Syekh Panjalu: Tokoh Penyebar Islam di Tatar Pasundan

Tidak ada komentar


Ybia Indonesia - Syekh Panjalu, yang juga dikenal sebagai Prabu Hariang Kancana atau Mbah Panjalu, adalah tokoh penyebar Islam terkemuka di Tatar Pasundan, khususnya di wilayah Panjalu, Ciamis. Makamnya terletak di pulau Nusa Gede di tengah Situ Lengkong, Panjalu, menjadi situs ziarah populer.


Identitas dan Asal-Usul

Syekh Panjalu atau Prabu Hariang Kancana diyakini sebagai putra dari Prabu Sanghyang Borosngora. Prabu Sanghyang Borosngora sendiri adalah raja pertama Panjalu yang memeluk agama Islam setelah berguru ke Tanah Arab, khususnya kepada Sayyidina Ali r.a..


Peran Penyebaran Islam

Syekh Panjalu berperan penting dalam menyebarkan Islam di wilayah Tatar Pasundan. Ia dikenal sebagai tokoh yang bijaksana dan memiliki ilmu kerahayuan.


Makam Keramat

Makam Syekh Panjalu terletak di Nusa Gede, sebuah pulau kecil di tengah Danau Situ Lengkong, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tempat ini ramai dikunjungi peziarah terutama pada bulan Maulud.


Tradisi Nyangku

Peninggalan Syekh Panjalu berupa benda-benda pusaka (termasuk pedang) disimpan di Pasucian Bumi Alit dan disucikan dalam prosesi adat Nyangku setiap bulan Maulud.


Penemuan Makam

Keberadaan makam ini menjadi populer setelah diidentifikasi melalui mimpi oleh Gus Dur, yang kemudian membantu memperbaiki sarana prasarana di lokasi tersebut. Makam Syekh Panjalu sering dikaitkan dengan kisah mistis dan dijaga oleh mitos maung bodas dan maung hideung. 

Tidak ada komentar

Posting Komentar