ﺑِﺴْـــــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ
اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ
Ybia Indonesia - Pahala kesabaran itu sangatlah besar, bahkan tidak ada timbangan yang dapat menampung pahala orang yang bersabar.
Kenapa Allah menyulitkan kehidupan para Nabi setelah mereka berdakwah?
Padahal sangat mudah bagi Allah untuk menjadikan semua beriman dalam sekejap mata.
Karena Allah ingin memberikan pahala yang maksimal kelak di akhirat kepada mereka yang mampu bersabar.
Kalau semuanya serba mudah, dari mana kita akan menjemput pahala kesabaran?
Allah Ta'ala berfirman:
*وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ*
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
(Q.S. Al Baqarah ayat 155)

Tidak ada komentar
Posting Komentar