Tadarus Zaman Dulu: Suasana Syahdu di Bulan Ramadhan

Tidak ada komentar


Ybia Indonesia - Vibes mengaji tadarus zaman dulu terasa syahdu dan penuh kebersamaan, apalagi saat bulan Ramadhan. Biasanya setelah salat Tarawih, anak-anak sampai orang tua tetap tinggal di masjid atau mushola untuk tadarus.


Ciri Khas Tadarus Zaman Dulu:

- Duduk melingkar di lantai beralaskan tikar

- Bacaan Al-Qur’an bergantian, satu orang satu halaman

- Penerangan lampu neon redup atau bahkan lampu minyak

- Angin malam masuk dari jendela masjid yang terbuka

- Ada yang mengoreksi bacaan dengan lembut kalau salah

Di masjid-masjid tua seperti Masjid Besar At-Taqwa Cilamaya, tradisi ini begitu terasa. Anak-anak yang mulai mengantuk tetap bertahan demi menyelesaikan satu juz. Suasana ramai dan hangat membuat mereka tetap semangat. 

Tidak ada komentar

Posting Komentar