Ybia Indonesia - Banyak yang mengira musik hanya soal seni. Tapi bagi AL-FARABI (Alpharabius), musik adalah Sains Fisika dan Matematika tingkat tinggi. Beliau dijuluki "The Second Teacher" (Guru Kedua) setelah Aristoteles karena kecerdasannya.
Musik: Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Ilmu Pengetahuan
Dalam kitab monumentalnya "Kitab al-Musiqa al-Kabir", Al-Farabi tidak membahas musik untuk pesta pora. Beliau membahasnya secara ILMIAH:
- Fisika Suara: Beliau meneliti bagaimana getaran udara bisa menghasilkan nada.
- Matematika Nada: Beliau menemukan bahwa harmoni suara itu tersusun dari rasio angka-angka matematika yang presisi.
Terapi Kesehatan Mental (Music Therapy)
Jauh sebelum psikologi modern lahir, Al-Farabi sudah menggunakan alunan nada sebagai metode pengobatan di Rumah Sakit (Bimaristan) untuk pasien gangguan jiwa. Menurutnya, jiwa manusia bereaksi terhadap harmoni:
Ada nada yang bisa menurunkan detak jantung (menenangkan).
Ada nada yang bisa memicu semangat.
Jadi, Al-Farabi meletakkan dasar bahwa suara bukan sekadar didengar telinga, tapi bisa mempengaruhi kesehatan otak dan psikologis manusia. Sebuah pendekatan sains yang sangat maju di abad ke-10!
.jpg)
Tidak ada komentar
Posting Komentar