Ybia Indonesia - 9 (sembilan) Semboyan Filsafat Wali Songo dalam Berdakwah
1. SENJOTONE KALIMOSODO
Kemana-mana Hanya Membawa Kalimosodo Isi Kalimat Syahadat Yaitu Dzikir;
لا اله الا الله
Laa ilaaha illallooh,,, Beserta Isi Dari Kalimah Itu Yaitu ISMU DZAT (Dzikir Khofi)
2. DIGDOYO TANPO AJI
Walau pun Di Marahi, Di Usir, Di Caci Maki Bahkan Di Fitnah Tetapi Mental nya Teguh, Dan Tidak Pernah Sakit Hati, Justru Wali Songo Sangat Mencintai Orang² Yang Membenci nya, Karena Orang Yang Membenci nya Itu Masih Belum Faham Dan Juga Masih Belum Mendapatkan Hidayah.
Wali Songo: "Teu Medal Sila Upama Kapanah".
Maksud nya Yaitu: Tidak Pernah Tersinggung Dan Marah Walau Di Sakiti Dan Di Benci, Selalu Berjaya Walau pun Tanpa Kesaktian, Karena Mereka Hanya Berpegang Teguh Kepada Allah SWT, Aji Pasrah Lan Tawakkal Billah.
3. MABUR TANPO LAR
(Terbang Tanpa Sayap)
Pergi Ke Daerah Nan Jauh Walau pun Tanpa Sebab Yang Nampak, Maksud nya Secara Dzahir Adalah:
Setiap Pepatah Kata²nya Selalu Jadi Buah Bibir Masyarakat Sampai Ketempat Jauh, Berbekas Di Hati Umat.
Secara Batin Adalah Ruh Qudsy Wali Songo Sukmane Urip Lan Bisa Hadir Di Setiap Tempat.
4. MIETIK TANPO SUTANG
(Meloncat Tanpa Kaki)
Pergi Ke Daerah Yang Sulit Di Jangkau Seperti Gunung-gunung Dan Juga Tanpa Sebab Yang Kelihatan.
ITIHAD Manungguling Semesta Alam , Ana Sirra - Ana Ingsun, Puser Jagat Qutubul Alamin.
5. NGLURUK TANPO WADYO BOLO
Berdakwah Dan Berkeliling Ke Daerah Lain Tanpa Membawa Pasukan, Tetapi Dengan nya Membawa Kasih Sayang Yang Tulus Penuh Kelembutan, Welas Lan Asih Yang Akan Di Terima Oleh Setiap Orang Di Setiap Daerah.
6. TARUNG TANPO TANDING
Selalu Mengajak Orang Lain Supaya Memerangi Nafsu nya Sendiri, Tidak Pernah Berdebat, Bertengkar Atau Berselisih Faham, Selalu Toleransi Dan Menghormati Semua Ke Yakinan.
Tidak Ada Yang Menandingi Cara Kerja Dan Hasil Kerja Dari Pada Mereka Ini Yang Begitu Luwes.
Bir-Ruh, Bil-Lisan, Bil-Hal.
7. MENANG TANPO NGESORAKE
Menang Tanpa Pernah Merendahkan Orang Lain, Mengkritik Dan Membanding-bandingkan, Mencela Orang Lain Bahkan Tetap Berbaik Sangka, Selalu Melihat Orang Lain Dari Sisi Kebaikan nya.
Ketika Bayan Di Depan Tidak Pernah Mencaci Maki Dengan Kasar, Tetapi Begitu Lemah Lembut Dan Santun Sehingga Jadi Rahmat Bagi Seluruh Alam.
8. MULYO TANPO PUNGGOWO
Di Muliakan, Di Sambut, Di Hargai, Di Perhatikan, Walau pun Mereka Sebelum nya Bukan Pejabat, Bukan Sarjana Ahli Tetapi Hanya Manusia Biasa Yang Sudah Mengenal Diri nya Dan Mengenal Tuhan nya ( Marifat ) Yang Menjadikan Dakwah Sebagai Maksud Dan Tujuan nya Untuk Menggapai Ridha Allah SWT.
9. SUGIH TANPO BONDO
Mereka Akan Merasa Kaya Dalam Hati nya. Keinginan Bisa Ke Sampaian Terutama Ke Inginkan Menghidupkan Sunnah Nabi, Bisa Terbang Ke Sana Kemari Dan Keliling Dunia Melebihi Orang Terkaya.
BERKELAS ITU BUKAN TENTANG KEHIDUPAN MU YANG MAPAN, BERKELAS BUKAN KARENA PENAMPILAN MU YANG MEWAH.
KAMU AKAN TERLIHAT BERKELAS KETIKA ETIKA, ADAB, PERILAKU MU, DAN SOPAN SANTUN MU DALAM MENGHARGAI DAN MENGHORMATI ORANG LAIN.
Itulah di antaranya 9 semboyan falsafat wali songo dalam berdakwah.
Semoga bermanfaat dan ada hikmahnya bisa menginspirasi untuk kita semua dalam menjalani hidup
والله سبحانه وتعالى اعلم بالصواب
Al Fatihah..

Tidak ada komentar
Posting Komentar