Rakorwil II Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Jabar Ajang Silaturahmi dan Meneguhkan Potensi

Tidak ada komentar



Tema Rakorwil II : “Meneguhkan Komitmen Khidmat Keumatan dengan Literasi Dakwah Digital Abad ke-2 Nahdlatul Ulama”

Bandung Barat, Ybia Indonesia – Pada Sabtu (08/07) bertempat di gedung STAI Darul Falah Bandung Barat, Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Jawa Barat menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) II dengan mengangkat tema “Meneguhkan Komitmen Khidmat Keumatan dengan Literasi Dakwah Digital Abad ke-2 Nahdlatul Ulama

Rakorwil yang mengundang seluruh LTN PCNU di Jawa Barat ini dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, SH setelah sebelumnya pimpinan Ponpes Darul Falah Cihampelas KH. Anwar Hidayat sebagai shohibul bait memberikan sambutan. Turut hadir Ketua LTN PBNU KH. Ishaq Zubaedi Raqib, Wakil Ketua LTN PBNU Rahmat Sahid, S.Th.I, M.I.Kom, dan pimpinan redaksi NU Online Ivan Aulia Ahsan.

Dalam sambutannya, Pangersa Akang, KH. Anwar Hidayat, memotivasi peserta dengan tahaddus bin ni’mah keberkahan yang berlimpah dalam berkhidmat melayani umat melalui Nahdlatul ‘Ulama.

Ketua LTN PBNU KH. Ishaq Zubaedi Raqib dalam gilirannya memberikan sambutan, menyampaikan peran penting LTN yang bisa memberikan manfaat bagi lembaga-lembaga lainnya yang bernaung di Nahdlatul ‘Ulama bahkan perannya sudah menjadi bagian setiap even nasional maupun internasional PBNU saat ini.

Dalam sambutan dan pengarahannya, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat, Kiai Juhadi menyambut baik kegiatan Rakorwil yang digelar LTN ini. Kiai asal Indramayu itu berharap agenda LTN tidak sebatas berhenti di Rakorwil. Akan tetapi, terus melakukan koordinasi, menggerakkan setiap PCNU masing-masing dalam pengembangan dakwah digital ala NU.

Acara berlanjut dengan dilaksanakannya Focus Group Discussion (FGD) dengan narasumber kompeten di bidangnya. Wakil Ketua LTN PBNU Rahmat Sahid, S.Th.I, M.I.Kom menyampaikan keterampilan yang perlu dikuasai oleh pegiat media digital maupun para santri meliputi keterampilan menggunakan media digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Sementara itu, pimpinan redaksi NU Online Ivan Aulia Ahsan menyampaikan perkembangan terbaru di bidang media digital yang menjadi tantangan pegiat media digital, khususnya media digital NU. Dr. H.Mahi M.Hikmat,M.Si. yang menjadi narasumber dari internal LTN NU Jawa Barat membedah media sosial dan sosial media dari sudut pandang khas netizen Indonesia. FGD ini juga diramaikan beberapa pertanyaan dari peserta.

Diwawancarai terpisah, Ketua LTN NU Jawa Barat, Zaenudin Asyarifie SH mengamanatkan bahwa semua pengurus LTN NU se-Jawa Barat harus lebih jeli terhadap perkembangan pesat dunia digital yang perubahannya begitu cepat sehingga membuat masyarakat bingung dalam menyerap berita di media dan media sosial. LTN NU sebagai lembaga di bawah naungan nahdlatul Ulama harus sering memberikan edukasi dengan menciptakan budaya literasi yang kuat agar kehidupan dunia digital semakin sehat dan produktif. Semua bisa diwujudkan ketika para pengurus LTN NU baik di tingkat wilayah maupun cabang aktif dan produktif menyajikan konten yang mencerdaskan masyarakat.

“Khusus untuk menjelang pemilu 2024, para admin web maupun media sosial sebaiknya meningkatkan kewaspadaan dalam memposting atau memviralkan statement para kyai, ‘ulama dan para ustadz agar situasi dan kondisi pemilu berjalan secara kondusif, aman dan damai.” Pungkasnya.

Acara berlanjut dengan kegiatan Rakorwil yang direncanakan rampung pada Minggu (09/07).

LTNNU Jawa Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar