Ybia Indonesia - Mbah Ali Maksum Krapyak Pernah Berpesan : Nak, kalau baca "Tabbat Yada" jangan keras-keras, ya. Cukup sayup-sayup saja. Abu Lahab itu masih pamannya Kanjeng Nabi. Dapurmu itu tidak pantas ikut misuh keras-keras.
Diceritakan : KIAI ALI AS'AD PLOSOKUNING. Di masa mudanya, kiai ini pernah iseng mengunjungi satu diskotik ternama di Jogja. Di sana beliau hanya berdiam di pojokan sambil mewiridkan "Yaa Haqqu Yaa Wakiil" berulang-ulang sampai pulang.
Esoknya beliau menyesali perbuatannya karena merasa tidak berpengaruh apa-apa. Tapi ternyata, malam berikutnya terjadi baku tembak di diskotik itu, yang mengakibatkan tempat itu ditutup.
Beliaulah almarhum Kiai Ali As'ad pendiri Pesantren Nailul Ula Plosokuning, Sleman. Beliau aktif menerjemahkan berbagai kitab, seperti Tafsir Jalalain, Fathul Mu'in, Ibnu Aqil, Irsyadul Ibad, Fathul Qarib, Muhadzdzab, Hikam, dan Ta'limul Muta'allim.
Foto: beliau (kiri) bersama gurunya, Kiai Ali Maksum Krapyak
.jpg)
Tidak ada komentar
Posting Komentar