
Hormat kepada Sukarno
Kisah ini menunjukkan bahwa Sukarno memiliki pengaruh yang besar terhadap Khamenei, dan bahwa persahabatan mereka melampaui batas ideologi dan agama. Ketika Khamenei wafat, Megawati Sukarnoputri, anak Sukarno, mengucapkan belasungkawa dan memberi hormat setinggi-tingginya kepada Khamenei.
.jpg)
Tidak ada komentar
Posting Komentar