Kisah Kiai Sufyan dan Keutamaan Puasa

Tidak ada komentar


Ybia Indonesia - K. HR Muhammad Kholil As'ad bercerita tentang Kiai Sufyan yang memiliki kebiasaan unik ketika tidak enak badan (sakit). Beliau langsung berpuasa selama 3 hari dan hanya berbuka dengan Pace (buah pace).

Ada yang bertanya kepada Kiai Sufyan, "Kiai, mengapa ajunan (kalau) tidak enak badan berpuasa?"

Kiai Sufyan menjawab, "Karena dawuh (sabda) Nabi, 'sumu tasehhah' (berpuasalah kamu karena puasa menyehatkan)."

Lalu, ada yang bertanya lagi, "Kiai, mengapa buka puasa hanya dengan Pace?"

Kiai Sufyan menjawab, "Karena Pace adalah peninggalan para Sunan Walisongo. Setiap Sunan pasti ada Pace sebagai buka puasanya."

Kiai Sufyan tidak berpuasa karena hasiat yang ada pada Pace, tetapi karena peninggalan para Walisongo. Beliau memiliki sambungan yang kuat dengan Rasulullah dan para Walisongo, sehingga beliau mengikuti jejak mereka.

Pesan moral dari kisah ini adalah pentingnya memiliki sambungan yang kuat dengan Rasulullah dan para ulama, serta mengikuti jejak mereka dalam beribadah dan beramal.

Semoga bermanfaat bagi kita semua! 

Tidak ada komentar

Posting Komentar